80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Karangduren, 25 Juli 2025 — Pada Kamis pagi, 25 Juli 2025, kegiatan senam bersama lansia digelar di Balai Desa Karangduren. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Puskesmas setempat dan Mahasiswa KKN Kolaboratif Posko 94. Tujuan utama senam ini adalah untuk menjaga kesehatan dan kebugaran para lansia di desa tersebut. Acara ini diikuti oleh puluhan lansia yang tampak antusias sejak pagi hari. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas hidup lansia secara berkelanjutan.
Senam dimulai pukul 07.00 WIB kegiatan ini penting untuk aktivitas fisik rutin bagi lansia dalam mencegah berbagai penyakit degeneratif. Para peserta tampak bersemangat mengikuti gerakan yang dipandu oleh instruktur senam dari Puskesmas. Mahasiswa KKN turut membantu dalam mendampingi lansia selama kegiatan berlangsung. Cuaca pagi yang cerah menambah semangat para peserta dalam mengikuti setiap sesi gerakan.
Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk edukasi kesehatan dengan pendekatan yang menyenangkan. Senam menjadi sarana yang efektif untuk mendorong lansia tetap aktif di usia lanjut. Selain itu kegiatan ini menekankan bahwa lansia harus terus bergerak agar terhindar dari penyakit seperti hipertensi, diabetes, dan osteoporosis dan aktivitas bersama ini juga menjadi media interaksi sosial yang sehat bagi para lansia. Para peserta juga diberikan tips menjaga pola makan dan gaya hidup sehat setelah senam selesai.
Mahasiswa KKN Kolaboratif Posko 94 melihat kegiatan ini sebagai bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat, terutama kelompok rentan seperti lansia. Mereka mengaku senang bisa terlibat langsung dalam mendukung program kesehatan desa. Sebelum pelaksanaan senam, mahasiswa turut serta dalam persiapan lokasi dan pengumpulan peserta. Selama kegiatan berlangsung, mereka mendampingi peserta dan membantu tenaga kesehatan dalam pemeriksaan singkat pasca-senam. Kegiatan ini menjadi bagian dari program kerja KKN dalam bidang kesehatan masyarakat.
Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya lansia yang datang dan turut serta dengan penuh semangat. Ibu-ibu dan bapak-bapak terlihat senang karena bisa berkumpul dan berolahraga bersama teman-teman sebaya. Mereka berharap kegiatan seperti ini bisa diadakan rutin agar tubuh tetap sehat dan pikiran tetap gembira. Menurutnya, kegiatan senam ini juga membuatnya merasa lebih diperhatikan oleh pemerintah dan mahasiswa. Banyak lansia lainnya juga menyuarakan harapan yang sama untuk keberlanjutan program ini.
Pihak Puskesmas Karangduren menyatakan bahwa kegiatan senam lansia akan dijadikan agenda bulanan. Mereka akan terus bersinergi dengan perangkat desa dan kelompok mahasiswa dalam pelaksanaannya. Selain senam, ke depan akan dilakukan pemeriksaan kesehatan rutin seperti cek tekanan darah dan kadar gula darah. Tujuannya agar lansia mendapatkan pelayanan preventif secara optimal. Dengan kolaborasi lintas sektor, diharapkan kualitas hidup lansia semakin meningkat.
Aparat desa Karangduren turut hadir dan menyampaikan apresiasi atas inisiatif positif ini. Kepala desa menyatakan bahwa kesehatan lansia menjadi prioritas dalam pembangunan desa yang inklusif. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung kegiatan yang meningkatkan kesejahteraan bersama. Mahasiswa KKN juga diminta untuk terus berinovasi dalam mengedukasi masyarakat melalui pendekatan yang menyenangkan. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan bisa menjadikan Desa Karangduren sebagai desa ramah lansia.
Kegiatan senam bersama ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara institusi kesehatan, mahasiswa, dan masyarakat mampu menciptakan dampak positif. Mahasiswa KKN Kolaboratif 94 berharap kegiatan ini dapat terus berjalan meskipun masa KKN berakhir. Puskesmas pun telah menyusun agenda lanjutan guna memperkuat program lansia sehat. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, Desa Karangduren bergerak menuju desa sehat yang aktif dan mandiri. Kegiatan seperti ini menjadi inspirasi bagi desa lain dalam meningkatkan taraf kesehatan warganya.