80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Sosialiasi Pencegahan Pernikahan Dini yang diselenggarakan oleh Mahasiswa KKN Kolaboratif 065 merupakan proker (program kerja) utama yang diperintahkan oleh pemkab sebagai agenda prioritas yang wajib dilaksanakan di wilayah tempat mahasiswa KKN bertugas, Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran remaja, khususnya para siswa MA Darul Hikmah, mengenai dampak negatif pernikahan dini dari segi kesehatan, psikologis, pendidikan, dan sosial. Melalui penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, dan pemaparan data faktual, Sosialisasi ini dihadiri oleh para siswa kelas XI dan XII MA Darul Hikmah, serta melibatkan pihak Kantor Urusan Agama (KUA) Mumbulsari sebagai mitra kolaboratif dalam penyampaian materi. para mahasiswa dan pihak KUA berupaya membangun pemahaman bahwa pernikahan sebaiknya dilakukan pada usia yang matang secara fisik maupun mental. Diharapkan, kegiatan ini dapat menanamkan pola pikir yang lebih dewasa dalam merencanakan masa depan, serta mendorong generasi muda untuk lebih fokus pada pendidikan dan pengembangan diri sebelum memasuki jenjang pernikahan.
Dalam pelaksanaannya para mahasiswa KKN berkolaborasi langsung dengan lembaga KUA Mumbulsari untuk memberikan penyuluhan secara interaktif yang mencakup aspek kesehatan reproduksi, kondisi psikologis, hambatan pendidikan, serta dampak sosial yang dapat ditimbulkan akibat menikah di usia yang belum matang, Kegiatan ini dikemas melalui diskusi kelompok, simulasi, serta pemaparan data dan studi kasus nyata yang relevan dengan kehidupan para remaja. Diharapkan, dengan adanya sosialisasi ini, para siswa mampu memahami bahwa pernikahan bukanlah hal yang bisa dilakukan secara tergesa-gesa, melainkan membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan emosional yang matang. Lebih jauh lagi, kegiatan ini diharapkan mampu membentuk pola pikir yang lebih bijak dan bertanggung jawab dalam merencanakan masa depan, serta memotivasi para remaja untuk lebih fokus dalam menuntut ilmu dan mengembangkan potensi diri sebelum mengambil keputusan besar dalam hidup seperti pernikahan. Adapun juga selain sosialisasi para mahasiswa juga mengedukasi dampak pernikahan dini kepada siswa-siswi MA Darul Hikmah. Salah satu fokus penting dalam kegiatan ini adalah penyampaian informasi mengenai dampak kesehatan reproduksi akibat pernikahan usia dini, seperti risiko kehamilan berbahaya, komplikasi persalinan, hingga gangguan perkembangan anak yang lahir dari ibu berusia sangat muda. Selain itu, pernikahan dini juga sering berdampak padakesehatan mental, seperti stres, depresi, hingga gangguan kecemasan yang timbul akibat tekanan sosial dan tanggung jawab yang belum siap dipikul. Dari sisi pendidikan, banyak remaja yang terpaksa putus sekolah dan kehilangan kesempatan mengembangkan potensi diri karena harus fokus pada peran sebagai suami, istri, atau orang tua di usia yang seharusnya masih aktif belajar dan tumbuh. Acara ditutup dengan sesi jawab berhadiah para siswa-siswi antusisas menjawab pertanyaan-pertanyaan yang disiapkan oleh mahasiswa