80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Karangsemanding, Balung — Di tengah perkembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang terus meningkat, Desa Karangsemanding muncul sebagai salah satu pusat inovasi pangan lokal yang patut dibanggakan. Salah satu produk unggulannya adalah keripik sukun, camilan renyah dan gurih yang kini tidak hanya disukai oleh warga setempat, tetapi juga mulai dikenal di luar daerah.
Keripik sukun ini terbuat dari buah sukun segar hasil panen lokal. Dikelola oleh pelaku UMKM setempat yang sebagian besar adalah ibu rumah tangga, usaha ini berfungsi sebagai penggerak ekonomi desa sekaligus pelestari kekayaan kuliner tradisional. Proses pengolahannya masih menggunakan metode tradisional yang higienis, namun dikemas dengan tampilan modern, menjadikannya siap bersaing di pasar yang lebih luas.
Yang membuat keripik sukun Karangsemanding istimewa adalah rasa dan teksturnya: renyah sempurna, tidak berminyak, dan memiliki rasa gurih alami tanpa bahan pengawet. Varian rasa seperti original, balado, dan keju semakin menambah daya tarik produk ini, terutama di kalangan anak muda dan wisatawan.
Lebih dari sekadar usaha, keripik sukun menjadi simbol kebangkitan ekonomi desa. UMKM ini telah menciptakan lapangan kerja bagi warga, meningkatkan pendapatan keluarga, dan memperkuat semangat kemandirian masyarakat Karangsemanding.
"Kami berharap keripik sukun ini bisa menjadi oleh-oleh khas Desa Karangsemanding dan dikenal secara nasional bahkan internasional," kata Kepala Desa Karangsemanding. Saat ini, langkah kecil para pelaku UMKM keripik sukun mulai menginspirasi desa-desa lain. Dengan semangat pantang menyerah dan inovasi yang tiada henti, Karangsemanding membuktikan bahwa dari desa pun bisa lahir produk berkualitas yang mampu bersaing di era digital.