80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Jember – Persiapan perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Desa Sumberwringin, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember mulai mengerucut. Karang Taruna bersama tim KKN Kolaboratif dari berbagai perguruan tinggi menggelar rapat lanjutan pada Jumat, 7 Agustus 2026 pukul 19.00 WIB hingga 22.00 WIB di rumah Saudara Noven Pratama.
Rapat ini menjadi forum pemantapan teknis untuk seluruh rangkaian perlombaan yang akan digelar selama sepekan penuh, mulai 15 hingga 23 Agustus 2026. Sebanyak 17 jenis lomba telah diagendakan dan dibagi ke dalam kategori anak-anak, ibu-ibu, serta umum.
Agenda utama rapat adalah finalisasi daftar lomba, durasi pelaksanaan, sarana prasarana, kriteria penilaian, dan mekanisme pendaftaran peserta. Panitia juga membahas pembagian waktu agar kegiatan tidak bentrok dengan aktivitas warga dan sekolah.
Beberapa lomba tradisional yang disiapkan antara lain Balap Karung, Makan Kerupuk, Estafet Tepung, Tarik Tambang, Gobak Sodor, dan Voli Terpal. Sementara untuk ibu-ibu ada Pasang Kemeja, Pancing Emosi, Corong Air, Lingkaran Air, dan Tempeh Balon. Kategori anak-anak juga akan dimeriahkan dengan Menyusun Huruf Hijaiyah dan Paku dalam Botol. Lomba modern seperti Free Fire turut masuk dalam agenda malam 17 Agustus.
Kegiatan ini digagas oleh Karang Taruna Desa Sumberwringin berkolaborasi dengan mahasiswa KKN Kolaboratif dari berbagai universitas di Kabupaten Jember. Sinergi ini diharapkan mampu menghadirkan kegiatan yang tidak hanya meriah, tetapi juga terstruktur dan inklusif.
Rangkaian lomba akan dimulai 15 Agustus 2026 pada sesi siang hingga sore, dan ditutup 23 Agustus 2026 dengan babak perebutan juara Gobak Sodor dan final Voli Terpal. Seluruh kegiatan dipusatkan di lapangan dan balai desa Sumberwringin, Sukowono.
Ketua Karang Taruna Desa Sumberwringin, M. Rizky Maulana, mengatakan rapat ini penting agar pelaksanaan lomba berjalan tertib dan tepat sasaran. Menurutnya, perayaan HUT RI bukan sekadar seremonial, tetapi momentum memperkuat kebersamaan antar warga.
“Kami ingin HUT RI ke-81 ini benar-benar dirasakan semua kalangan. Dari anak-anak sampai orang tua punya ruang untuk berpartisipasi. Lewat rapat ini kami matangkan teknis, mulai dari durasi lomba biar tidak kepanjangan, sarana harus siap, sampai kriteria pemenang yang adil,” ujar Rizky.
Ia juga menekankan bahwa kolaborasi dengan KKN Kolaboratif memberi dampak positif. “Adik-adik mahasiswa bawa energi baru, ide-ide lomba juga lebih variatif. Ini bentuk nyata gotong royong antara pemuda desa dan mahasiswa. Harapannya setelah acara selesai, silaturahmi dan semangat kebersamaan ini tetap jalan,” tambahnya.
Panitia membagi lomba ke dalam 6 hari pelaksanaan. Setiap hari memiliki sesi pagi, siang, atau malam agar tidak menumpuk. Untuk sarana prasarana, Karang Taruna akan berkoordinasi dengan perangkat desa dan sponsor lokal. Sementara KKN Kolaboratif bertugas membantu dokumentasi, pendaftaran peserta, dan menjadi juri di beberapa cabang lomba.
Kriteria peserta juga telah ditentukan. Lomba anak-anak terbuka untuk usia SD-SMP, lomba ibu-ibu khusus warga desa, dan lomba umum dapat diikuti siapa saja termasuk pemuda dan bapak-bapak. Pendaftaran akan dibuka mulai minggu kedua Agustus di sekretariat Karang Taruna.
Dengan persiapan yang semakin matang, panitia menargetkan seluruh rangkaian lomba dapat berjalan lancar dan menjadi ajang mempererat persatuan warga Sumberwringin dalam menyambut hari kemerdekaan.