80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Kecamatan Jombang, Jember, Jawa Timur ยท Kode Pos 68168
Batas wilayah administratif Desa Ngampelrejo
Terwujudnya Masyarakat Desa Ngampelrejo Yang Berakhlak Mulia, Sejahtera Dan Bermartabat Dalam Naungan Pemerintah Desa Yang Demokratis Dan Amanah
Identitas resmi wilayah
Hubungi atau kunjungi sekretariat desa
Kondisi fisik & alam desa
Batas geografis luar desa
Aparatur pelaksana penyelenggaraan pemerintahan desa
Kepala Desa
Mitra kerja pemerintah desa
Pembagian wilayah administratif
Data kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan
Fasilitas umum dan infrastruktur yang tersedia di desa
Informasi dan berita terkini
Ngampelrejoโ Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang tengah mengabdi di Desa Ngampelrejo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, melaksanakan kegiatan pengecekan pH dan NPK tanah di rumah kelompok tani desa setempat. Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja utama dalam bidang pertanian yang ditujukan untuk meningkatkan kesadaran serta pemahaman petani mengenai kondisi tanah sawah mereka. Pengecekan dilakukan dengan cara membawa sampel tanah dari lahan sawah yang berbeda. Tercatat ada lima sampel tanah yang dikumpulkan oleh petani, masing-masing berasal dari lahan milik Hartono, Sutikno, Yoto, Kuruh 1, dan Kuruh 2. Pemeriksaan ini difokuskan pada tiga parameter utama, yakni keasaman tanah (pH), serta kandungan unsur hara makro berupa Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K). Menurut penjelasan mahasiswa KKN, pengecekan pH tanah menjadi hal yang sangat penting dilakukan sebelum pemupukan pertama pada tanaman padi. Kondisi pH yang terlalu masam atau terlalu basa dapat memengaruhi penyerapan pupuk oleh tanaman, sehingga hasil panen tidak maksimal. Begitu pula dengan uji NPK yang bertujuan mengetahui sejauh mana kandungan unsur hara tersedia di dalam tanah, karena unsur hara tersebut menjadi penentu pertumbuhan vegetatif, pembentukan akar, hingga kualitas bulir padi. Dari hasil uji yang dilakukan, ditemukan bahwa tiga lahan memiliki tingkat pH netral (6-7), yakni tanah milik Hartono, Sutikno, dan Kuruh 2. Sementara dua lahan lainnya, yakni milik Yoto dan Kuruh 1, masuk kategori agak masam (5-6). Hal ini menunjukkan adanya variasi kondisi tanah di desa tersebut yang berpengaruh terhadap strategi pemupukan. Hasil pemeriksaan unsur hara NPK menunjukkan variasi yang cukup menarik. Pada kandungan Nitrogen (N), lahan Hartono dan Kuruh 1 menunjukkan tingkat โsangat tinggiโ, sementara lahan Kuruh 2 berada di kategori โtinggiโ. Sebaliknya, lahan Sutikno dan Yoto hanya menunjukkan tingkat โrendahโ. Untuk unsur Fosfor (P), mayoritas sampel tanah termasuk dalam kategori โtinggiโ, kecuali milik Hartono dan Kuruh 2 yang masih rendah. Adapun kandungan Kalium (K) relatif seragam, dengan semua sampel menunjukkan kategori โtinggiโ. Data Hasil Uji Tanah Nama pH N P K Hartono Netral (6-7) Sangat Tinggi Rendah Tinggi Sutikno Netral (6-7) Rendah Tinggi Tinggi Yoto Agak Masam (5-6) Rendah Tinggi Tinggi kukuh 1 Agak Masam (5-6) Sangat Tinggi Tinggi Tinggi Kukuh 2 Netral (6-7) Tinggi Rendah Tinggi Visualisasi Grafik Selain tabel, hasil uji juga divisualisasikan dalam bentuk grafik batang untuk memudahkan perbandingan antar lahan. Grafik tersebut memperlihatkan dominasi kadar Kalium yang tinggi pada semua sampel, serta variasi yang cukup signifikan pada kandungan Nitrogen dan Fosfor. Kegiatan ini disambut baik oleh kelompok tani setempat. Petani merasa terbantu karena bisa mengetahui kondisi lahan mereka secara lebih ilmiah, bukan hanya berdasarkan pengalaman turun-temurun. Dengan hasil analisis ini, petani dapat menyesuaikan dosis dan jenis pupuk yang digunakan agar lebih efektif dan efisien. Mahasiswa KKN berharap bahwa kegiatan sederhana ini dapat menjadi awal dari peningkatan produktivitas padi di Desa Ngampelrejo. Selain itu, pengecekan rutin seperti ini juga dapat membantu petani untuk menghindari penggunaan pupuk berlebihan yang tidak hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga bisa merusak kesuburan tanah dalam jangka panjang. โKami senang bisa membantu petani memahami kondisi tanah mereka. Harapan kami, hasil pengecekan ini bisa menjadi acuan dalam pengelolaan lahan yang lebih baik dan berkelanjutan,โ ujar salah satu mahasiswa KKN yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Desa Ngampelrejo dapat semakin memperkuat ketahanan pangan melalui pengelolaan lahan pertanian yang tepat, efisien, dan berkelanjutan.
