80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
SUMBERKEJAYAN, MAYANG — Pemerintah Desa Sumberkejayan, Kecamatan Mayang, menggelar Rembuk Stunting dalam rangka Integrasi Perencanaan Pembangunan Desa Tahun 2027, Kamis (24/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kantor Desa Sumberkejayan mulai pukul 09.30 hingga 12.30 WIB tersebut menjadi forum untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting.
Rembuk Stunting diikuti Perangkat Desa, Kader Posyandu, BPD, serta perwakilan RT/RW. Hadir sebagai narasumber Camat Mayang Muhammad Najmul Huda, S.S.T.P., Pendamping Desa Muh. Irfan dan Hamim, Bidan Desa Devie Eka Kurniawati, serta Penyuluh KB Kecamatan Mayang Mimien Prihatiningtyas.
Camat Mayang Muhammad Najmul Huda, S.S.T.P. menekankan pentingnya Rembuk Stunting sebagai wadah koordinasi berbagai pihak di tingkat desa.
“Rembuk Stunting ini penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor di tingkat desa, sehingga upaya pencegahan dan penanganan stunting dapat dilakukan secara bersama-sama dan terarah.”
Sementara itu, Pendamping Desa Muh. Irfan dan Hamim memaparkan mengenai skala prioritas penggunaan Dana Desa, terutama yang berkaitan dengan program pencegahan stunting. Perencanaan anggaran diharapkan mampu mendukung kegiatan yang memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kesehatan masyarakat.
Bidan Desa Sumberkejayan Devie Eka Kurniawati memberikan pemahaman mengenai stunting, cara pencegahan, serta kondisi terkini di Desa Sumberkejayan.
Berdasarkan data per Agustus 2026, jumlah anak yang tercatat mengalami stunting di Desa Sumberkejayan menurun menjadi 8 orang.
“Pencegahan stunting perlu dilakukan sejak dini melalui pemenuhan gizi, pemantauan pertumbuhan anak secara rutin, serta keterlibatan keluarga dan masyarakat,” jelas Devie Eka Kurniawati.
Hasil pembahasan dalam Rembuk Stunting selanjutnya menjadi salah satu bahan dalam integrasi perencanaan pembangunan Desa Sumberkejayan Tahun 2027. Forum tersebut diharapkan menghasilkan langkah-langkah prioritas yang dapat dilaksanakan secara terarah dan berkelanjutan.
Melalui kolaborasi pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, BPD, RT/RW, pendamping desa, serta masyarakat, upaya pencegahan stunting diharapkan terus diperkuat sehingga angka stunting di Desa Sumberkejayan dapat ditekan dan kualitas kesehatan generasi mendatang semakin baik.