80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Kecamatan Tempurejo, Jember, Jawa Timur ยท Kode Pos 68173
Batas wilayah administratif Desa Wonoasri
-
Identitas resmi wilayah
Hubungi atau kunjungi sekretariat desa
Kondisi fisik & alam desa
Batas geografis luar desa
Aparatur pelaksana penyelenggaraan pemerintahan desa
Kepala Desa
Mitra kerja pemerintah desa
Pembagian wilayah administratif
Data kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan
Fasilitas umum dan infrastruktur yang tersedia di desa
Informasi dan berita terkini
Wonoasri โ27 November 2025 Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas), Satpol PP Tempurejo menggelar kegiatan Pelatihan dan Pembinaan Satlinmas se-Kecamatan Tempurejo pada hari kamis 27 November 2025 bertempat di Pendopo Kantor Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo. Acara ini bertujuan untuk menguatkan peran Satlinmas sebagai garda terdepan dalam menjaga ketenteraman, ketertiban, dan perlindungan masyarakat di tingkat desa, terutama dalam menghadapi potensi bencana, ketertiban umum, dan pengamanan Pilkada/Pemilu. Kegiatan ini dihadiri oleh Mako Satpol PP Kabupaten Jember, Camat Tempurejo, Kapolsek Tempurejo, dan Danramil Tempurejo, Kanit Binmas Polsek Tempurejo. Babinsa dan Babinkamtibmas Wonoasri serta perwakilan Linmas dari desa Wonoasri, Sanenrejo, Curahnongko, dan Andongrejo. Acara diawali dengan sambutan dari Camat Tempurejo, dalam sambutannya, Camat Tempurejo menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan semangat para anggota Satlinmas. Beliau menekankan pentingnya peran Satlinmas dalam menjaga stabilitas desa, terutama sebagai mitra kerja TNI/Polri dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di lapangan. Kapolsek dan Danramil Tempurejo turut memberikan materi inti terkait pengamanan, ketertiban, dan sinergi Linmas dengan aparat keamanan dalam menghadapi tantangan kamtibmas di wilayah desa. Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan anggota Satlinmas yang profesional, berintegritas, dan tanggap terhadap segala kondisi, sehingga keamanan dan ketertiban di empat desa tersebut semakin terjamin.
Wonoasri, 13 November 2025 - Pemerintah Desa Wonoasri telah melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) Bulan November tahun 2025, Bantuan Langsung Tunai Dana Desa adalah kegiatan pemberian bantuan langsung berupa dana tunai yang bersumber dari Dana Desa kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kegiatan Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Bulan November tahun 2025 dilaksanakan pada hari Kamis, 13 November 2025 yang bertempat di Pendopo Balai Desa Wonoasri dan dimulai pukul 08.00 WIB s/d selesai.ย Penyerahan bantuan dilakukan langsung olehย Kepala Desa Wonoasri Bapak Meseran, kepada para Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Turut hadir dalam kegiatan iniย Babinsa, Bhabinkamtimas,ย Ketua dan anggota BPD, sertaย pendamping desaย yang turut mengawal jalannya proses penyaluran agar berjalan sesuai dengan prosedur. ย Penyaluran BLT-DD Bulan November Tahun 2025 telah disalurkan oleh Pemerintah Desa Wonoasri kepada 55 KPM (Keluarga Penerima Manfaat), setiap KPM menerima bantuan masing-masing sebesar Rp 300.000,- setiap bulan. Proses penyaluran BLT-DD berlangsung dengan tertib dan berjalan dengan lancar, diharapkan kepada keluarga penerima manfaat agar memaksimalkan penggunaan bantuan tersebut secara bijak. Melalui BLT-DD, Pemerintah Desa Wonoasri mengalokasikan dana untuk membantu warga desa dengan harapan dapat meningkatkan kesejahteraan KPM dan mendukung masyarakat kurang mampu secara finansial serta KPM bisa merasakan manfaat langsung dari program ini, Sehingga dapat memperbaiki kondisi keuangan KPM dan meningkatkan daya beli di tingkat lokal. ย Semoga Bantuan Langsung Tunai Dana Desa yang diterima oleh Keluarga Penerima Manfaat bisa menjadi rezeki yang berkah dan menjadi terbantu kebutuhannya.
Wonoasri, TempurejoโSemangat pelestarian budaya dan keguyuban warga Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, tak pernah padam. Hal ini terbukti dari suksesnya pelaksanaan Kirab Budaya Spontan (Slametan Kelepon dan Ketan) ke-2 pada hari Rabu, 1 Oktober 2025. Acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Desa Wonoasri ke-31 tahun. Kirab yang bertajuk unik ini menjadi magnet bagi ribuan pasang mata, baik dari warga desa sendiri maupun dari luar daerah. Kemeriahan Kirab bahkan berlangsung hingga menjelang subuh, menjadikannya tontonan yang tak terlupakan. Acara dimulai pada pukul 15.30 WIB dengan sambutan dan pelepasan Kirab yang dilakukan secara langsung oleh Kepala Desa Wonoasri, Bapak Meseran. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya menjaga tradisi dan semangat kebersamaan yang telah diwariskan oleh leluhur. "Kirab Budaya Spontan ini adalah wujud syukur kita atas usia Desa Wonoasri yang ke-31 tahun. Ini adalah cara kita melestarikan budaya dan mempererat tali silaturahmi. Semoga desa kita semakin maju dan makmur," ujar Bapak Meseran saat membuka acara. Kemeriahan semakin lengkap dengan kehadiran Camat Tempurejo Bapak Muhammad Najmul Huda,S.STP.,M.Si, yang turut memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif budaya warga Wonoasri. Kehadiran beliau menjadi simbol dukungan penuh dari pemerintah kecamatan terhadap kegiatan pelestarian kearifan lokal. Kirab budaya kali ini diikuti oleh 14 grup peserta yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari dusun curahlele , dusun kraton, dan organisasi kepemudaan. Setiap grup menampilkan kreativitas tak terbatas dengan berbagai kostum unik, seni pertunjukan, dan properti berukuran besar. Sesuai namanya, tema utama "Slametan Kelepon dan Ketan" diwujudkan dalam berbagai bentuk arak-arakan. Mulai dari gunungan kecil Klepon dan ketan, replika raksasa kue klepon, hingga tari-tarian daerah. Pakaian adat, hingga iringan musik tradisional dan modern berpadu menciptakan suasana karnaval yang sarat makna. Antusiasme warga yang tumpah ruah di sepanjang rute Kirab membuat arak-arakan berjalan lambat namun penuh kehangatan. Rombongan pawai yang mulai bergerak pada sore hari harus melewati rute yang panjang, hingga akhirnya rombongan terakhir tiba di garis akhir pada pukul 02.00 WIB dini hari. Lama waktu pelaksanaan ini menjadi bukti tingginya partisipasi dan totalitas seluruh peserta dalam memeriahkan hari jadi desa mereka. Meskipun berlangsung hingga larut malam, semangat penonton dan peserta tak sedikitpun pudar, menandakan betapa berharganya perayaan budaya ini bagi masyarakat Wonoasri. Kirab Budaya Spontan "Slametan Kelepon dan Ketan" ke-2 ini tidak hanya sukses sebagai hiburan rakyat, tetapi juga berhasil menegaskan komitmen Desa Wonoasri untuk menjadikan budaya sebagai pondasi pembangunan dan persatuan.
Wonoasri, 19 Juli 2025 โ Mahasiswa KKN-K (Kuliah Kerja Nyata Kolaborasi) kelompok 043 yang tengah menjalankan pengabdian di Desa Wonoasri Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember turut berpartisipasi dalam kegiatan DESBUMI (Desa Buruh Migran), melalui agenda sosialisasi bersama ibu-ibu Purna Pekerja Migran Indonesia dan pihak JNE yang dilaksanakan di salah satu kediaman warga desa Wonoasri.ย Kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan rutin yang dilakukan setiap satu bulan sekali yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya keluarga buruh migran mengenai perlindungan, pemberdayaan ekonomi, serta aksesย layananย publik bagiย Pekerjaย Migran Indonesia (PMI) dan keluarganya. Pihak JNE dalam kegiatan ini juga menyampaikan materi mengenai peluang kerja sama dalam pengiriman produk lokal baik di lingkup nasional maupun di lingkup internasional yang mana ini merupakan sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan UMKM Desa serta kemandirian ekonomi keluarga buruh migran.ย Mahasiswa KKN-K mengikuti kegiatan ini sebagai peserta sosialisasi guna menyerap informasi dan memahami konteks sosial desa, khususnya yang berkaitan dengan isu buruh migran dan pemberdayaan ekonomi keluarga. Informasi yang di peroleh nantinya akan menjadi referensi penting dalam penyusunan dan pelaksanaan program kerja KKN-K selama berada di Desa Wonoasri.ย Kegiatan berjalan dengan lancar dan di tutup dengan diskusi ringan antar warga dan sesi tanya jawab dengan narasumber. Keterlibatan berbagai elemen ini menjadi cerminan sinergi antara anggota DESBUMI, masyarakat, mitra swasta, dan kalangan akademik dalam membangun desa yang inklusif dan berdaya.