Ngampelrejo,17 Agustus 2025 Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia disambut meriah oleh masyarakat Desa Ngampelrejo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember. Pemuda desa bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kolaboratif berkolaborasi menggelar berbagai macam lomba yang berpusat di Dusun Krajan 1.Acara ini diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat. Mulai dari Anak-anak hingga ibu-ibu dewasa turut serta dalam perlombaan yang disiapkan panitia. Suasana penuh kegembiraan terlihat sejak pagi hari, ketika warga mulai meramaikan lokasi acara dengan semangat menyambut peringatan kemerdekaan. Jenis lomba yang digelar sangat beragam. Ada lomba memindahkan bola dengan sendok, memasukkan paku ke dalam botol, makan biskuit di wajah, cantol marang, nyunggi tempeh, hingga joget balon beregu. Setiap perlombaan menghadirkan tawa sekaligus tantangan, baik bagi peserta maupun penonton yang setia menyemangati dari pinggir.Suara Sorakan pecah saat ibu-ibu mengikuti lomba joget balon beregu. Gerakan lincah saat berjoget membuat suasana makin riuh, terlebih ketika ada yang kehilangan keseimbangan hingga terjatuh namun tetap disambut tawa hangat dari warga lainnya.Tak kalah menarik, anak-anak kecil yang mengikuti lomba makan biskuit di wajah menampilkan berbagai ekspresi lucu. Ada yang menekuk wajah sekeras mungkin, ada pula yang tertawa sendiri ketika biskuit jatuh sebelum sampai ke mulut.Lomba lainnya pun tak kalah seru. Permainan tradisional seperti nyunggi tempeh menguji keseimbangan peserta, sementara memasukkan paku ke dalam botol menjadi ajang kesabaran dan ketelitian. Setiap momen perlombaan menciptakan kebersamaan yang jarang ditemui di hari-hari biasa, membuat warga menjadi lebih dekat satu sama lain. Rangkaian lomba yang digelar tidak hanya menjadi hiburan semata, melainkan juga berfungsi sebagai wadah mempererat kebersamaan antarwarga. Melalui kegiatan ini, semangat gotong royong dan rasa nasionalisme semakin tumbuh, terutama di kalangan generasi muda yang menjadi aktor penggerak kegiatan.Keterlibatan mahasiswa KKN kolaboratif memberi warna tersendiri dalam perayaan ini. Kehadiran mereka mendukung peran pemuda desa dalam menyusun konsep kegiatan, menyiapkan sarana perlombaan, hingga memastikan kelancaran acara. Mahasiswa KKN Kolaborasi menunjukkan adanya sinergi positif antara masyarakat dan akademisi dalam membangun semangat kebersamaan di desa.Secara keseluruhan, perayaan 17 Agustus di Desa Ngampelrejo bukan sekadar kegiatan ceremonial. Lebih dari itu, acara ini menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali semangat kemerdekaan, memperkuat rasa persaudaraan, serta meneguhkan nilai-nilai kebangsaan yang diwariskan oleh para pejuang.
Senin, 4 Agustus 2025. Mahasiswa KKN Kolaboratif 121 Desa Ngampelrejo Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, Melaksanakan Sosialisasi dan Pelatihan Pengendalian Hama Tikus dengan tema โKuatkan Pangan Wujudkan Kesejahteraanโ. Kegiatan ini difokuskan pada upaya pengendalian hama tikus yang selama ini menjadi ancaman serius bagi pertanian warga. Sosialisasi digelar di musholla Dusun Krajan II dan pelatihan pengendalian dilaksanakan di salah satu lahan sawah di Desa Ngampelrejo yang dihadiri oleh puluhan petani setempat, perangkat desa, serta dari Dinas Pertanian. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan Solusi praktis kepada petani dalam mengatasi serangan hama tikus yang sering menyebabkan gagal panen. Hama tikus diketahui menjadi salah satu faktor utama penyebab kerugian hasil panen masyarakat. Banyak petani mengalami gagal panen akibat seragan tikus yang merusak tanaman sejak masa terbit padi. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada perekonomian petani, tetapi juga menurunkan semangat petani dalam mengelola lahan pertanian mereka. Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan berbasis pemberdayaan Masyarakat. Mahasiswa KKN-K 121 menilai bahwa masalah hama tikus tidak hanya merugikan hasil panen Masyarakat, akan tetapi juga berdampak pada kesejahteraan petani. Dalam sosialisasi dan pelatihan pengendalian tersebut, mahasiswa KKN-K 121 memperkenalkan dua metode pengendalian hama tikus. Pertama, metode pengomposan yaitu dengan mengasapi lubang tikus menggunakan campuran belerang dan sekam yang dibakar, lalu menutup lubang secara rapat untuk mencegah tikus keluar atau masuk kembali. Kedua, metode pengendalian dengan urine ternak, yaitu mencampur urine sapi atau kambing dengan alkohol, kemudian diletakkan ke dalam botol plastik yang sudah berlubang dan diletakkan di sekitar lahan yang terserang hama tikus. Botol dipasang pada bambu ajir dengan jarak 5-10 meter mengelilingi lahan pertanian. Selain memberikan pengalaman secara langsung, metode ini juga diharapkan dapat membangun kepercayaan diri para petani dalam menggunakan alat yang sederhana untuk mendukung kegiatan pertanian mereka. Dengan memahami tata cara penggunaan alat fumigasi dan pengomposan secara langsung, petani dapat mengurangi ketergantungan pada metode yang kurang efektif, sekalogus meminimalkan risiko kesalahan dalam penggunaannya. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Masyarakat Desa Ngampelrejo dapat meningkatkan hasil panen dan memperkuat katahanan pangan di Tingkat lokal, sekaligus mewujudkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.
Sabtu, 26 Juli 2025. Mahasiswa KKN Kolaboratif 121 Desa Ngampelrejo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember melaksanakan rekonfirmasi data Anak Tidak Sekolah (ATS). Kegiatan ini bertujuan untuk memverivikasi Kembali data anak yang tidak bersekolah di wilayah tersebut, sekaligus memperbarui informasi agar sesuai kondisi di lapangan. Data awal diperoleh dari Pemerintah Kabupaten Jember melalui situs mydispendik, yang memuat klasifikasi anak tidak sekolah, factor penyebab seperti ekonomi, Kesehatan, dan factor lain, serta indicator relevan seperti status gizi, Riwayat pindah sekolah, pencapaian akademis terakgir, keterlibatan kegiatan ekstrakurikuler, dan hasil rekomendasi tindak lanjut. System ini juga mewajibkan pengunggahan foto survei Bersama anak atau orang tua sebagai bukti lapangan. Sebelum terjun, mahasiswa KKN Kolaboratif 121 berkoordinasi dengan perangkat desa untuk mengetahui lokasi RT, RW, atau dusun tempat anak-anak tersebut tinggal. Proses survei dilakukan dengan mendatangi langsung rumah warga yang tercantum dalam data, serta mewawancarai pihak terkait untuk mengonfirmasi kebenaran informasi. Dari hasil survei yang dilakukan, ditemukan bahwa banyak data ATS di mysispendik yan tidak valid. Beberapa nama yang tercatat ternyata sudah Kembali bersekolah atau pindah domisili, sementara sebagian lainnya memang berhenti sekolah karena aalasan tertentu. Mahasiswa KKN Kolaboratif berharap hasil survei ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi pihak terkait untuk memperbarui data ATS secara berkala setiap tahunnya, sehingga program penanganan dan pendampingan bagi anak tidak sekolah dapat dilakukan secara tepat sasaran.
Jombang,Kompasiana - Guna menjaga produktivitas tanaman padi dan meningkatkan kesadaran petani terhadap kondisi tanah yang kurang ideal, telah dilaksanakan pertemuan kolaboratif pada Selasa (5/8/2025) di Balai Desa Ngampelrejo, Kecamatan Jombang. ย Pertemuan tersebut melibatkan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Ngampelrejo, Moh. Aminuddin, Mahasiswa KKN Kolaborasi 121 dari berbagai perguruan tinggi, serta anggota Kelompok Tani (Poktan) Handayani yang diketuai oleh Kukuh Prayitno. Turut hadir dan memberikan dukungan dalam kegiatan ini, Sekretaris Desa Ngampelrejo, Bapak Muhdi, yang mewakili perangkat desa. Mengusung tema "Mengatasi Tanah Asam-Asaman untuk Pertumbuhan Padi yang Optimal", kegiatan ini diawali dengan pemaparan materi mengenai karakteristik tanah asam, penyebab, serta dampaknya terhadap pertumbuhan padi. Sesi dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab interaktif antara petani dan narasumber. Sebagai tindak lanjut dari pertemuan, seluruh peserta melakukan kunjungan lapang ke salah satu areal persawahan di Desa Ngampelrejo yang kerap menunjukkan gejala tanah asam. Di lokasi tersebut dilakukan penyemprotan Microferti Energy, pupuk anorganik cair makro majemuk yang mengandung Nitrogen (N) dan Fosfor (P), serta diperkaya dengan teknologi AOA (Humin, Humat, Fulvat, dan Karbohidrat). Produk ini dikenal mampu menyehatkan tanah serta mendukung peningkatan hasil produksi tanaman padi. Dari hasil observasi lapang, diketahui bahwa sistem drainase di lahan tersebut masih belum optimal. Saluran pembuangan air yang buruk menyebabkan lahan sering tergenang, sehingga memicu kondisi tanah menjadi asam. PPL Moh. Aminuddin menyampaikan harapannya agar saluran drainase segera dinormalisasi, sebagai langkah penting untuk mendukung pertumbuhan tanaman secara maksimal. Melalui kegiatan ini, diharapkan para petani dapat lebih memahami ciri-ciri tanah asam, faktor penyebabnya, serta teknik yang tepat dalam penanggulangannya. Dengan demikian, pertanian padi di Desa Ngampelrejo dapat terus berproduktivitas secara berkelanjutan ย
Ngampelrejo, 25 Juli 2025 โ Pemerintah Desa Ngampelrejo kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada warga yang terdampak secara ekonomi. Penyaluran BLT dilaksanakan pada hari Jumat 25 Juli 2025 di Balai Desa Ngampelrejo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember pada pukul 08.00 WIB. Bantuan Langsung Tunai (BLT) merupakan program pemerintah yang dilaksanakan setiap satu bulan sekali. Dana BLT didapatkan dari dana desa sebesar 15 hingga 20%. Pada tahun ini sebanyak 47 ย kepala keluarga terdaftar sebagai penerima BLT, setiap orang menerima bantuan sebesar Rp 300.000,-. Mahasiswa KKN Kolaboratif 121 turut serta dalam proses penyaluran BLT, seperti memberikan bantuan kepada warga yang mengalami kesulitan dalam proses pencairan BLT. Koordinat Desa, Lulus Uvi menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Desa Ngampelrejo atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan kepada kami untuk ikut terlibat dalam kegiatan penyaluran BLT. โSuatu kehormatan bagi kami, selaku mahasiswa KKN Kolaboratif 121 karena dapat berkontribusi langsung dalam membantu masyarakat dan menjalin hubungan yang baik dengan warga serta Pemerintah Desa Ngampelrejoโ, jelasnya. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Kolabratif 121 memiliki peluang untuk melakukan pendekatan secara lansung kepada warga dan memahami kondisi serta kebutuhan warga Desa Ngampelrejo. Kegiatan penyaluran BLT merupakan bukti nyata Pemerintah Desa Ngampelrejo dalam memberikan pelayanan dan bantuan secara efektif kepada warga. Adanya kegiatan penyaluran BLT diharapkan dapat dilakukan secara konsisten dan tepat sasaran.
