80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Kecamatan Bangsalsari, Jember, Jawa Timur ยท Kode Pos 68154
Batas wilayah administratif Desa Karangsono
-
Identitas resmi wilayah
Hubungi atau kunjungi sekretariat desa
Kondisi fisik & alam desa
Batas geografis luar desa
Aparatur pelaksana penyelenggaraan pemerintahan desa
Kepala Desa
Mitra kerja pemerintah desa
Pembagian wilayah administratif
Data kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan
Fasilitas umum dan infrastruktur yang tersedia di desa
Informasi dan berita terkini
KARANGSONO, BANGSALSARI - JEMBER :ย Pada hari rabu 20 Agustus 2025 Pemerintah Desa (Pemdes) mengadakan acara gerak jalan dalam rangka memperingati HUT RI ke-80 yang diikuti oleh instansi pendidikan dan masyarakat umum. Semua sangat antusias dalam mengikuti kegiatan gerak jalan tersebut, bahkan ada yang hanya ikut untuk memeriahkan acara. ย Start kegiatan gerak jalan dilakukan dilapangan Desa Karangsono pada pukul 14.00 wib, diawali dengan peserta dari siswa SD, diikuti oleh siswa SMP dan terakhir dari peserta umum. Rute gerak jalan dari lapangan Desa Karangsono dan finish di Balai Desa Karangsono dengan jalur lingkar Desa, yang melewati beberapa dusun di Desa Karangsono. Kegiatan gerak jalan berlangsung dengan lancar dan tertib. Di setiap rute yang dilalui gerak jalan masyarakat yang menonton sangat antusias dan bersorak-sorai untuk menyemangati peserta. ย Peserta juga ada yang memakai seragam yang unik dalam kegiatan gerak jalan, sehingga membuat masyarakat yang menonton cukup terhibur oleh mereka. Setelah peserta terakhir mencapai garis finish, kegiatan gerak jalanpun selesai pada sore hari pukul 16.40 wib. kegiatan tersebut memberikan kesan yang baik dan menghibur bagi peserta dan juga masyarakat yang menonton. Dengan semangat untuk memeriahkan HUT RI ke-80 tersebut semoga semakin mempererat hubungan antara masyarakat Desa Karangsono.
JEMBER - Pemerintah Desa Karangsono, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember mengangkat tema pesona Karangsono dalam acara HUT ke-80 RI, dengan menggelar rangkaian acara 3 (tiga) hari berturut-turut. Rangkaian acara tersebut dimulai pada hari minggu (10/082025) hingga selasa (12/08/2025) yang dimulai dari acara festival seni dan budaya dengan diakhiri dengan malam puncak spektakuler dengan mendatangkan Brewog Audio, DJ Ayu dan juga DJ Dela Poiz untuk memeriahkan acara. ย Rangkaian acara dimulai dengan spesial performence brewog audio dan DJ Ayu pada hari minggu malam pukul 18.30 WIB di lapangan Desa Karangsono, Kec. Bangsalsari Kab. Jember, dilanjutkan dengan kegiatan karnaval keesokan harinya yang diikuti oleh instansi pendidikan yang ada di Desa dan juga masyarakat Desa Karangsono dengan menampilkan kekreatifan busana dan konsep yang mereka persiapkan jauh-jauh hari. Malam puncak acara pada hari selasa tak kalah meriah dengan adanya performence Brewog Audio feat Big W Audio dan juga DJ Dela Poiz. Warga yang menyaksikanpun sangat antusias dalam memeriahkan kegiatan HUT ke-80 RI, hal itu dibuktikan dengan beberapa warga yang mengaku bukan berasal dari Desa Karangsono rela hadir untuk menyaksikan acara yang diselenggarakan di Desa Karangsono. ย Bhabinkamtibnas, Pol PP Desa, Babinsa dan linmas dikerahkan demi kelancaran acara. Dengan adanya mereka rangkaian acara tersebut dapat berjalan lancar, sehingga masyarakat yang menyaksikan dan berpartisipasi dalam rangkaian acara HUT ke-80 RI dapat merasa aman dan nyaman.ย
Mengawali pengabdian di tengah masyarakat bukan sekadar hadir, tetapi juga memahami kebutuhan dan potensi yang ada. Hal inilah yang menjadi titik tolak pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Tahun 2025 di Desa Karangsono, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember. ย Kegiatan diawali dengan observasi lapangan, pemetaan potensi desa, dan koordinasi intensif bersama perangkat desa. Mahasiswa dari lima perguruan tinggi Universitas Jember, Universitas Moch. Sroedjiย Jember, Universitas Islam Jember, Universitas Muhammadiyah Jember, dan UNIKHAMS Jember bersinergi untuk menggali potensi serta memahami permasalahan yang dihadapi masyarakat sebagai dasar penyusunan program kerja. ย Langkah awal tim KKN 141 adalah melakukan audiensi dengan Kepala Desa Yaitu Bapak Mohammada Ahrul Fatah dan Sekretaris Desa Karangsono Yaitu Bapakย Moh. Tamsir untuk m emperoleh izin kegiatan sekaligus memaparkan rencana program. Hasil koordinasi tersebut membuka jalan bagi pelaksanaan upacara pembukaan yang dijadwalkan pada hari Senin, serta izin melakukan observasi ke tiga dusun utama: Curah Keting, Krajan, dan Gumukrejo. ย Observasi bertujuan untuk mengenali karakteristik serta potensi lokal di tiap dusun. Di bidang ketahanan pangan dan pertanian. Karangsono dikenal dengan komoditas unggulan berupa padi dan kedelai. Selain itu, Dusun Curah Keting memiliki potensi khas berupa pembibitan jeruk siam. Bibit ini bahkan telah dipasarkan hingga luar kota dan pulau, meskipun proses pembibitannya masih dilakukan secara manual dengan metode stek. Tim juga menemukan adanya usaha kerajinan manik-manik milik warga yang telah memproduksi berbagai karya dan memberdayakan masyarakat sekitar. ย Dari sisi sosial, ditemukan beberapa isu yang patut diperhatikan, seperti pernikahan dini dan anak putus sekolah. Data terkait akan dikonsultasikan lebih lanjut dengan tokoh masyarakat, Pak Mudin, yang selama ini bertanggung jawab dalam pencatatan kasus-kasus tersebut. Selain itu, tercatat pula adanya kegiatan masyarakat yang rutin dilakukan, seperti senam pagi setiap Jumat dan perlombaan joker pada malam hari, kecuali malam Jumat. ย Sebagai tindak lanjut dari observasi dan koordinasi, tim mulai merancang program kerja. Salah satu rencana utama adalah mengembangkan potensi jeruk siam melalui inovasi produk olahan, seperti pembuatan jelly jeruk. Di samping itu, akan dilakukan pendataan ternak warga sesuai permintaan dari Dinas Pangan, serta pendataan anak-anak putus sekolah sebagai bagian dari program sosial. ย Kegiatan minggu pertama ini menjadi fondasi penting bagi tim KKN 141 dalam menyusun program kerja utama yang relevan dan berdampak nyata. Dengan semangat kolaborasi lintas universitas, tim berharap sinergi antara mahasiswa dan masyarakat dapat terus terjalin kuat, demi mendukung pembangunan dan kemajuan Desa Karangsono secara berkelanjutan.
Melalui Program KKN Kolaboratif 141, tim yang ditempatkan di Desa Karangsono, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember melakukan pengumpulan dan penyajian data kependudukan dalam bentuk infografis. Tujuan dari penyusunan infografis ini adalah untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi geografis, jumlah penduduk, komposisi usia, mata pencaharian, serta batas wilayah Desa Karangsono secara informatif dan mudah dipahami. ย Secara geografis, Desa Karangsono berada pada posisi 8.22387049 derajat Lintang Selatan dan 113.5155543 derajat Bujur Timur, dengan luas wilayah mencapai 757,6 hektar dan ketinggian 49 meter di atas permukaan laut. Lokasi ini mendukung karakter desa sebagai wilayah agraris dengan potensi besar di sektor pertanian. Berdasarkan data terbaru, jumlah penduduk Desa Karangsono mencapai 8.493 jiwa, yang terdiri dari 4.078 laki-laki dan 4.415 perempuan. Jumlah ini tersebar dalam 2.221 kepala keluarga, yang terbagi ke dalam 42 RT dan 21 RW. Hal ini menunjukkan struktur sosial yang cukup padat namun terorganisir. ย Dari segi usia, penduduk Desa Karangsono didominasi oleh kelompok usia produktif. Kelompok usia 35--39 tahun menjadi yang terbanyak dengan jumlah 384 jiwa, diikuti oleh usia 15--19 tahun sebanyak 328 jiwa. Sebaran usia ini mencerminkan potensi sumber daya manusia yang besar bagi pembangunan desa di masa mendatang. Sementara itu, dalam hal mata pencaharian, mayoritas penduduk bekerja di sektor pertanian, yakni sebanyak 2.241 orang. Selain itu, terdapat pula warga yang bekerja di sektor pemerintahan, perdagangan, jasa angkutan, jasa keterampilan, industri, dan pekerjaan lainnya. Keberagaman ini menjadi cerminan bahwa perekonomian desa tidak hanya bergantung pada satu sektor saja. ย Adapun batas wilayah Desa Karangsono dikelilingi oleh beberapa desa tetangga. Di sebelah utara berbatasan dengan Desa Bangsalsari, di timur dengan Desa Sukorejo, di selatan dengan Desa Karangsemanding, dan di sebelah barat dengan Desa Paleran. Posisi strategis ini memungkinkan adanya kerja sama lintas desa dalam berbagai bidang, termasuk dalam pengembangan potensi lokal maupun pelayanan masyarakat. ย Melalui infografis ini, tim KKN 141 berharap masyarakat dapat lebih mengenal Desa Karangsono dari sisi data dan potensi yang dimiliki. Penyajian informasi secara visual dan terstruktur diharapkan dapat membantu berbagai pihak dalam merancang program-program yang sesuai dengan kondisi nyata di lapangan. Ini menjadi langkah awal bagi sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan warga setempat dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan.
Setelah melewati minggu pertama dengan berbagai kegiatan awal seperti observasi dan pemetaan potensi desa, mahasiswa KKN Kolaboratif 141 mulai terjun lebih dalam ke tengah masyarakat Desa Karangsono. Kelompok KKN ini merupakan kolaborasi dari lima kampus, yaitu Universitas Jember, Universitas Moch. Sroedji Jember, Universitas Islam Jember, Universitas Muhammadiyah Jember, dan UNIKHAMS Jember. ย Salah satu kegiatan utama minggu ini adalah pendataan ulang warga yang putus sekolah. Kegiatan ini dilakukan untuk membantu Dinas Pendidikan dalam memvalidasi data pendidikan warga agar lebih akurat. Mahasiswa turun langsung ke rumah-rumah warga dan mencatat informasi secara langsung. Cara ini dirasa lebih efektif karena mahasiswa bisa tahu kondisi sebenarnya di lapangan, sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat. ย Selain itu, tim KKN juga mengadakan sosialisasi tentang pentingnya memiliki KTP, khususnya bagi remaja yang sudah berusia 17 tahun ke atas. Sosialisasi ini bertujuan agar warga lebih sadar akan pentingnya dokumen identitas untuk berbagai keperluan mulai dari pendidikan, pekerjaan, hingga akses bantuan sosial. Dalam kegiatan ini, mahasiswa menjelaskan proses pembuatan KTP dan manfaatnya dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami.Tak berhenti di situ, kelompok KKN 141 juga ikut membantu proses pembagian bantuan sosial (bansos) yang diselenggarakan di Balai Desa Karangsono. Mahasiswa membantu membagikan beras, memanggil nama penerima, hingga mencatat dan mencocokkan data penerima bansos. Kegiatan ini memberi pengalaman baru bagi mahasiswa dalam melihat langsung bagaimana proses pelayanan publik di tingkat desa berjalan. ย Dari berbagai kegiatan ini, KKN Kolaboratif 141 berusaha menunjukkan bahwa keberadaan mahasiswa di desa bukan hanya sekadar "kegiatan kampus", tapi benar-benar bisa bermanfaat dan berdampak langsung. Selain menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa, kegiatan ini juga diharapkan bisa memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Desa Karangsono.ย
Memasuki minggu ketiga pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif di Desa Karangsono, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Kelompok KKN 141 yang terdiri dari mahasiswa dari lima perguruan tinggi kembali melanjutkan pengabdian kepada masyarakat. Salah satu program utama yang dijalankan adalah Sosialisasi Administrasi Kependudukan (Adminduk), sebagai upaya meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya kelengkapan dokumen resmi seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), dan akta kelahiran. ย Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Karangsono dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat. Mahasiswa KKN 141 tidak hanya memberikan penjelasan secara lisan, tetapi juga membagikan brosur berisi informasi penting agar warga memiliki pegangan untuk memahami prosedur pengurusan dokumen kependudukan. Materi yang disampaikan mencakup manfaat dokumen Adminduk, langkah-langkah pembuatannya, serta persyaratan administrasi yang harus dipenuhi. ย Selain itu, tim KKN memperkenalkan aplikasi Jember Smart Identity Population (JSIP) kepada masyarakat. Aplikasi ini memudahkan warga dalam mengurus dokumen kependudukan secara lebih cepat dan praktis tanpa harus selalu datang langsung ke kantor desa atau kecamatan. Pengenalan teknologi ini menjadi langkah penting dalam mendorong digitalisasi layanan publik di tingkat desa. ย Respons warga sangat positif. Banyak yang mengaku baru mengetahui kemudahan layanan digital ini dan tertarik untuk mencobanya. Tak sedikit pula warga yang langsung berkonsultasi terkait kendala kepengurusan dokumen, seperti penggantian KK yang hilang atau pembuatan akta kelahiran anak. ย Melalui kegiatan ini, KKN 141 berharap dapat membantu pemerintah desa mewujudkan tertib administrasi kependudukan sekaligus mendukung percepatan layanan publik berbasis teknologi di Desa Karangsono.
Pada artikel kali ini, kami ingin memperkenalkan sebuah inovasi baru yang berangkat dari potensi hasil pangan lokal Desa Karangsono. Melalui program KKN, kami mencoba mengembangkan produk olahan berupa permen gummy berbahan dasar jeruk Siam, yang merupakan salah satu hasil perkebunan desa ini. ย Sebelum memperkenalkan produk ini ke masyarakat, tim KKN telah melakukan beberapa kali percobaan untuk menemukan resep terbaik. Di tahap awal, kami menghadapi tantangan seperti sulitnya mencari bahan gelatin serta rasa permen yang masih pahit. Namun, setelah melalui proses uji coba berulang, akhirnya kami berhasil menemukan racikan resep yang lebih manis dan pas untuk dinikmati. ย Sebagai bentuk uji coba sekaligus promosi, kami juga memperkenalkan produk permen gummy jeruk Siam ini ke anak-anak di SD Karangsono. Respon yang kami terima sangat positif. Anak-anak terlihat antusias mencicipi Gummy Siam. Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga sekaligus bukti bahwa produk ini berpotensi diterima oleh berbagai kalangan, khususnya generasi muda. ย Manfaat utama dari inovasi ini adalah harapan agar permen gummy jeruk Siam bisa menjadi produk khas Desa Karangsono yang dapat dikembangkan lebih lanjut oleh masyarakat. Kami melihat peluang besar, bukan hanya sebagai camilan sehat dan menarik, tetapi juga sebagai potensi usaha yang dapat meningkatkan perekonomian desa. ย Tentunya, kami juga berharap inovasi ini tidak berhenti hanya sebatas program KKN saja. Besar harapan kami agar warga desa, terutama ibu-ibu PKK yang telah mengikuti workshop pembuatan gummy ini, dapat melanjutkan produksi dan bahkan mengembangkannya. Dengan begitu, permen gummy jeruk Siam dapat dipasarkan lebih luas, baik di pasar lokal maupun dijadikan oleh-oleh khas Karangsono. ย Untuk saat ini, produk gummy masih berfokus pada varian rasa jeruk Siam. Namun, ke depan tidak menutup kemungkinan adanya pengembangan varian rasa lain serta kemasan yang lebih profesional dan menarik. Bahkan, saat workshop berlangsung, kami sudah menyampaikan kepada ibu-ibu PKK bahwa mereka bebas berinovasi dengan varian lain sesuai selera. ย Dengan adanya inovasi permen gummy jeruk Siam ini, kami berharap Desa Karangsono memiliki produk olahan khas yang tidak hanya bernilai gizi, tetapi juga bernilai ekonomi. Inisiatif kecil ini diharapkan bisa menjadi langkah awal menuju desa yang lebih mandiri dan berdaya melalui pengolahan hasil pertaniannya sendiri.
Pemerintah desa belum mengunggah potensi desa ke dalam portal ini.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi keterbukaan informasi
Informasi yang wajib diperbarui dan disediakan secara rutin oleh badan publik tanpa perlu dimohonkan oleh masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan kondisi darurat yang harus segera disebarluaskan kepada masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang selalu siap diakses oleh pemohon kapan saja
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang sifatnya rahasia dan tidak boleh diakses oleh publik demi melindungi kepentingan negara atau hak pribadi seseorang
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Dokumen telah diverifikasi sebagai rilis Informasi Publik Desa.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi desa
Dokumen perencanaan pembangunan desa untuk jangka waktu 5 tahun sebagai pedoman arah kebijakan desa
Rencana tahunan pemerintah desa yang memuat program dan kegiatan sesuai RPJM Desa
Dokumen anggaran resmi desa yang memuat pendapatan, belanja, dan pembiayaan desa dalam satu tahun
Laporan tahunan kepala desa mengenai pelaksanaan pemerintahan desa kepada masyarakat dan pemerintah daerah
Dokumen laporan keuangan desa beserta daftar aset dan investasi yang dimiliki
Dokumen atau kumpulan data komprehensif yang memberikan gambaran menyeluruh tentang karakteristik, potensi, dan tingkat perkembangan suatu desa
Dokumen data dan informasi sistematis yang menggambarkan profil, kondisi, serta potensi menyeluruh dari suatu wilayah desa
Publikasi Potensi Desa merupakan publikasi yang berisi data dan indikator strategis mengenai kondisi dan potensi yang ada di desa/kelurahan.
Publikasi data statistik desa yang memuat angka-angka penting terkait kondisi sosial, ekonomi, dan demografi
Laporan tahunan penyelenggaraan layanan informasi publik di desa melalui PPID Desa
Dokumen publikasi berisi laporan kekayaan pejabat desa sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat
Informasi jadwal kegiatan desa yang dipublikasikan secara rutin agar masyarakat dapat mengikuti dan berpartisipasi
Pedoman resmi yang mengatur tata cara pelaksanaan tugas dan layanan pemerintahan desa untuk menjamin konsistensi dan kualitas
Produk hukum yang ditetapkan bersama kepala desa dan BPD untuk mengatur kehidupan masyarakat desa
Peraturan yang ditetapkan oleh kepala desa dalam rangka pelaksanaan kewenangan desa
Keputusan administratif kepala desa yang bersifat penetapan atau kebijakan tertentu