Pada hari Selasa, 12 Agustus 2025, telah dilaksanakan kegiatan sosialisasi bertema "Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang Menjadi Sabun Cuci Piring Ramah Lingkungan" di Balai Desa Wonoasri, Desa Wonoasri. Acara ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKN-K 043 yang bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat dalam mengolah limbah organik menjadi produk bermanfaat sekaligus bernilai ekonomis.ย Kegiatan dimulai pukul 15.00 WIB hingga 17.00 WIB dan dihadiri oleh perangkat desa, anggota PKK, serta mahasiswa KKN-K 043. Acara dibuka dengan doa bersama, dilanjutkan sambutan Kepala Desa Wonoasri yang diwakili oleh Kasi Pelayanan dengan menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa dalam menghadirkan inovasi ramah lingkungan yang dapat diterapkan di rumah tangga.ย Selanjutnya, mahasiswa KKN-K 043 memaparkan materi mengenai potensi kulit pisang sebagai bahan dasar pembuatan sabun cuci piring, meliputi kandungan zat pembersih alami, manfaat bagi lingkungan, serta langkah-langkah pembuatannya. Peserta kemudian diajakย mengikuti praktik langsung pembuatan sabun mulai dari proses perebusan kulit pisang, pencampuran bahan tambahan, hingga sabun siap digunakan.ย Sesi ini berlangsung interaktif, di mana peserta aktif bertanya dan berbagi ide pengembangan produk. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi mereka dalam mencoba langsung setiap tahapan proses pembuatan.ย Sebagai penutup, mahasiswa menyerahkan satu set sabun cuci piring hasil pelatihan sebagai contoh produk. Kegiatan ditutup dengan doa bersama, dan seluruh rangkaian berjalan lancar, tertib, serta mendapat respon positif dari warga yang berharap kegiatan serupa dapat diadakan kembali dengan topik pengolahan limbah lainnya.ย Berita acara ini disusun sebagai dokumentasi resmi dan bukti nyata kontribusi mahasiswa KKN-K 043 dalam mendorong inovasi pengolahan limbah menjadi produk bermanfaat bagi masyarakat.
Pada hari Jumat, 15 Agustus 2025, mahasiswa KKN-Kolaboratif 043 telah melaksanakan kegiatan sosialisasi yang merupakan bagian dari program kerja utama mahasiswa KKN-K 043 yang bertema โLelonik: Lele Galon Hidroponik sebagai Inovasi Ketahanan Pangan Keluargaโ di Balai Desa Wonoasri. Program kerja ini bertujuan memperkenalkan teknologi Aquaponik. sederhana yang memadukan budidaya ikan lele dan tanaman hidroponik yaitu kangkung dalam wadah galon bekas Le Mineral yang mudah didapatkan sebagai solusi ramah lingkungan, hemat lahan, dan mendukung ketahanan pangan masyarakat.ย Acara sosialisasi ini dimulai pukul 19.30 hingga 20.30 dan dihadiri oleh perangkat desa, ketua RW Dusun Kraton dan Curah Lele, Kepala Dusun Kraton dan Curah Lele, ketua Gapoktan beserta anggotanya, perwakilan dari Universitas Ibrahimy Situbondo, serta mahasiswa KKN-K 043. Acara dibuka dengan doa bersama, dilanjutkan sambutan Kepala Desa Wonoasri yang diwakili oleh Sekretaris desa dengan menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa dalam menghadirkan inovasi pangan alternatif yang bermanfaat dan dapat diterapkan di lingkup rumah tangga.ย Selanjutnya, mahasiswa KKN-K 043 memaparkan materi tentang program kerja Lelonik, mulai dari pengertian ketahanan pangan, pengertian sistem Aquaponik, manfaat sistem Aquaponik, masa panen ganda yang berupa ikan dan sayur, hingga langkah-langkahย pembuatannya. Mulai dari penataan galon, saringan, cara penanaman bibit kangkung, hingga cara memelihara Lelonik yang telah dijelaskan oleh perwakilan dari mahasiswa KKN-K Kolaboratif 043.ย ย ย Pada sesi acara ini berlangsung secara interaktif, terbukti dengan banyaknya pertanyaan dan saling berbagi ide secara bersama tentang cara penerapan Lelonik ini di lingkungan rumah tangga maupun kelompok tani. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi mereka dalam mencoba langsung tahapan dalam menggunakan Lele Galon Hidroponik.ย Sebagai penutup, mahasiswa menyerahkan satu set lele galon hidroponik hasil dari pelatihan sebagai contoh produk. Dan kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama, dan seluruh rangkaian acara berjalan lancar, tertib, serta mendapatkan respon yang positif dari warga Desa Wonoasri yang berharap acara sosialisasi Lele Galon Hidroponik (Lelonik) ini terus dikembangkan menjadi usaha produktif yang dapat meningkatkan kesejahteraan warga Desa Wonoasri untuk dapat dilakukan di lingkungan rumah.ย Berita acara ini disusun sebagai dokumentasi resmi dan bukti nyata kontribusi mahasiswa KKN-K 043 dalam mendorong inovasi teknologi Aquaponik yang memadukan antara dua makhluk hidup sekaligus yakni antara tanaman kangkung dan ikan lele yang dapat dibudidayakan di lingkungan rumah yang dapat bermanfaat bagi masyarakat.
Tempurejo, Jember - Desa wonoasri. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif kembali menunjukkan perannya di tengah masyarakat dengan mengadakan sosialisasi tentang pentingnya administrasi kependudukan. Kegiatan ini dilakukan dengan metode interaksi langsung bersama warga, sehingga pesan yang disampaikan dapat lebih mudah dipahami.ย ย Dalam sosialisasi tersebut, para mahasiswa menekankan pentingnya dokumen kependudukan seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, maupun dokumen resmi lainnya. Menurut mereka, kelengkapan dokumen tersebut bukan hanya sekadar formalitas, tetapi juga menjadi kunci utama dalam mengakses berbagai layanan publik, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga bantuan sosial dari pemerintah.ย ย Metode sosialisasi dilakukan secara acak dengan menyapa warga di beberapa titik desa. Mahasiswa kemudian menjelaskan secara sederhana manfaat serta tata cara pengurusan dokumen kependudukan. Dengan cara ini, masyarakat bisa bertanya langsung terkait kendala yang mereka alami, sekaligus mendapatkan jawaban praktis yang mudah dimengerti.ย ย Warga pun menyambut baik kegiatan ini. Mereka merasa lebih dekat dan mudah memahami penjelasan yang disampaikan, karena mahasiswa menggunakan bahasa sederhana dan langsung berdialog dengan masyarakat.ย ย Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Kolaboratif berharap kesadaran masyarakat terkait pentingnya administrasi kependudukan semakin meningkat, sehingga tidak ada lagi warga yang terhambat dalam mendapatkan hak-hak dasar mereka akibat kurangnya kelengkapan dokumen.
Tempurejo, Jember - Desa wonoasri. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif yang tengah melaksanakan program pengabdian di Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, menemukan fakta mengejutkan di lapangan. Dalam kegiatan pendataan sosial yang mereka lakukan, terungkap bahwa terdapat data lama yg masih belum diperbarui, serta anak usia sekolah yang tidak lagi mengenyam pendidikan, namun datanya belum ada di sistem pendataan Dinas Pendidikan Kabupaten Jember.ย ย Pendataan ini dilakukan sebagai bagian dari program kerja KKN yang fokus pada CINTA (cerdas, inklusi, tangguh). Cerdas yang dimaksud adalah cerdas dalam kependudukan dan pendidikan. Dalam proses wawancara dan survei rumah ke rumah, mahasiswa menemukan seorang anak tahun yang tidak bersekolah karena berbagai alasan.ย โBanyak sekali data yang tidak valid, entah karena tidak ada orangnya, atau bahkan orang tersebut sudah pindah domisili, serta ada juga yang ternyata belum masuk dalam pembaruan sistem Dispendik Jember. Padahal, jika terdata dengan benar, pihak terkait bisa memberikan intervensi seperti program kembali sekolah atau bantuan pendidikan.โ ujar Haikal Ali Khan, Koordinator KKN Kolaboratif di desa tersebut.ย โIni menjadi tamparan keras bagi dispendik jember, bahwa pentingnya pendataโan anak tidak sekolah ini harus diketahui dan diperbarui, supaya bisa mengentaskan permasalahan ATS di berbagai desa, karena dengan mengenyam pendidikan, seorang anak akan diajarkan moral serta ilmu, sebab generasi penerus bangsa bisa kita lihat salah satunya dengan tolak ukur pendidikannya.โ Tambahnya.ย ย Bahkan dari berbagai masyarakat yang kita temui, tidak sedikit yg bilang โngga ada orangnya mas, memang dari tahun tahun sebelumnya anak ini dicari tapi kok sekarang masih dicari lagi.โ Jadi bisa kita simpulkan bahwa data dispendik terkait ats masih belum diperbarui.ย ย Program KKN Kolaboratif ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan formalitas pengabdian mahasiswa, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong setiap anak untuk mendapatkan hak pendidikan tanpa terkecuali.ย ย Dengan adanya temuan ini, mahasiswa KKN Kolaboratif menyerukan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, dinas pendidikan, dan masyarakat untuk memastikan tidak ada anak yang terlewat dalam data, apalagi kehilangan kesempatan untuk mengenyam pendidikan.
Tempurejo, Jember - Desa wonoasri. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif menggelar kegiatan sosialisasi bertema โMencegah Kenakalan Remajaโ di SMP Al Munawarah, Desa Wonoasri. Kegiatan ini diikuti antusias oleh para siswa dan guru.ย ย Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN menyampaikan materi tentang berbagai bentuk kenakalan remaja seperti perundungan (bullying), tawuran, pelanggaran aturan sekolah, hingga bahaya penyalahgunaan narkoba dan media sosial. Penjelasan disampaikan secara interaktif melalui presentasi, diskusi, dan sesi tanya jawab.ย ย Koordinator KKN Kolaboratif, Haikal Ali Khan, mengatakan bahwa remaja merupakan generasi penerus bangsa yang perlu dibekali pemahaman moral, hubungan sosial yang baik, serta kesadaran individu dalam mencegah kenakalan remaja. โKami ingin para siswa mampu membedakan mana pergaulan positif dan negatif, serta punya keberanian untuk menolak ajakan yang merugikan masa depan mereka, harapan kami setelah kegiatan ini, para siswa bisa mengimplementasikan hal ini dimanapun kita beradaโ ujarnya.ย ย Selain materi, mahasiswa KKN juga mengadakan diskusi interaktif dengan memberikan pertanyaan yg sudah di persiapkan, sehingga para siswa bisa antusias dalam kegiatan kali ini.ย Kepala Sekolah SMP Al Munawarah, Bapak Ghufron, menyampaikan apresiasi atas inisiatif ini karena sejalan dengan program sekolah dalam membentuk karakter siswa.ย ย Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi para pelajar untuk menghindari perilaku menyimpang, meningkatkan kesadaran akan dampak kenakalan remaja, dan memperkuat peran keluarga serta sekolah dalam pembinaan moral.
Pemerintah desa belum mengunggah potensi desa ke dalam portal ini.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi keterbukaan informasi
Informasi yang wajib diperbarui dan disediakan secara rutin oleh badan publik tanpa perlu dimohonkan oleh masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan kondisi darurat yang harus segera disebarluaskan kepada masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang selalu siap diakses oleh pemohon kapan saja
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang sifatnya rahasia dan tidak boleh diakses oleh publik demi melindungi kepentingan negara atau hak pribadi seseorang
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Dokumen telah diverifikasi sebagai rilis Informasi Publik Desa.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi desa
Dokumen perencanaan pembangunan desa untuk jangka waktu 5 tahun sebagai pedoman arah kebijakan desa
Rencana tahunan pemerintah desa yang memuat program dan kegiatan sesuai RPJM Desa
Dokumen anggaran resmi desa yang memuat pendapatan, belanja, dan pembiayaan desa dalam satu tahun
Laporan tahunan kepala desa mengenai pelaksanaan pemerintahan desa kepada masyarakat dan pemerintah daerah
Dokumen laporan keuangan desa beserta daftar aset dan investasi yang dimiliki
Dokumen atau kumpulan data komprehensif yang memberikan gambaran menyeluruh tentang karakteristik, potensi, dan tingkat perkembangan suatu desa
Dokumen data dan informasi sistematis yang menggambarkan profil, kondisi, serta potensi menyeluruh dari suatu wilayah desa
Publikasi Potensi Desa merupakan publikasi yang berisi data dan indikator strategis mengenai kondisi dan potensi yang ada di desa/kelurahan.
Publikasi data statistik desa yang memuat angka-angka penting terkait kondisi sosial, ekonomi, dan demografi
Laporan tahunan penyelenggaraan layanan informasi publik di desa melalui PPID Desa
Dokumen publikasi berisi laporan kekayaan pejabat desa sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat
Informasi jadwal kegiatan desa yang dipublikasikan secara rutin agar masyarakat dapat mengikuti dan berpartisipasi
Pedoman resmi yang mengatur tata cara pelaksanaan tugas dan layanan pemerintahan desa untuk menjamin konsistensi dan kualitas
Produk hukum yang ditetapkan bersama kepala desa dan BPD untuk mengatur kehidupan masyarakat desa
Peraturan yang ditetapkan oleh kepala desa dalam rangka pelaksanaan kewenangan desa
Keputusan administratif kepala desa yang bersifat penetapan atau kebijakan tertentu