Logo Pemkab Jember

PPID Desa Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember

226
Total Desa
6438
Artikel Berita
131
Potensi
Pemerintahan Desa

Rekonfirmasi data Anak tidak sekolah di desa SERUT oleh mahasiswa KKN Kolaboratif Tahun 2025

Author
Desa Serut Kec. Panti
28 Juli 2025 441 Kali Dilihat

Pada hari Rabu, 24 Juli 2025, telah dilaksanakan kegiatan rekonfirmasi data Anak TidakĀ 

Sekolah (ATS) di Desa Serut, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember. Kegiatan ini menjadi bagianĀ 

penting dari program strategis yang bertujuan untuk mengatasi permasalahan anak putus sekolahĀ 

serta mendukung pemerataan akses pendidikan, khususnya di wilayah pedesaan yang masihĀ 

menghadapi berbagai kendala. Kegiatan ini dilaksanakan Kelompok KKN 154 Kolaboratif.Ā 

Kelompok KKN 154 terdiri dari mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi yang tengahĀ 

melaksanakan pengabdian masyarakat di Desa Serut. Kolaborasi ini memberikan warna baruĀ 

dalam pelaksanaan program, dengan hadirnya semangat muda dan pendekatan yang lebihĀ 

komunikatif serta humanis kepada masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, tim gabungan melakukan pendataan ulang secara langsung keĀ 

rumah-rumah warga yang teridentifikasi memiliki anak yang tidak lagi bersekolah. ProsesĀ 

rekonfirmasi ini tidak hanya berfokus pada pencocokan data yang telah ada, tetapi jugaĀ 

dilakukan wawancara mendalam kepada keluarga untuk menggali informasi mengenai latarĀ 

belakang penyebab anak-anak tersebut putus sekolah. Faktor-faktor seperti keterbatasanĀ 

ekonomi, pernikahan dini, kurangnya motivasi, hingga akses pendidikan yang sulit dijangkauĀ 

menjadi beberapa alasan yang sering kali ditemukan di lapangan.

Mahasiswa KKN memainkan peran aktif dalam proses ini. Selain membantu prosesĀ 

teknis pendataan, mereka juga melakukan pendekatan persuasif kepada anak-anak dan keluargaĀ 

untuk membuka wawasan tentang pentingnya pendidikan. Melalui komunikasi yang hangat danĀ 

edukatif, mereka berupaya menumbuhkan semangat belajar dan memperkenalkan berbagaiĀ 

alternatif jalur pendidikan, baik formal maupun non-formal, yang bisa diakses oleh anak-anakĀ 

tersebut.

Kepala Desa Serut dalam sambutan nya menyampaikan apresiasi mendalam atasĀ 

kolaborasi dan semangat dari semua pihak yang terlibat. Ia mengungkapkan bahwa keberadaanĀ 

mahasiswa tidak hanya membantu dari sisi tenaga dan teknis, tetapi juga membawa dampakĀ 

psikologis yang positif bagi masyarakat. ā€œPartisipasi mahasiswa sangat membantu kami dalamĀ 

mendekatkan diri kepada warga. Semoga langkah ini bisa menjadi awal perubahan yang positifĀ 

bagi anak-anak kami,ā€ ujar beliau.

Melalui kegiatan ini, diharapkan data ATS yang diperoleh menjadi lebih akurat dan dapatĀ 

dijadikan dasar dalam merancang program tindak lanjut yang tepat sasaran. Selain itu, kegiatanĀ 

ini juga membuka ruang dialog antara masyarakat, pemerintah desa, dan pihak-pihak terkaitĀ 

untuk bersama-sama mencari solusi yang berkelanjutan dalam mengatasi masalah pendidikan.

Ke depan, kegiatan semacam ini diharapkan terus dilakukan secara rutin dan menyeluruh diĀ 

berbagai wilayah. Karena penanganan masalah anak tidak sekolah bukan hanya tugasĀ 

pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat, Desa Serut diharapkan dapat menjadi contoh dalam membangun budayaĀ 

pendidikan yang inklusif dan merata bagi semua anak.

Bagikan: