Logo Pemkab Jember

PPID Desa Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember

226
Total Desa
6438
Artikel Berita
131
Potensi
Pariwisata

Prasasti Congapan

Salah satu potensi dari Desa Karangbayat Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember

prasasti-congapan

Deskripsi Potensi

Prasasti Congapan merupakan salah satu peninggalan arkeologis penting yang berada di Dusun Congapan, Desa Karangbayat, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember. Prasasti ini terbuat dari batu andesit berukuran besar, dengan perkiraan tinggi sekitar 128 cm, panjang 280 cm, dan lebar 268 cm. Berdasarkan bentuk aksara dan gaya pahatan, para pemerhati sejarah menduga prasasti ini berasal dari abad ke-11, pada masa klasik Hindu-Buddha, kemungkinan sezaman dengan masa Kerajaan Kediri atau periode awal sebelum Majapahit. Tulisan yang terpahat menggunakan aksara kuno yang mirip Pallawa atau Jawa Kawi generasi awal, menandakan bahwa wilayah Jember telah mengenal tradisi tulis dan memiliki sistem sosial-budaya yang cukup maju sejak hampir seribu tahun lalu. Selain aksara, pada beberapa sisi batu terdapat pahatan unik, seperti dua tonjolan di bagian atas, bentuk menyerupai wadah atau baskom di sisi selatan, dan lubang pancuran di sisi timur. Hal ini memunculkan dugaan bahwa prasasti tidak hanya berfungsi sebagai penanda peristiwa atau keputusan kerajaan, tetapi juga memiliki peran ritual atau simbolis terkait sumber air atau kegiatan keagamaan. Lokasinya berada di tengah area persawahan yang cukup jauh dari permukiman, berdekatan dengan aliran kecil yang oleh warga disebut sebagai Sumber Sampean. Letak yang terpencil membuat suasana di sekitar prasasti masih alami, namun sekaligus rentan terhadap kerusakan akibat cuaca, aktivitas pertanian, dan minimnya pengawasan resmi. Bagi masyarakat setempat, Prasasti Congapan menjadi kebanggaan sekaligus bukti bahwa Desa Karangbayat memiliki akar sejarah panjang yang terkait dengan peradaban Nusantara kuno. Sayangnya, hingga kini prasasti ini belum memiliki pelindung fisik maupun papan informasi resmi dari instansi terkait. Padahal, keberadaannya menyimpan nilai edukasi dan potensi wisata sejarah yang besar. Upaya pelestarian, dokumentasi, dan promosi yang tepat diharapkan dapat menjaga prasasti ini agar tetap lestari, sekaligus memperkenalkan kepada generasi muda bahwa Jember bukan hanya kaya akan alam, tetapi juga warisan budaya yang berharga.