Ngampelrejo, 19 Juli 2025 โ Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Kolaborasi Jember 2025 (KKN-K) sedang melakukan pengabdian di Desa Ngampelrejo Kecamatan Jombang Kabupaten Jember turut serta dalam pembagian bantuan sosial berupa beras kepada warga. Kegiatan pembagian bansos dilaksanakan di Balai Desa Ngampelrejo pada pukul 08.00 WIB hingga 14.00 WIB. Berbagai pihak terlibat dalam kegiatan tersebut termasuk perangkat desa, petugas bulog, dan masyarakat penerima bansos. Ratusan kilogram beras dibagikan kepada 344 warga desa yang terdaftar sebagai penerima bantuan pangan, masing-masing warga mendapatkan 20 kilogram beras. Mahasiswa KKN-K ikut aktif dalam membantu proses pendataan, verifikasi identitas, dan pendistribusian bantuan, sehingga acara penyaluran pangan dapat berjalan dengan tertib dan tepat sasaran. Proses pendataan dilakukan secara manual dan juga online dengan menggunakan aplikasi Banpang mobile mulai dari scan barcode, verivikasi data pribadi, hingga pengambilan foto sebagai bukti dokumentasi. Kontribusi mahasiswa KKN-K sangat dirasakan oleh warga, dengan hadirnya mahasiswa KKN-K kegiatan penyaluran bantuan pangan dapat dilakukan dengan tertib, cepat, dan nyaman. Bagi mahasiswa KKN-K dengan mengikuti kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran langsung. Mahasiswa dapat mengetahui jalannya birokrasi desa dan berinteraksi langsung dengan warga, serta dapat mengetahui pentingnya kerjasama tim dan pelayanan publik yang transparan dan tepat sasaran. ย
Ngampelrejo, 25 Juli 2025 โ Mahasiswa KKN Kolaborasi 121 Jember 2025 membantu validasi dan upgrading data Administrasi Kependudukan (Adminduk) di web PPID Desa Ngampelrejo sebagai bentuk untuk menertibkan data dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dalam proses validasi dan upgrading data adminduk, dibutuhkan data terkait kematian, kelahiran, serta jumlah penduduk Desa Ngampelrejo. Mahasiswa KKN-K 121 berkolaborasi dengan pihak desa untuk mengumpulkan data-data yang belum terhimpun atau belum terdokumentasi atau belum direkap secara lengkap dalam beberapa tahun terakhir. Data jumlah penduduk dan data kematian didapatkan dari arsip desa, sementara data kelahiran diambil dari arsip polindes (Pondok Bersalin Desa). Selasa, 22 Juli 2025, Mahasiswa KKN-K 121 Ngampelrejo mendatangi kantor polindes dan kantor balai desa di Desa Ngampelrejo untuk mengumpulkan data data-data tersebut. Tahapan selanjutnya adalah mengelola data menggunakan Microsoft Excel untuk mengelompokkan dan menganalisis informasi yang diperoleh. Dengan pengolahan ini, presentase dari setiap kategori data seperti kelahiran, kematian, dan jumlah penduduk dapat terlihat dengan lebih jelas dan sistematis. Setelah data berhasil dikumpulkan dan diolah menggunakan Microsoft Excel, tim KKN-K 121 kemudian menyusun sebuah infografis untuk memvisualisasikan hasil data kependudukan Desa Ngampelrejo secara lebih informatif dan mudah dipahami. Infografis ini memuat berbagai informasi penting, seperti jumlah peduduk berdasarkan jenis kelamin dan usia, data geografis desa, komposisi agama, serta pekerjaan warga. Dari hasil olahan data, diketahui bahwa jumlah penduduk Desa Ngampelrejo mencapai 5.308 jiwa, terdiri dari 2.716 laki-laki dan 2.592 perempuan. Sebagian besar penduduk berada pada rentang usia 25-29 tahun, dengan jumlah sebanyak 450 jiwa. Dalam aspek agama, mayoritas warga menganut agama islam, diikuti oleh pemeluk agama Kristen. Pertanian menjadi mata pencaharian utama bagi Sebagian besar warga Desa Ngampelrejo, mencerminkan karakteristik desa yang didominasi oleh lahan pertanian. Selain itu, infografis ini juga menampilkan kondisi geografis desa, jumlah RW dan RT, serta jumlah kepala keluarga (KK) yang tercatat sebanyak 334. Infografis ini disusun sebagai bentuk laporan visual untuk mendukung proses validasi data Adminduk serta menjadi referensi bagi pihak desa dalam merancang program dan Kebajikan ke depan. Melalui kegiatan pengumpulan, pengolahan, dan visualisasi data kependudukan ini, kami sebagai tim KKN-K 121 tidak hanya belajar secara langsung mengenai pentingnya administrasi desa yang tertib, tetapi juga turut membantu masyarakat dan perangkat desa dalam menyajikan data yang lebih akurat dan mudah diakses. Infografis yang telah dibuat dapat menjadi sumber informasi yang praktis bagi warga maupun pihak desa dalam mengambil Keputusan dan merencanakan program. Dengan adanya data yang tersusun rapi dan informatif, masyarakat Desa Ngampelrejo kini lebih mudah memperoleh informasi terkait kondisi demografis desanya.
Pemerintah desa belum mengunggah potensi desa ke dalam portal ini.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi keterbukaan informasi
Informasi yang wajib diperbarui dan disediakan secara rutin oleh badan publik tanpa perlu dimohonkan oleh masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan kondisi darurat yang harus segera disebarluaskan kepada masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang selalu siap diakses oleh pemohon kapan saja
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang sifatnya rahasia dan tidak boleh diakses oleh publik demi melindungi kepentingan negara atau hak pribadi seseorang
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Dokumen telah diverifikasi sebagai rilis Informasi Publik Desa.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi desa
Laporan tahunan kepala desa mengenai pelaksanaan pemerintahan desa kepada masyarakat dan pemerintah daerah
Dokumen laporan keuangan desa beserta daftar aset dan investasi yang dimiliki
Dokumen atau kumpulan data komprehensif yang memberikan gambaran menyeluruh tentang karakteristik, potensi, dan tingkat perkembangan suatu desa
Dokumen data dan informasi sistematis yang menggambarkan profil, kondisi, serta potensi menyeluruh dari suatu wilayah desa
Publikasi Potensi Desa merupakan publikasi yang berisi data dan indikator strategis mengenai kondisi dan potensi yang ada di desa/kelurahan.
Publikasi data statistik desa yang memuat angka-angka penting terkait kondisi sosial, ekonomi, dan demografi
Laporan tahunan penyelenggaraan layanan informasi publik di desa melalui PPID Desa
Dokumen publikasi berisi laporan kekayaan pejabat desa sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat
Informasi jadwal kegiatan desa yang dipublikasikan secara rutin agar masyarakat dapat mengikuti dan berpartisipasi
Pedoman resmi yang mengatur tata cara pelaksanaan tugas dan layanan pemerintahan desa untuk menjamin konsistensi dan kualitas
Produk hukum yang ditetapkan bersama kepala desa dan BPD untuk mengatur kehidupan masyarakat desa
Peraturan yang ditetapkan oleh kepala desa dalam rangka pelaksanaan kewenangan desa
Keputusan administratif kepala desa yang bersifat penetapan atau kebijakan tertentu