Logo Pemkab Jember

PPID Desa Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember

226
Total Desa
6525
Artikel Berita
131
Potensi
Pemerintahan Desa

Siswa SDN Sumberjeruk 02 Mendapatkan Edukasi Bahaya Bullying dan Pentingnya Kesehatan Mental

Author
Desa Sumberjeruk Kec. Kalisat
18 Agustus 2025 336 Kali Dilihat

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif kelompok 181 Desa Sumberjeruk "Stop Bullying, Sayangi Teman" di SDN 2 Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat pada 5 Agustus 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa-siswi sekolah dasar tentang bahaya perilaku bullying dan pentingnya menjaga kesehatan mental antar teman. Para mahasiswa menyampaikan materi dengan metode interaktif seperti kegiatan menggambar pesan positif dan menjelaskan materi dalam bentuk ppt yang menarik. Dalam kegiatan ini, siswa diperkenalkan pada berbagai bentuk bullying, seperti fisik, verbal, maupun sosial, serta diajarkan cara mengenali dan menghindari perilaku tersebut. Melalui pendekatan yang interaktif dan menyenangkan, seperti pemutaran video edukatif, diskusi kelompok, permainan peran, dan pemberian contoh nyata, siswa didorong untuk lebih empati, menghargai perbedaan, dan saling menghormati antar teman.

Materi yang disampaikan mencakup jenis-jenis bullying, dampak psikologis yang bisa ditimbulkan, serta cara mencegah dan menghadapi tindakan perundungan di lingkungan sekolah. Selain itu, para siswa juga diberikan pemahaman dasar mengenai pentingnya menjaga perasaan teman, mengenali emosi sendiri, dan menciptakan suasana pertemanan yang sehat. Selain materi tentang bullying, siswa juga diajak memahami pentingnya menjaga kesehatan mental, seperti saling mendengarkan, tidak menertawakan kelemahan teman, serta pentingnya mencari bantuan guru atau orang dewasa jika merasa sedih atau tertekan. Kegiatan ini juga menekankan pentingnya peran siswa sebagai agen perubahan, yaitu berani berkata tidak pada bullying serta melaporkan jika melihat atau mengalami tindakan tersebut. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan lingkungan sekolah menjadi tempat yang lebih aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh siswa.

Bagikan: