Detail Berita Desa

12 Mahasiswa KKN-K 048 Gelar Penyuluhan Pencegahan Pernikahan Dini dan Stunting di SMPN 4 Silo

Diposting pada : 21 August 2025

Jember, 9 Agustus 2025 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 048 melaksanakan program sosialisasi pencegahan pernikahan dini dan stunting di SMP Negeri 4 Silo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, pada minggu k-3 pelaksanaan kegiatan KKN. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan siswa kelas VII, VIII dan IX dengan antusiasme tinggi. Sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman sejak dini kepada remaja tentang dampak negatif pernikahan dini serta bahaya stunting yang masih menjadi permasalahan serius di Indonesia, termasuk di Kabupaten Jember.

Koordinator Desa KKN Kolaboratif 048, Ahmat Kholiludin, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja tematik mahasiswa dalam rangka mendukung agenda pemerintah daerah menekan angka pernikahan dini dan kasus stunting. Pemerintah daerah Kabupaten Jember telah menyusun program “Siaga Bucin” yang merupakan sinergi antar lembaga untuk memburu calon pengantin dini.

Program ini pun diimplementasikan sebagai salah satu program kerja para mahasiswa KKN Kolaboratif. “Kami ingin memberikan wawasan yang benar kepada adik-adik SMP tentang fakta pernikahan dini dan stunting, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih baik untuk masa depan mereka,” ujar Kholil.

Tema kegiatan yang dibawakan yakni SETIA “Sehat Tanpa Stunting Indonesia” dan SANTUY “Stop Anak Nikah Terlalu Dini, Upayakan Yakin Sekolah”. Para mahasiswa menyediakan dua media berupa X-Banner yang berisikan informasi penting mengenai kedua tema program yang dibawakan. Hal ini tentu saja memudahkan para siswa karena mereka dapat membaca informasinya langsung dan memahami dasarnya terlebih dahulu.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan materi dengan interaksi langsung seperti presentasi, tanya jawab, dan sesi games. Materi sosialisasi meliputi definisi pernikahan dini, faktor penyebab, serta risiko yang ditimbulkan, mulai dari tingginya angka putus sekolah, risiko kesehatan ibu dan anak, hingga munculnya permasalahan sosial ekonomi.

Selain itu, mahasiswa juga menekankan pentingnya mencegah stunting melalui pola makan bergizi, perawatan kesehatan sejak masa remaja, serta kesiapan mental dalam merencanakan masa depan. Para siswa diajak untuk memahami bahwa pernikahan dini dan stunting saling berkaitan erat yakni pernikahan yang terlalu muda sering menyebabkan kurangnya kesiapan gizi dan kesehatan bagi ibu yang kemudian akan berakibat pada lahirnya anak stunting.

Salah satu guru SMPN 4 Silo, Bapak Bagus, menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN. Menurutnya, edukasi seperti ini sangat membantu sekolah dalam memberikan wawasan yang lebih luas kepada siswa. “Anak-anak bisa mendengar langsung dari kakak mahasiswa dan belajar banyak dari mereka dengan menumbuhkan semangat dan motivasi belajar yang tinggi siswa-siswi SMPN 4 Silo.” ungkapnya.

Kegiatan sosialisasi berlangsung meriah dan interaktif. Banyak siswa yang mengajukan pertanyaan terkait pernikahan dini, cara menjaga kesehatan remaja, serta bagaimana menjaga pola makan untuk mencegah stunting.

Seorang siswi kelas VIII, Nizar, mengungkapkan bahwa ia mendapatkan banyak ilmu baru dari sosialisasi ini. “Saya jadi tahu bahwa menikah muda bisa berisiko untuk kesehatan, dan stunting itu bisa dicegah kalau kita mulai menjaga kesehatan sejak remaja,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Kolaboratif 048 berharap pesan pencegahan pernikahan dini dan stunting dapat tersebar lebih luas, tidak hanya di sekolah, tetapi juga di lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar. Mereka juga mengajak para siswa menjadi agen perubahan yang mampu menyampaikan kembali pesan positif ini kepada teman sebaya.

Program sosialisasi ini menjadi bukti nyata sinergi antara mahasiswa, sekolah, dan masyarakat dalam menghadapi persoalan sosial di daerah. Dengan kolaborasi yang baik, diharapkan upaya menekan angka pernikahan dini dan stunting di Kecamatan Silo, khususnya di Kabupaten Jember, dapat tercapai lebih cepat.

“Semoga kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus berlanjut melalui kerja sama antara sekolah, mahasiswa, dan pemerintah daerah,” pungkas Koordinator Desa KKN Kolaboratif 048.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan generasi muda Silo tumbuh lebih siap menghadapi masa depan, terhindar dari pernikahan dini, dan mampu mewujudkan generasi bebas stunting.

Cari Berita Lainnya
Profil Pembuat Berita

Desa : Mulyorejo

Kecamatan : Silo

Alamat : Dusun Baban Tengah RT 003/RW 018

Telepon :

Berita Lainnya
SOSIALIDES GURU NGKELOMPOK PENGAJIAN MUSLIMAT dan MARBOT MASJID

Oleh : Desa Glundengan

Kategori: Berita Desa

Tanggal : 17 March 2026

SOSIALISASI & MUSDES GURU NMPOK PENGAJIAN MUSLIMAT dan MARBOT MASJID

Oleh : Desa Glundengan

Kategori: Berita Desa

Tanggal : 17 March 2026

PENYALURAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI BULAN JANUARI-MARET 2026

Oleh : Desa Umbulsari

Kategori: Berita Desa

Tanggal : 17 March 2026

DISTRIBUSI BLT DD TA 2026

Oleh : Desa Sruni

Kategori: Berita Desa

Tanggal : 17 March 2026

PELAKSANAAN PENYALURAN BLT DESA TAHUN 2026 DESA JATIAN KECAMATAN PAKUSARI

Oleh : Desa Jatian

Kategori: Berita Desa

Tanggal : 17 March 2026

PPID Utama Kabupaten Jember
Dinas

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember

Alamat

Jl. Nusantara No.02, Kaliwates, Jember (Area Gedung Balai Serbaguna)

Peta Lokasi PPID Utama
Link PPID Utama Kabupaten Jember
PPID Utama Desa

Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Kabupaten Jember

Alamat : Jl. Jawa No.26, Sumbersari, Jember

Telepon : (0331) 322870


Tim Programmer Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember |
2022 © Diskominfo Jember

v1.0