80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Sukowono, 22 Agustus 2025 – Setelah menjalankan berbagai program pengabdian kepada masyarakat selama kurang lebih satu bulan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif resmi ditarik dari Kecamatan Sukowono. Penarikan ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian kegiatan yang dilakukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah tersebut. Kegiatan penarikan dilaksanakan pada Senin, 25 Agustus 2025, di Balai Desa Sukowono. Acara ini dihadiri oleh Camat Sukowono, perangkat desa, dosen pembimbing lapangan (DPL), serta masyarakat setempat yang sebelumnya turut mendukung kegiatan KKN.
Rangkaian Acara Penarikan
Acara dimulai pada pukul 13.00 WIB dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan kepada bangsa dan negara. Selanjutnya, sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Kelompok KKN Kolaboratif yang mewakili mahasiswa. Dalam sambutannya, Ketua Kelompok menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah desa dan masyarakat Sukowono yang telah memberikan kesempatan serta dukungan penuh kepada mahasiswa untuk melaksanakan program-program yang direncanakan.
Sambutan berikutnya diberikan oleh Camat Sukowono, yang mengapresiasi kerja keras mahasiswa KKN.
Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi penyerahan cinderamata dari mahasiswa KKN kepada pihak desa sebagai bentuk kenang-kenangan dan penghargaan. Penarikan mahasiswa ditandai dengan pembacaan surat resmi penarikan oleh dosen pembimbing lapangan.
Program yang Telah Dilaksanakan
Selama menjalankan pengabdian di Kecamatan Sukowono, mahasiswa KKN Kolaboratif berhasil melaksanakan berbagai program unggulan yang bermanfaat, antara lain:
1. Ketahanan Pangan
Sosialisasi pengolahan pangan lokal, seperti pembuatan nugget jamur.
Edukasi pemanfaatan lahan pekarangan untuk menanam sayuran organik.
2. Bidang Pendidikan
Pendataan Anak Tidak Sekolah (ATS) untuk meningkatkan akses pendidikan.
Bimbingan belajar untuk siswa SD insklusi.
3. Bidang Kesehatan
Pemberian MPASI untuk balita diatas 2th
4. Bidang Ekonomi Kreatif
Pelatihan pembuatan produk olahan berbahan dasar lokal.
Pengenalan pemasaran melalui media digital untuk UMKM desa.
Harapan ke Depan
Melalui keberhasilan program ini, diharapkan masyarakat Sukowono dapat melanjutkan dan mengembangkan inisiatif yang telah dimulai oleh mahasiswa. Kerja sama antara pemerintah desa, masyarakat, dan perguruan tinggi diharapkan terus terjalin demi tercapainya pembangunan desa yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
Acara penarikan ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah antara mahasiswa dan masyarakat. Walau masa pengabdian berakhir, kenangan dan dampak positif yang ditinggalkan diharapkan tetap bertahan dalam jangka panjang.
Sukseskan Program Pengabdian, Mahasiswa KKN Kolaboratif Resmi Ditarik dari Kecamatan Sukowono
Sukowono, 26 Agustus 2025 – Setelah menjalankan berbagai program pengabdian kepada masyarakat selama kurang lebih satu bulan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif resmi ditarik dari Kecamatan Sukowono. Penarikan ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian kegiatan yang dilakukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah tersebut.
Kegiatan penarikan dilaksanakan pada Senin, 25 Agustus 2025, di Balai Desa Sukowono. Acara ini dihadiri oleh Camat Sukowono, perangkat desa, dosen pembimbing lapangan (DPL), perwakilan perguruan tinggi, serta masyarakat setempat yang sebelumnya turut mendukung kegiatan KKN.
---
Rangkaian Acara Penarikan
Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan kepada bangsa dan negara. Selanjutnya, sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Kelompok KKN Kolaboratif yang mewakili mahasiswa.
Dalam sambutannya, Ketua Kelompok menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah desa dan masyarakat Sukowono yang telah memberikan kesempatan serta dukungan penuh kepada mahasiswa untuk melaksanakan program-program yang direncanakan.
> “Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang baik dari semua pihak. Banyak pengalaman dan pelajaran berharga yang kami peroleh selama menjalankan pengabdian di desa ini,” ujarnya.
Sambutan berikutnya diberikan oleh Camat Sukowono, yang mengapresiasi kerja keras mahasiswa KKN.
> “Kami sangat terbantu dengan program-program yang dijalankan mahasiswa KKN. Mulai dari sosialisasi ketahanan pangan, edukasi pendidikan, hingga program pemberdayaan ekonomi kreatif, semua membawa dampak positif bagi masyarakat,” ungkapnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi penyerahan cinderamata dari mahasiswa KKN kepada pihak desa sebagai bentuk kenang-kenangan dan penghargaan. Penarikan mahasiswa ditandai dengan pembacaan surat resmi penarikan oleh dosen pembimbing lapangan.
---
Program yang Telah Dilaksanakan
Selama menjalankan pengabdian di Kecamatan Sukowono, mahasiswa KKN Kolaboratif berhasil melaksanakan berbagai program unggulan yang bermanfaat, antara lain:
1. Ketahanan Pangan
Sosialisasi pengolahan pangan lokal, seperti pembuatan nugget jamur.
Edukasi pemanfaatan lahan pekarangan untuk menanam sayuran organik.
2. Bidang Pendidikan
Pendataan Anak Tidak Sekolah (ATS) untuk meningkatkan akses pendidikan.
Bimbingan belajar untuk siswa SD dan SMP di desa.
3. Bidang Kesehatan
Sosialisasi PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat).
Kampanye pencegahan stunting melalui edukasi gizi keluarga.
4. Bidang Ekonomi Kreatif
Pelatihan pembuatan produk olahan berbahan dasar lokal.
Pengenalan pemasaran melalui media digital untuk UMKM desa.
---
Harapan ke Depan
Melalui keberhasilan program ini, diharapkan masyarakat Sukowono dapat melanjutkan dan mengembangkan inisiatif yang telah dimulai oleh mahasiswa. Kerja sama antara pemerintah desa, masyarakat, dan perguruan tinggi diharapkan terus terjalin demi tercapainya pembangunan desa yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
Acara penarikan ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah antara mahasiswa dan masyarakat. Walau masa pengabdian berakhir, kenangan dan dampak positif yang ditinggalkan diharapkan tetap bertahan dalam jangka panjang.