Detail Berita Desa
Mahasiswa KKN Posko 116 kunjungi UMKM lokal "Pembuatan Kerupuk Singkong" di Desa Pondok Joyo
Diposting pada : 31 July 2025
Jember, 31 Juli 2025 – Desa Pondok Joyo, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember.
Semangat Kolaboratif dan pemberdayaan ekonomi lokal menjadi inti dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif yang diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jember.
Kini tak lagi hanya dikenal dengan hamparan sawahnya yang hijau. Di balik ketenangan pedesaan, denyut ekonomi mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kian terasa. Berbagai pelaku usaha lokal di Pondok Joyo menunjukkan geliatnya, tak hanya menggerakkan roda perekonomian Desa, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan bagi masyarakatnya.
Dalam upaya memahami lebih dalam potensi ekonomi desa, mahasiswa KKN Kolaboratif Posko 116 melakukan serangkaian kunjungan intensif ke berbagai Usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) yang tersebar di Desa Pondok Joyo. Kunjungan ini sebuah inisitaif untuk menjembatani teori dan praktik, serta menggali langsung tantangan dan peluang yang dihadapi oleh para pelaku UMKM di pedesaan.
Pondok Joyo, dengan karateristik geografisnya yang didominasi oleh pertanian, ternyata menyimpan UMKM yang beragam. KKN Kolaboratif Posko 116 memulai kunjungan terhadap beberapa usaha produksi yang telah dikenal maupun yang masih merintis. Salah satu makanan tradisional dari Desa Pondok Joyo adalah produksi kerupuk singkong yang telah tembus ke luar kota seperti kota Banyuwangi dan Bondowoso. Dan kini owner kerupuk singkong juga memberdayakan usahanya di berbagai warung atau toko-toko sekitar rumahnya.
UMKM Pembuatan kerupuk singkong umumnya membahas berbagai aspek seputar usaha yang berbahan dasar singkong. Kerupuk singkong merupakan salah satu makanan ringan tradisional dan populer di Indonesia, dan potensinya sebagai produk UMKM cukup besar. Singkong adalah komuditas pertanian yang banyak ditemukan di berbagai daerah Indonesia. Ketersediaan bahan baku yang melimpah dan relatif murah menjadi keuntungan utama bagi UMKM kerupuk singkong.
Selama kunjungan, para mahasiswa tidak hanya mengamati tetapi juga aktif berinteraksi dengan para pelaku UMKM. Mereka mengajukan berbagai pertanyaan yang pertama mengenai proses produksi mulai dari proses pemilihan bahan baku, tahapan pembuatan hingga proses finishing. Kedua proses pemasaran, bagaimana UMKM menjangkau pelanggan, tantangan dalam penjualan, dan metode promosi yang digunakan. Dari serangkaian wawancara dan observasi ini, mahasiswa KKN Kolaboratif Posko 116 mengindentifikasi beberapa kebutuhan yang dapat menjadi fokus program kerja mereka. Yang pertama peningkatan kapasitas pemasaran digital, di Desa Pondok Joyo banyak yang belum optimal memanfaatkan platform online seperti media sosial atau e-commerce untuk memperluas jangkauan luas. Kedua inovasi produk dan kemasan, beberapa produk memerlukan sentuhan inovasi untuk bersaing di pasar yang lebih luas baik dari segi rasa, bentuk, maupun kemasan yang menarik.
Kunjungan UMKM ini menjadi penting dalam pelaksanaan KKN Kolaboratif Posko 116 di Desa Pondok Joyo. Dengan pengunjungan langsung ada partisipasi, para mahasiswa berharap dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan, tidak hanya selama KKN, tetapi juga dalam jangka panjang dan pengembangan ekonomi lokal dan kemandirian masyarakat Desa Pondok Joyo.
Tantangan yang dihadapi UMKM kerupuk singkong juga menghadapi sejumlah tantangan antara lain : menjelaskan kualitas produk yang konsisten dan memenuhi standart kebersihan adalah kunci. Variasi kualitas singkong juga bisa menjadi tantangan. Meskipun pasar luas, persaingan juga ketat. Diperlukan strategi pemasaran yang efektif, baik secara konvensional maupun digital. Pengurusan izin PIRT (Produk Industri Rumah Tangga) atau BPOM jika ingin memperluas pasar, serta sertifikasi halal, bisa menjadi kendala menjadi kendala bagi UMKM yang baru. Keterbatasan modal sering kali hambatan dalam pengembangan usaha, seperti untuk pembelian alat yang lebih modern atau peningkatan kapasitas produksi. Banyak UMKM masih menghadapi tantangan dalam pengelolaan sumber daya manusia dan pembukuan keuangan yang rapi. Proses penjemuran yang masih mengandalkan sinar matahari bisa terganggu oleh cuaca buruk, mempengaruhi produksi.
Secara keseluruhan ini bertujuan untuk memberikan gambaran komprehensif tentang bisnis ini, menyoroti potensi besar sekaligus tantangan yang harus di atasi, dan menawarkan solusi untuk pengembangannya. Ini penting untuk mengedukasi pembaca, terutama calon atau pelaku UMKM, tentang seluk beluk industri kerupuk singkong.
Cari Berita Lainnya
Profil Pembuat Berita
Desa : Pondokjoyo
Kecamatan : Semboro
Alamat : Jl. Jambesongo no 01, Pondokjoyo
Telepon :
Berita Lainnya
BUDI GURU NGAJI, P3N, KETUA KELOMPOK PENGAJIAN MUSLIMAT dan MARBOT MASJID
Oleh : Desa Glundengan
Kategori: Berita Desa
Tanggal : 18 March 2026
SOSIALIDES GURU NGKELOMPOK PENGAJIAN MUSLIMAT dan MARBOT MASJID
Oleh : Desa Glundengan
Kategori: Berita Desa
Tanggal : 17 March 2026
SOSIALISASI & MUSDES GURU NMPOK PENGAJIAN MUSLIMAT dan MARBOT MASJID
Oleh : Desa Glundengan
Kategori: Berita Desa
Tanggal : 17 March 2026
PENYALURAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI BULAN JANUARI-MARET 2026
Oleh : Desa Umbulsari
Kategori: Berita Desa
Tanggal : 17 March 2026
PELAKSANAAN PENYALURAN BLT DESA TAHUN 2026 DESA JATIAN KECAMATAN PAKUSARI
Oleh : Desa Jatian
Kategori: Berita Desa
Tanggal : 17 March 2026
PPID Utama Kabupaten Jember
Dinas
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember
Alamat
Jl. Nusantara No.02, Kaliwates, Jember (Area Gedung Balai Serbaguna)
Peta Lokasi PPID Utama
Link PPID Utama Kabupaten JemberPPID Utama Desa
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Kabupaten Jember
Alamat : Jl. Jawa No.26, Sumbersari, Jember
Telepon : (0331) 322870
Tim Programmer Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember |
2022 © Diskominfo Jember
v1.0