Logo Pemkab Jember

PPID Desa Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember

226
Total Desa
6438
Artikel Berita
131
Potensi
Pemerintahan Desa

"Satu Minggu Bersama Warga Sebanen: KKN Kolaboratif 188 Menggali Potensi di Desa"

Author
Desa Sebanen Kec. Kalisat
28 Juli 2025 293 Kali Dilihat

Sebanen, Kalisat – Minggu pertama pengabdian Kelompok KKN Kolaboratif 188 di Desa Sebanen, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, dimulai dengan langkah yang sederhana namun bermakna: mengamati, menyapa, dan menggali. Selama satu minggu pertama, para mahasiswa lebih banyak terlibat langsung dengan warga, perangkat desa, dan lingkungan sekitar untuk mengenali karakter dan kondisi desa Sebanen.

Dalam suasana udara yang sejuk dan sawah tembakau yang membentang sepanjang jalan, para mahasiswa berjalan menyusuri tiap-tiap pemukiman, berbincang akrab dengan warga, dan mencatat potensi-potensi yang tersembunyi di balik kesederhanaan desa ini.

Kegiatan observasi dilakukan dengan menyusuri wilayah desa, mengunjungi beberapa rumah warga, kebun, dan titik-titik aktivitas ekonomi masyarakat. Hasil observasi menunjukkan adanya potensi pada sektor pertanian dan peternakan, terutama budidaya lele yang dikelola oleh BUMDES. Potensi ini menjadi perhatian khusus tim karena berpeluang dikembangkan melalui program pelatihan dan pengolahan hasil ternak.

“Kami tertarik untuk mendalami lebih jauh sistem budidaya lele ini. Bukan hanya sebagai kegiatan peternakan, tapi juga peluang untuk edukasi gizi, inovasi produk, dan penguatan ekonomi masyarakat,”  ujar Alvin, selaku koordinator desa KKN Kolaboratif 188

Hasil observasi ini akan menjadi dasar perumusan program kerja KKN ke depan, yang dirancang menyesuaikan kebutuhan dan potensi yang dimiliki desa.

Selain observasi potensi alam dan ekonomi, kelompok KKN juga menjalankan pendataan sosial, salah satunya adalah rekonfirmasi data Anak Tidak Sekolah (ATS) dan pendataan kependudukan, yang merupakan mandat dari Pemerintah Kabupaten Jember untuk seluruh peserta KKN tahun ini. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu validasi data sosial di tingkat desa. 

“Kami mendampingi perangkat desa untuk mencocokkan data yang sudah ada, sekaligus menanyakan langsung ke warga agar informasi yang kami kumpulkan akurat dan bisa digunakan untuk perencanaan program sosial desa,” tambah Alvin.

Warga desa pun cukup kooperatif saat dimintai informasi, meskipun ada sebagian yang awalnya belum terbiasa dengan kegiatan semacam ini. Namun, pendekatan santai dan terbuka membuat proses berjalan cukup lancar.

Minggu pertama KKN Kolaboratif 188 di Desa Sebanen menjadi lebih dari sekadar awal kegiatan pengabdian. Langkah ini menjadi awal dalam membangun dialog antara desa yang kaya potensi dan generasi muda yang datang untuk belajar, mendengar, dan berbagi. Dengan lingkungan yang masih asri, masyarakat yang bersahabat, serta semangat gotong royong yang terasa hidup, Desa Sebanen menerima kehadiran mahasiswa KKN dengan terbuka. Kami hadir bukan membawa solusi instan, tetapi dengan komitmen untuk bertumbuh bersama, saling mendukung, dan menghadirkan kontribusi yang bermakna.

 

Bagikan: