80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Kecamatan Arjasa, Jember, Jawa Timur
Batas wilayah administratif Desa Darsono
-
Identitas resmi wilayah
Hubungi atau kunjungi sekretariat desa
Kondisi fisik & alam desa
Batas geografis luar desa
Aparatur pelaksana penyelenggaraan pemerintahan desa
Kepala Desa
Mitra kerja pemerintah desa
Pembagian wilayah administratif
Data kependudukan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan
Fasilitas umum dan infrastruktur yang tersedia di desa
Informasi dan berita terkini
Arjasa, 21 Agustus 2025 - Kegiatan penarikan mahasiswa KKN Kolaboratif 165 Jember resmi dilaksanakan pada Kamis, 21 Agustus 2025, bertempat di Pendopo Kecamatan Arjasa. Acara tersebut dipimpin langsung oleh Camat Arjasa dan dihadiri oleh perwakilan Kapolsek, Koramil, serta kepala desa se-Kecamatan Arjasa. Dalam sambutannya, Camat Arjasa menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dedikasi mahasiswa KKN yang selama 35 hari telah melaksanakan berbagai program kerja di enam desa wilayah Kecamatan Arjasa. Beliau menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa memberikan energi positif bagi masyarakat serta mampu membantu pemerintah desa dalam mengedukasi warga di berbagai bidang. Pada kegiatan penarikan ini, setiap kelompok mahasiswa memaparkan hasil program kerja yang telah dijalankan selama masa pengabdian. Secara keseluruhan, mahasiswa KKN Kolaboratif 165 berfokus pada kegiatan yang mencakup sosialisasi kesehatan, edukasi gizi, pendampingan UMKM, pelatihan digitalisasi, pemberdayaan remaja, rumah belajar, serta kegiatan sosial keagamaan. Program-program tersebut mendapat sambutan baik dari masyarakat karena dinilai memberikan manfaat langsung bagi peningkatan kualitas hidup warga. Acara penarikan ini menjadi simbol berakhirnya rangkaian kegiatan KKN Kolaboratif 165 Jember. Meski demikian, diharapkan ikatan silaturahmi yang terjalin antara mahasiswa dan masyarakat tetap terjaga, serta hasil program kerja dapat terus dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan desa di Kecamatan Arjasa.
Darsono, 20 Agustus 2025 - Mahasiswa KKN Kolaboratif 165 menggelar Lomba Mewarnai Tingkat PAUD dan RA yang diikuti puluhan peserta dari berbagai lembaga pendidikan anak usia dini. Acara ini diikuti oleh lembaga pendidikan yaitu POS PAUD MANGGIS 19, POS PAUD MANGGIS 22, POS PAUD MANGGIS 23, RA Al Fitrah, RA Bustanul Makmur, dan RA Baitul Muta’alim. Dengan mengenakan seragam sekolah masing-masing, anak-anak duduk rapi di atas karpet merah sambil membawa meja kecil dan perlengkapan mewarnai mereka. Sejak acara dimulai, terlihat raut wajah penuh antusias dari para peserta. Mereka dengan teliti memilih warna, menggambar dengan penuh imajinasi, dan berusaha menampilkan karya terbaik. Sementara itu, para orang tua serta guru pendamping dengan sabar memberikan semangat di sisi ruangan, menciptakan suasana yang hangat dan penuh dukungan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sebagai sarana untuk mengasah kreativitas, meningkatkan konsentrasi, melatih motorik halus, dan menumbuhkan rasa percaya diri anak-anak sejak usia dini. Selain itu, lomba ini juga menjadi wadah mempererat hubungan antara lembaga pendidikan, masyarakat desa, serta mahasiswa KKN yang sedang bertugas. Dengan semangat kebersamaan, lomba mewarnai di Balai Desa Darsono ini menjadi salah satu momen berkesan bagi anak-anak dan masyarakat, sekaligus memperlihatkan bahwa pendidikan dan kreativitas dapat berjalan beriringan dengan penuh keceriaan.
Darsono, 20 Agustus 2025 – Suasana penuh kehangatan terasa di depan Masjid Al Ikhlas Desa Darsono, Kecamatan Arjasa, saat digelar acara Malam Tasyakuran dan Perpisahan KKN Kolaboratif 165, Rabu malam (20/8). Acara ini menjadi momen berharga yang mempertemukan mahasiswa KKN dengan warga sebelum resmi mengakhiri masa pengabdian mereka. Acara dihadiri oleh sekitar 120 warga Desa Darsono serta sejumlah tokoh masyarakat dan perangkat desa. Dengan penuh kekhidmatan, kegiatan dimulai dengan pembacaan doa bersama, lantunan shalawat, serta sambutan dari perwakilan mahasiswa dan tokoh desa. Dalam sambutannya, perwakilan mahasiswa KKN Kolaboratif 165 menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah desa dan seluruh warga atas sambutan hangat serta dukungan selama kegiatan KKN berlangsung. Mahasiswa juga berharap agar program-program yang telah dijalankan, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan masyarakat, dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga Desa Darsono. Tokoh desa yang turut hadir pun menyampaikan apresiasi dan doa terbaik bagi mahasiswa KKN. “Kami merasa terbantu dengan program yang dijalankan mahasiswa. Semoga pengalaman ini menjadi bekal berharga dan hubungan baik dengan Desa Darsono tetap terjaga,” ungkap salah satu tokoh masyarakat dalam sambutannya. Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah dan doa bersama sebagai tanda syukur atas kelancaran program KKN. Malam perpisahan ini meninggalkan kesan mendalam, baik bagi mahasiswa maupun warga, sebagai bukti nyata semangat kebersamaan dan pengabdian.
Darsono, 5 Agustus 2025 - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 165 Universitas Jember terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah terkait pembangunan keluarga yang sehat dan sejahtera. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah melakukan koordinasi dengan Balai Lingkungan Keluarga Berencana (BLKB) Kecamatan Arjasa guna mempersiapkan pelaksanaan tracing data Calon Pengantin (Catin) di wilayah Desa Darsono, khususnya Dusun Gading. Koordinasi ini dipandang penting karena data calon pengantin menjadi salah satu instrumen utama dalam upaya pencegahan pernikahan dini dan peningkatan kualitas kesehatan reproduksi masyarakat. Dengan adanya pendataan dan tracing secara menyeluruh, diharapkan setiap calon pengantin tidak hanya siap secara administrasi, tetapi juga memiliki kesiapan mental, fisik, dan sosial dalam memasuki kehidupan rumah tangga. Dalam pertemuan yang berlangsung di kantor BLKB Kecamatan Arjasa tersebut, mahasiswa KKN Kolaboratif 165 memperoleh arahan langsung dari pihak BLKB mengenai langkah-langkah tracing data, mulai dari metode identifikasi calon pengantin, pencatatan informasi penting yang relevan, hingga mekanisme pelaporan yang sesuai standar. Selain itu, mahasiswa juga diberi penjelasan tentang pentingnya mendampingi calon pengantin dengan memberikan edukasi terkait kesehatan reproduksi, perencanaan keluarga, serta penguatan ketahanan keluarga. Kegiatan koordinasi ini disambut baik oleh pihak BLKB, mengingat peran mahasiswa KKN dapat membantu memperluas jangkauan program yang sudah dijalankan oleh pemerintah. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi antara pihak desa, lembaga terkait, dan warga, sehingga informasi dan program dapat tersampaikan secara lebih efektif. Lebih jauh, kegiatan tracing data calon pengantin juga menjadi langkah strategis untuk mengantisipasi berbagai permasalahan sosial yang kerap muncul akibat kurangnya persiapan dalam pernikahan, seperti tingginya angka perceraian, stunting pada anak, hingga masalah kesejahteraan keluarga. Oleh karena itu, sinergi antara mahasiswa KKN Kolaboratif 165 dengan BLKB Kecamatan Arjasa bukan hanya sebatas kegiatan administratif, tetapi juga merupakan upaya nyata dalam mendukung pembangunan masyarakat yang lebih berkualitas. Melalui kerja sama ini, mahasiswa KKN Kolaboratif 165 berharap dapat membantu pemerintah desa dan kecamatan dalam memperkuat basis data calon pengantin di Desa Darsono. Data yang akurat akan mempermudah pelaksanaan program-program lanjutan, baik berupa sosialisasi, pendampingan kesehatan, maupun pelatihan bagi calon pengantin. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya memiliki akses terhadap informasi, tetapi juga mendapatkan pendampingan yang berkelanjutan. Koordinasi dengan BLKB Arjasa ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa mahasiswa KKN tidak hanya berkegiatan di desa dalam lingkup kecil, tetapi juga menjalin kerja sama dengan lembaga formal di tingkat kecamatan. Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas program KKN serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam membangun generasi keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
Darsono, 11 Agustus 2025 - Mahasiswa KKN Kolaboratif 165 Universitas Jember melaksanakan kegiatan sosialisasi terkait pola asuh orang tua dalam upaya mencegah pernikahan dini. Kegiatan ini bertempat di Masjid Nurus Sa’adah, Dusun Gading, Desa Darsono, Kecamatan Arjasa, dan dihadiri sekitar 70 ibu-ibu dari kalangan masyarakat setempat. Sosialisasi ini mengangkat tema “Interaksi Harmoni, Hindari Kenakalan Dini” yang menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendidik, membimbing, serta mendampingi anak-anak mereka di masa tumbuh kembang. Melalui pola asuh yang tepat, diharapkan orang tua mampu mengarahkan anak-anak untuk tumbuh secara sehat, baik secara fisik, psikologis, maupun sosial, sehingga dapat terhindar dari pernikahan dini maupun perilaku berisiko lainnya. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan penjelasan tentang dampak negatif pernikahan dini, di antaranya meningkatnya risiko kesehatan reproduksi, tingginya potensi putus sekolah, serta kerentanan terhadap masalah sosial ekonomi. Selain itu, sosialisasi juga menekankan bahwa pernikahan bukan hanya sekadar hubungan antara dua individu, melainkan juga tanggung jawab besar dalam membangun keluarga yang sejahtera. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya peserta yang hadir serta keterlibatan aktif mereka dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Para ibu menyampaikan pengalaman serta tantangan yang mereka hadapi dalam mendidik anak, sementara mahasiswa KKN memberikan solusi serta strategi pola asuh yang lebih efektif. Kegiatan ini mendapat respon positif dari warga, terutama para ibu yang merasa bahwa edukasi mengenai pola asuh anak sangat penting untuk mencegah anak-anak mereka terjerumus ke dalam pergaulan bebas dan pernikahan usia dini. Melalui pendekatan edukatif ini, diharapkan lahir generasi muda yang lebih berkualitas, sehat, dan siap menghadapi masa depan. Mahasiswa KKN Kolaboratif 165 berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola asuh yang baik. Dengan sinergi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah desa, maka cita-cita membentuk keluarga yang harmonis, sejahtera, serta terbebas dari praktik pernikahan dini dapat terwujud di Desa Darsono.
Darsono, 12 Agustus 2025 - Mahasiswa KKN Kolaboratif 165 Universitas Jember mengadakan kegiatan edukasi mengenai bahaya pernikahan dini dengan target sasaran anak-anak remaja di Desa Darsono, Kecamatan Arjasa. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman sejak dini tentang dampak negatif pernikahan usia muda, baik dari sisi kesehatan, pendidikan, maupun masa depan sosial ekonomi. Bertempat di salah satu area belajar bersama, para mahasiswa KKN menyampaikan materi dengan metode interaktif agar mudah dipahami oleh remaja. Mereka memaparkan berbagai risiko pernikahan dini, di antaranya meningkatnya angka putus sekolah, risiko kesehatan reproduksi, hingga potensi kesulitan dalam membangun keluarga yang harmonis. Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab agar para peserta lebih aktif dan berani mengemukakan pendapat. Dengan demikian, pesan yang disampaikan tidak hanya bersifat satu arah, tetapi juga memberi ruang bagi anak-anak untuk merefleksikan pengalaman mereka dalam kehidupan sehari-hari. Antusiasme peserta terlihat dari perhatian dan pertanyaan yang diajukan selama kegiatan berlangsung. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi semacam ini sangat dibutuhkan, mengingat remaja berada pada fase pencarian jati diri yang rawan terpengaruh lingkungan. Mahasiswa KKN Kolaboratif 165 berharap kegiatan ini dapat menanamkan kesadaran kepada generasi muda bahwa pendidikan dan pengembangan diri jauh lebih penting sebelum memasuki jenjang pernikahan. Dengan pemahaman tersebut, diharapkan angka pernikahan dini di Desa Darsono dapat ditekan, sekaligus melahirkan generasi penerus yang lebih berkualitas dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Darsono, 14 Agustus 2025 – Mahasiswa KKN Kolaboratif 165 Universitas Jember melaksanakan kegiatan edukasi gizi dengan tema “Isi Piringku” di SDN 1 Darsono. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa sekolah dasar mengenai pentingnya mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang sejak usia dini. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan penjelasan tentang konsep Isi Piringku yang menggantikan slogan lama “4 Sehat 5 Sempurna”. Anak-anak dikenalkan pada proporsi makanan sehat yang terdiri dari karbohidrat, lauk pauk, sayur, dan buah, serta pentingnya minum air putih. Selain pemaparan materi, mahasiswa juga menyampaikan edukasi dengan metode yang menyenangkan, seperti permainan, tanya jawab, dan contoh langsung mengenai makanan sehat sehari-hari. Cara ini membuat siswa lebih mudah memahami materi dan antusias mengikuti kegiatan hingga selesai. Kepala sekolah dan guru SDN 1 Darsono menyambut baik kegiatan ini karena dapat membantu meningkatkan pemahaman siswa terkait pola makan sehat. Diharapkan, melalui edukasi sejak dini, anak-anak dapat membiasakan diri menerapkan pola makan bergizi seimbang sehingga terhindar dari risiko stunting maupun masalah gizi lainnya. Mahasiswa KKN Kolaboratif 165 berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran pada generasi muda akan pentingnya menjaga kesehatan melalui pola makan yang baik, sekaligus menjadi bekal mereka untuk tumbuh menjadi generasi yang lebih sehat, cerdas, dan produktif.
Darsono, 9 Agustus 2025 – Dalam upaya meningkatkan kesadaran remaja akan pentingnya masa depan yang cerah melalui pendidikan, MTs Sa’adatul Kholili menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk “Pencegahan Pernikahan Usia Dini dan Pentingnya Melanjutkan Sekolah ke Jenjang yang Lebih Tinggi”. Acara ini diikuti oleh seluruh siswa MTs Sa’adatul Kholili, jajaran guru, perwakilan dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Arjasa, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 165. Kegiatan dimulai pada pukul 10.00 WIB dengan sambutan dari pihak sekolah yang menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara lembaga pendidikan, instansi pemerintah, dan mahasiswa KKN. Sambutan tersebut menegaskan bahwa isu pernikahan dini masih menjadi perhatian serius di wilayah Arjasa, mengingat dampaknya yang luas bagi masa depan generasi muda. Materi pertama disampaikan oleh perwakilan KUA Kecamatan Arjasa. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan secara rinci pengertian pernikahan usia dini, faktor pendorongnya, serta dampak yang dapat ditimbulkan, mulai dari risiko kesehatan reproduksi, hambatan pendidikan, hingga persoalan ekonomi keluarga. Peserta juga diberi gambaran hukum yang berlaku terkait batas usia menikah di Indonesia. “Pernikahan adalah keputusan besar yang membutuhkan kesiapan lahir batin, bukan sekadar keinginan sesaat,” tegas narasumber. Materi kedua dibawakan oleh mahasiswa KKN Kolaboratif 165 yang mengangkat tema pentingnya melanjutkan sekolah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Mahasiswa memberikan motivasi melalui kisah inspiratif tokoh-tokoh sukses yang berasal dari latar belakang sederhana namun mampu mengubah hidup mereka melalui pendidikan. Peserta diajak untuk melihat pendidikan sebagai investasi jangka panjang yang dapat meningkatkan kualitas hidup, membuka peluang kerja yang lebih baik, dan memperluas wawasan. Kegiatan ini berlangsung interaktif, dengan sesi tanya jawab yang penuh antusiasme dari para siswa. Beberapa peserta menyampaikan pengalaman pribadi serta pertanyaan seputar rencana masa depan mereka. Pihak sekolah berharap kegiatan ini mampu memberikan wawasan baru yang mendorong siswa untuk berpikir lebih matang sebelum mengambil keputusan penting dalam hidup. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para remaja di lingkungan MTs Sa’adatul Kholili memiliki pemahaman yang lebih luas tentang bahaya pernikahan dini dan semakin termotivasi untuk meraih pendidikan setinggi mungkin demi masa depan yang lebih baik.
Darsono, 8 Agustus 2025 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 165 Jember melaksanakan kegiatan pengenalan potensi dan profil Desa Darsono, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, sebagai langkah awal dalam menjalankan program pengabdian. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Darsono dan dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga. Dalam pemaparan yang disampaikan, Desa Darsono diketahui memiliki luas wilayah 6,35 km² dengan jumlah 27 Rukun Tetangga (RT) dan 4 Rukun Warga (RW), serta total 2.601 Kepala Keluarga (KK). Mayoritas penduduk berasal dari suku Madura (87,61%) dan sebagian lainnya dari suku Jawa (12,39%). Mata pencaharian utama warga adalah sebagai petani, pekerja konstruksi, dan sektor lainnya, dengan sebagian juga mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Mahasiswa KKN memaparkan bahwa profil desa ini akan menjadi dasar penyusunan program kerja yang tepat sasaran, seperti pendampingan UMKM, pelatihan pertanian berkelanjutan, dan penguatan administrasi kependudukan. “Dengan mengenali potensi dan tantangan desa, kami bisa merancang kegiatan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” ungkap salah satu anggota tim KKN. Selain itu, data pendidikan menunjukkan mayoritas warga telah menamatkan pendidikan hingga SMA, meski masih ada yang hanya sampai tingkat SD dan SMP. Hal ini menjadi perhatian untuk merancang program literasi dan peningkatan keterampilan warga. Melalui kegiatan pengenalan profil desa ini, mahasiswa KKN berharap dapat menjalin kerja sama yang erat dengan pemerintah desa dan masyarakat, demi mewujudkan Desa Darsono yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
Pemerintah desa belum mengunggah potensi desa ke dalam portal ini.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi keterbukaan informasi
Informasi yang wajib diperbarui dan disediakan secara rutin oleh badan publik tanpa perlu dimohonkan oleh masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak dan kondisi darurat yang harus segera disebarluaskan kepada masyarakat
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang selalu siap diakses oleh pemohon kapan saja
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Informasi yang sifatnya rahasia dan tidak boleh diakses oleh publik demi melindungi kepentingan negara atau hak pribadi seseorang
| No | Nama Dokumen / Informasi | Aksi |
|---|---|---|
| Tidak ada dokumen dalam kategori ini. | ||
Dokumen telah diverifikasi sebagai rilis Informasi Publik Desa.
Pusat transparansi data dan dokumentasi resmi desa
Dokumen perencanaan pembangunan desa untuk jangka waktu 5 tahun sebagai pedoman arah kebijakan desa
Rencana tahunan pemerintah desa yang memuat program dan kegiatan sesuai RPJM Desa
Dokumen anggaran resmi desa yang memuat pendapatan, belanja, dan pembiayaan desa dalam satu tahun
Laporan tahunan kepala desa mengenai pelaksanaan pemerintahan desa kepada masyarakat dan pemerintah daerah
Dokumen laporan keuangan desa beserta daftar aset dan investasi yang dimiliki
Dokumen atau kumpulan data komprehensif yang memberikan gambaran menyeluruh tentang karakteristik, potensi, dan tingkat perkembangan suatu desa
Dokumen data dan informasi sistematis yang menggambarkan profil, kondisi, serta potensi menyeluruh dari suatu wilayah desa
Publikasi Potensi Desa merupakan publikasi yang berisi data dan indikator strategis mengenai kondisi dan potensi yang ada di desa/kelurahan.
Publikasi data statistik desa yang memuat angka-angka penting terkait kondisi sosial, ekonomi, dan demografi
Laporan tahunan penyelenggaraan layanan informasi publik di desa melalui PPID Desa
Dokumen publikasi berisi laporan kekayaan pejabat desa sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat
Informasi jadwal kegiatan desa yang dipublikasikan secara rutin agar masyarakat dapat mengikuti dan berpartisipasi
Pedoman resmi yang mengatur tata cara pelaksanaan tugas dan layanan pemerintahan desa untuk menjamin konsistensi dan kualitas
Produk hukum yang ditetapkan bersama kepala desa dan BPD untuk mengatur kehidupan masyarakat desa
Peraturan yang ditetapkan oleh kepala desa dalam rangka pelaksanaan kewenangan desa
Keputusan administratif kepala desa yang bersifat penetapan atau kebijakan tertentu