80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Salah satu potensi dari Desa Petung Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember
Telur asin ini dibuat melalui proses tradisional yang sederhana namun menghasilkan cita rasa khas yang digemari banyak orang. Proses dimulai dari pencucian telur bebek yang diperoleh dari hasil ternak sendiri maupun dari kulakan. Telur-telur tersebut dicuci bersih terlebih dahulu untuk memastikan tidak ada kotoran atau bakteri yang menempel pada permukaan cangkangnya. Setelah bersih, telur-telur ini kemudian melalui proses pengasinan yang unik. Hanya menggunakan dua bahan utama, yaitu garam halus dan batu bata merah yang telah dihancurkan hingga menjadi bubuk halus seperti luluh bangunan. Bubuk bata ini kemudian dicampur dengan garam halus untuk menghasilkan adonan yang siap digunakan. Telur dicelupkan ke dalam campuran tersebut hingga seluruh permukaannya tertutup rata, lalu disusun dalam wadah dan disimpan selama 8 hingga 15 hari. Dalam rentang waktu ini, garam secara perlahan meresap ke dalam telur melalui pori-pori cangkang, menghasilkan rasa asin yang merata dan tahan lama. Setelah proses pengasinan selesai, telur-telur dicuci kembali untuk menghilangkan sisa adonan pengasin, lalu direbus hingga matang. Telur asin yang telah matang ini kemudian siap dipasarkan kepada pelanggan. Dalam satu hari, produksi dapat mencapai hingga 500 butir untuk memenuhi pesanan dari konsumen, baik itu untuk dijual di pasar, warung, atau pelanggan tetap lainnya. Proses yang sederhana dan alami ini menjadi kekuatan utama produk, menjadikannya pilihan yang digemari karena cita rasa tradisionalnya yang khas dan kualitas yang terjaga.