80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi Posko 156 Desa Pakis, sukses menyelenggarakan program kerja mereka yakni sosialisasi pembuatan teh dari kulit kopi (cascara). Kegiatan ini dilaksanakan pada Hari Jumat, tepatnya pukul 15.00 WIB. Dalam sosialisasi ini, mahasiswa KKN Kolaborasi penuh persiapan mulai dari jauh-jauh hari, hal ini dapat dilihat ketika para mahasiswa KKN tersebut sangat antusias dalam mempersiapkan bahan-bahan, meracik dan melakukan percobaan terlebih dahulu sebelum acara sosialisasi berlangsung.
Kegiatan ini ditujukan kepada ibu-ibu muslimat setempat dikarenakan ibu-ibu di Desa Pakis sebagaian besar adalah petani kopi yang kurang bisa memanfaatkan kulit kopi mereka, namun memiliki potensi besar untuk bisa mengolah limbah kulit kopi tersebut menjadi minuman herbal. Acara sosialisasi yang digelar di Balai Desa Pakis ini, bertujuan untuk memberikan wawasan dan inovasi dalam mengolah limbah kulit kopi menjadi minuman sehat dan bernilai jual.
Produk yang dikenalkan oleh mahasiswa KKN ini dikenal dengan sebutan cascara dan memiliki arti minuman yang dibuat dari kulit luar buah kopi lalu kemudian dikeringkan. Selain, kulit kopi yang menjadi bahan utama, terdapat bahan-bahan lain yang juga menjadi komposisi dalam pembuatan produk cascaratea ini. Bahan-bahan tersebut meliputi, jahe, daun cengkeh, kayu manis, dan kayu secang yang dihaluskan.
Sosialisasi diawali dengan pemaparan materi mengenai pengertian cascara, sejarah cascara, bahan-bahan yang perlu disiapkan, proses pembuatan, branding dan marketing. Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan praktik dalam membuat teh yang melibatkan interaksi aktif antara mahasiswa KKN dengan ibu-ibu muslimat. Bahan-bahan yang sudah disiapkan adalah bahan-bahan yang telah dikeringkan sehingga pada proses pembuatan ibu-ibu hanya membantu dalam proses menghaluskan bahan-bahan tersebut dengan cara diblender. Setelah dihaluskan proses selanjutnya adalah penentuan takaran dengan cara penimbangan untuk menghasilkan teh dengan takaran yang pas dan sesuai. Banyak dari ibu-ibu muslimat tampak antusias dalam mengikuti serangkaian acara tersebut, bahkan beberapa dari mereka aktif dalam bertanya terkait dengan cara penyimpanan dan bertahan berapa lama.
Cascaratea ini diharapkan dapat menjadi solusi dalam mengurangi limbah pertanian terutama kulit kopi dan menjadi produk yang memiliki manfaat bagi kesehatan karena perpaduan rempah-rempah dan kulit kopi yang dikeringkan. Disamping itu, melalui kegiatan sosialisasi dan demonstrasi pengolahan ini para ibu-ibu juga dapat menjadikan peluang usaha yang ramah lingkungan.