Detail Berita Desa
KKN-K 086 SUKSES GELAR SOSIALISASI PENGOLAHAN LIMBAH PERTANIAN DARI SEKAM PADI MENJADI BIOBRIKET
Diposting pada : 09 August 2025
Rambipuji, JEMBER – 09 Agustus 2025 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Kelompok 086 mengadakan kegiatan sosialisasi inovatif bertema "Pengolahan Limbah Pertanian dari Sekam Padi Menjadi Biobriket" di Desa Curahmalang, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember. Kegiatan yang berlangsung dengan antusiasme tinggi dari masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan teknologi ramah lingkungan yang dapat mengubah limbah pertanian menjadi sumber energi alternatif yang bernilai ekonomis.
Latar Belakang Kegiatan
Desa Curahmalang yang merupakan salah satu daerah penghasil padi di Kecamatan Rambipuji memiliki potensi besar dalam pemanfaatan limbah sekam padi. Selama ini, sekam padi yang dihasilkan dari proses penggilingan padi seringkali hanya dibuang begitu saja, dijual kepada pengusaha batu bata atau dibakar, yang justru dapat menimbulkan polusi udara dan pemborosan sumber daya alam yang sebenarnya memiliki nilai ekonomis tinggi.
Tim mahasiswa KKN-K 086 melihat permasalahan ini sebagai peluang untuk memberikan solusi inovatif yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Dengan memanfaatkan teknologi pengolahan biobriket, limbah sekam padi dapat diubah menjadi bahan bakar alternatif yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Pelaksanaan Sosialisasi
Kegiatan sosialisasi dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat Desa Curahmalang, termasuk petani, BABINSA, serta perangkat desa. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi tanya jawab, menunjukkan ketertarikan yang tinggi terhadap teknologi ini.
Dalam presentasinya, tim mahasiswa menjelaskan bahwa biobriket adalah bahan bakar padat yang dibuat dari bahan organik, dalam hal ini sekam padi, melalui proses karbonisasi dan pemadatan. Biobriket memiliki nilai kalor yang tinggi dan dapat digunakan sebagai pengganti bahan bakar fosil untuk berbagai keperluan, mulai dari memasak hingga industri kecil.
"Sekam padi yang selama ini dianggap limbah ternyata memiliki potensi energi yang sangat besar. Dengan teknologi yang tepat, satu ton sekam padi dapat menghasilkan sekitar 200-300 kilogram biobriket," jelaskan salah satu anggota tim mahasiswa KKN-K 086 dalam paparannya.
Proses Pembuatan Biobriket
Tim mahasiswa KKN-K 086 memberikan demonstrasi langsung tentang proses pembuatan biobriket dari sekam padi. Proses ini meliputi beberapa tahapan utama:
Persiapan Bahan Baku: Sekam padi dikumpulkan dan dibersihkan dari kotoran atau material asing lainnya. Sekam kemudian dikeringkan hingga mencapai kadar air optimal sekitar 10-15%.
Proses Karbonisasi: Sekam padi dipanaskan dalam kondisi oksigen terbatas pada suhu 300-500 derajat Celsius. Proses ini mengubah sekam menjadi arang sekam yang memiliki kandungan karbon tinggi.
Proses Penyarigan Bubuk: Sekam padi yang sudah dikarbonisasi akan menghitam tetapi tidak akan terbakar semua secara menyeluruh jadi perlu adanya penyaringan untuk mengambil bubuk halus dari sekam padi tersebut. Bubuk halus tersebutlah yang bis akita gunakan.
Pencampuran Perekat: Arang sekam yang telah dilakukan penyaringan dicampur dengan bahan perekat alami seperti tepung tapioka atau pati jagung dan air hangat dengan perbandingan bubuk arang sekam pagi 5 kilogram, tepung tapioca 250 gram, dan air hangat sekitar 1 panci sedang .
Pencetakan dan Pengepresan: Campuran kemudian dicetak menggunakan alat press manual atau mesin press untuk menghasilkan biobriket dengan bentuk dan ukuran yang seragam.
Pengeringan: Biobriket yang telah dicetak dikeringkan di bawah sinar matahari atau menggunakan oven dengan suhu rendah hingga kadar air mencapai maksimal 8%.
Keunggulan Biobriket Sekam Padi
Tim mahasiswa memaparkan berbagai keunggulan biobriket sekam padi dibandingkan dengan bahan bakar konvensional. Biobriket memiliki nilai kalor yang cukup tinggi, yakni sekitar 3.500-4.000 kkal/kg, sehingga efisien sebagai sumber energi. Kandungan abu yang dihasilkan juga relatif rendah, yaitu sekitar 15-20%, sehingga lebih bersih dalam penggunaannya.
Dari segi lingkungan, pembakaran biobriket menghasilkan emisi karbon yang jauh lebih rendah dibandingkan bahan bakar fosil karena karbon yang dilepaskan merupakan bagian dari siklus karbon alami. Selain itu, abu sisa pembakaran biobriket dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik yang kaya akan unsur kalium dan silika.
Keunggulan ekonomis juga menjadi daya tarik tersendiri. Biaya produksi biobriket relatif murah karena bahan baku berupa limbah sekam padi mudah didapat di daerah pertanian. Harga jual biobriket di pasaran mencapai Rp 2.000-3.000 per kilogram, memberikan peluang usaha yang menjanjikan bagi masyarakat.
Respons Masyarakat dan Rencana Tindak Lanjut
Kepala Desa Curahmalang menyambut positif kegiatan sosialisasi ini dan menyatakan dukungannya terhadap pengembangan teknologi biobriket di desanya. "Kami sangat mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN yang membawa inovasi bermanfaat untuk masyarakat. Ini bisa menjadi peluang usaha baru sekaligus solusi untuk masalah limbah sekam padi," ungkapnya.
Beberapa petani dan kelompok tani menunjukkan minat yang serius untuk mengembangkan usaha biobriket. Mereka berencana membentuk kelompok usaha bersama untuk mengolah sekam padi menjadi biobriket sebagai sumber penghasilan tambahan.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan sosialisasi, tim mahasiswa KKN-K 086 berencana memberikan pendampingan teknis dalam pembuatan prototipe alat produksi biobriket sederhana yang dapat dioperasikan oleh masyarakat.
Penutup
Kegiatan sosialisasi pengolahan limbah sekam padi menjadi biobriket di Desa Curahmalang menunjukkan bagaimana kolaborasi antara dunia akademis dan masyarakat dapat menghasilkan solusi inovatif untuk permasalahan lingkungan sekaligus peluang ekonomi. Diharapkan program ini dapat menjadi model yang dapat direplikasi desa-desa lain di Kabupaten Jember yang memiliki potensi serupa.
Inisiatif mahasiswa KKN-K 086 ini membuktikan bahwa pendidikan tinggi tidak hanya berhenti pada transfer ilmu, tetapi juga harus mampu memberikan kontribusi nyata untuk kemajuan masyarakat. Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, limbah yang tadinya tidak bernilai dapat diubah menjadi sumber energi yang berkelanjutan dan bernilai ekonomi tinggi.
Cari Berita Lainnya
Profil Pembuat Berita
Desa : Curahmalang
Kecamatan : Rambipuji
Alamat : Jl. kertanegara No. 177 Desa Curahmalang
Telepon :
Berita Lainnya
BUDI GURU NGAJI, P3N, KETUA KELOMPOK PENGAJIAN MUSLIMAT dan MARBOT MASJID
Oleh : Desa Glundengan
Kategori: Berita Desa
Tanggal : 18 March 2026
SOSIALIDES GURU NGKELOMPOK PENGAJIAN MUSLIMAT dan MARBOT MASJID
Oleh : Desa Glundengan
Kategori: Berita Desa
Tanggal : 17 March 2026
SOSIALISASI & MUSDES GURU NMPOK PENGAJIAN MUSLIMAT dan MARBOT MASJID
Oleh : Desa Glundengan
Kategori: Berita Desa
Tanggal : 17 March 2026
PENYALURAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI BULAN JANUARI-MARET 2026
Oleh : Desa Umbulsari
Kategori: Berita Desa
Tanggal : 17 March 2026
PELAKSANAAN PENYALURAN BLT DESA TAHUN 2026 DESA JATIAN KECAMATAN PAKUSARI
Oleh : Desa Jatian
Kategori: Berita Desa
Tanggal : 17 March 2026
PPID Utama Kabupaten Jember
Dinas
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember
Alamat
Jl. Nusantara No.02, Kaliwates, Jember (Area Gedung Balai Serbaguna)
Peta Lokasi PPID Utama
Link PPID Utama Kabupaten JemberPPID Utama Desa
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Kabupaten Jember
Alamat : Jl. Jawa No.26, Sumbersari, Jember
Telepon : (0331) 322870
Tim Programmer Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember |
2022 © Diskominfo Jember
v1.0