Logo Pemkab Jember

PPID Desa Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember

226
Total Desa
6438
Artikel Berita
131
Potensi
Pemerintahan Desa

WORKSHOP INOVASI AMPAS TAHU OLEH KKN KOLABORATIF 218 DORONG PEMBERDAYAAN WARGA

Author
Desa Sumberdanti Kec. Sukowono
19 Agustus 2025 304 Kali Dilihat

Sumberdanti, 15 Agustus 2025 – Inovasi kreatif kembali hadir dari mahasiswa KKN Kolaboratif 218 Desa Sumberdanti, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember. Kali ini mereka menggelar Workshop Inovasi Pengolahan Ampas Tahu yang bertempat di Balai Desa Sumberdanti. Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa beserta perangkat desa, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), ketua RT dan RW, kader posyandu, serta pemilik UMKM tahu Sumberdanti.

Workshop ini bertujuan memperkenalkan cara pemanfaatan ampas tahu yang selama ini dianggap limbah, agar dapat diolah menjadi produk bernilai guna. Dalam pemaparannya, mahasiswa KKN menjelaskan bahwa ampas tahu masih memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi, yaitu protein sekitar 23–26%, bahkan lebih tinggi dibandingkan kandungan protein dalam tepung terigu pada berat yang sama. Fakta ini membuktikan bahwa ampas tahu berpotensi besar untuk diolah menjadi bahan pangan alternatif yang sehat sekaligus ekonomis.

Tidak hanya menyampaikan teori, mahasiswa KKN Kolaboratif 218 juga melakukan demonstrasi langsung bagaimana mengolah ampas tahu menjadi tepung, yang kemudian diolah lagi menjadi berbagai produk makanan seperti bolu cokelat dan kerupuk. Warga yang hadir terlihat antusias mengikuti jalannya demonstrasi, bahkan turut serta mencoba proses pengolahan dan langsung mencicipi hasil kreasi tersebut.

Kepala Desa Sumberdanti, Bapak Mulyadi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inovasi mahasiswa. β€œKalau biasanya ampas tahu hanya dibuang atau dijadikan pakan ternak, kini bisa diolah menjadi makanan enak dan sehat. Inovasi ini bisa menjadi peluang usaha baru bagi ibu-ibu maupun pemuda desa,” ujarnya.

Melalui workshop ini, mahasiswa KKN Kolaboratif 218 membuktikan bahwa ampas tahu bukan sekadar limbah, melainkan dapat diubah menjadi produk bermanfaat yang ramah lingkungan sekaligus bernilai ekonomi. Harapannya, inovasi ini dapat menjadi langkah pemberdayaan masyarakat desa serta mendorong lahirnya produk UMKM baru dari Desa Sumberdanti yang berkelanjutan dan memberi manfaat luas bagi warga.

Bagikan: