Logo Pemkab Jember

PPID Desa Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember

226
Total Desa
6438
Artikel Berita
131
Potensi
Pemerintahan Desa

Program "SEHATI" dengan "JASERI" - Mahasiswa KKN-K 110 Dorong Kesehatan Lansia di Desa Tegalwangi

Author
Desa Tegalwangi Kec. Umbulsari
13 Agustus 2025 311 Kali Dilihat

Tegalwangi, Umbulsari – Desa Tegalwangi yang dikenal memiliki jumlah lansia cukup tinggi di wilayah Kecamatan Umbulsari kini menjadi perhatian prioritas dari Mahasiswa KKN Kolaboratif 110 Tegalwangi. Melalui program SEHATI: Sehat Lansia Tegalwangi Anti Hipertensi, para mahasiswa membuat inovasi pemanfaatan potensi alam Desa Tegalwangi yang kaya dengan menghadirkan minuman herbal seduhan JASERI (Jahe, Serai, Seledri) sebagai upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi pada lansia.

JASERI memadukan khasiat alami jahe, serai, dan seledri dengan rempah-rempah lain seperti cengkih, kapulaga, dan kayu manis yang dipercaya dapat membantu melancarkan peredaran darah, mengurangi tekanan darah tinggi, menghangatkan tubuh, dan meningkatkan daya tahan tubuh. “Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang banyak dialami lansia di desa ini, sehingga kami ingin memperkenalkan alternatif pencegahan dan pengendalian yang alami, terjangkau, dan mudah dibuat,” ujar Bunga, selaku PIC kegiatan penyuluhan SEHATI dari KKN Kolaboratif 110 Tegalwangi.

Pada Selasa, 12 Agustus 2025, mahasiswa KKN Kolaboratif 110 melaksanakan kegiatan penyuluhan SEHATI di Dusun Krangkongan, terintegrasi dengan posyandu lansia yang rutin dilaksanakan setiap bulan. Kegiatan ini dihadiri oleh 38 lansia, 4 kader posyandu lansia, dan 3 tenaga kesehatan dari Ponkesdes setempat.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pemeriksaan kesehatan yang mencakup pengukuran berat badan (BB), tinggi badan (TB), tekanan darah, dan gula darah. Setelah itu, peserta mengikuti pre test untuk mengukur pengetahuan awal terkait hipertensi.

Sesi berikutnya adalah penyuluhan pencegahan hipertensi yang memaparkan definisi hipertensi, data prevalensi pada lansia, tanda dan gejala yang perlu diwaspadai, faktor risiko yang dapat memicu terjadinya hipertensi, serta langkah-langkah pencegahan. Dalam sesi ini, mahasiswa juga menjelaskan maanfaat JASERI, tata cara membuat, dan anjuran cara mengkonsumsi seduhan JASERI yang praktis di rumah.

“Bahan-bahan JASERI sangat mudah didapat di lingkungan sekitar. Harapannya, para lansia bisa rutin membuatnya di rumah sebagai salah satu upaya mencegah hipertensi,” ujar Agatha, anggota KKN Kolaboratif 110 Tegalwangi yang juga menjadi PIC pendamping kegiatan SEHATI.

Sebagai bentuk dukungan nyata, setiap peserta mendapatkan pembagian JASERI siap seduh untuk dicoba di tempat secara langsung. Kegiatan kemudian diakhiri dengan post test guna mengevaluasi peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti penyuluhan.

Para lansia dan kader posyandu menyambut kegiatan ini dengan antusias. Banyak peserta yang mengaku tertarik untuk rutin mengonsumsi JASERI sebagai bagian dari pola hidup sehat. Beberapa kader bahkan berencana mengajak kelompok lansia di dusun mereka untuk membuat JASERI bersama.

Melalui kegiatan penyuluhan SEHATI ini, diharapkan para lansia Desa Tegalwangi dapat lebih memahami cara mencegah hipertensi dan menjaga kesehatan secara mandiri. Pengembangan minuman herbal JASERI juga menjadi langkah krusial dalam memanfaatkan bahan alami lokal untuk meningkatkan kualitas hidup lansia, sekaligus mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat dan pencegahan penyakit sejak dini.

 

Bagikan: