Logo Pemkab Jember

PPID Desa Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember

226
Total Desa
6438
Artikel Berita
131
Potensi
Pemerintahan Desa

PKK Desa Mundurejo Ikuti Sosialisasi Pembuatan dan Pemasaran Selai Jambu Citra

Author
Desa Mundurejo Kec. Umbulsari
11 Agustus 2025 225 Kali Dilihat

Mundurejo, Umbulsari – Dalam rangka meningkatkan keterampilan warga sekaligus membuka peluang ekonomi baru, Pemerintah Desa Mundurejo bekerja sama dengan mahasiswa KKN Kolaboratif Posko 111 menggelar kegiatan Sosialisasi Pembuatan Selai Jambu Citra dan Strategi Pemasarannya kepada Ibu-Ibu PKK. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 9 Agustus 2025 di Balai Desa Mundurejo, dengan dihadiri lebih dari 45 peserta yang dihadiri oleh anggota PKK

Desa Mundurejo dikenal sebagai salah satu wilayah penghasil jambu citra yang cukup melimpah, terutama saat musim panen. Namun, selama ini buah jambu citra umumnya dijual dalam bentuk segar, yang membuat harganya fluktuatif dan rentan turun saat panen raya. Hal ini memunculkan gagasan untuk mengolah jambu citra menjadi produk turunan yang memiliki nilai jual lebih tinggi dan daya simpan lebih lama, salah satunya selai jambu citra.

Persiapan kegiatan dimulai sejak tiga hari sebelumnya. Tim mahasiswa KKN menyiapkan peralatan masak, bahan-bahan seperti jambu citra segar, gula dan bahan pendukung lain. Panitia juga menyiapkan materi pemasaran yang meliputi pengemasan produk, penentuan harga, strategi promosi, dan teknik penjualan baik offline maupun online.

Balai Desa Mundurejo ditata sedemikian rupa agar nyaman untuk praktek pembuatan selai. Banner bertuliskan “Optimalisasi Jambu Air Citra Desa Mundurejo, Kecamatan Umbulsari.” terpampang di depan aula Balai Desa.

Acara dimulai pukul 10.00 WIB dengan sambutan dari KKN Koordinator Desa dan Ketua PKK Desa Mundurejo. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi mahasiswa KKN dan pemerintah desa. “Program ini bukan hanya memberikan keterampilan, tapi juga membuka peluang usaha baru bagi ibu-ibu PKK,” ungkapnya.

Perwakilan mahasiswa KKN, Gavin, menambahkan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan dari hulu ke hilir. “Kita tidak hanya belajar membuat selai, tapi juga memikirkan kemasan, promosi, dan cara menjualnya agar produk bisa masuk ke pasar yang lebih luas,” katanya.

Salah satu anggota dari tim KKN memulai dengan memperkenalkan bahan-bahan dan peralatan melalui PPT dan video Langkah-langkah pembuatan selai jambu citra yang diajarkan adalah sebagai berikut:

1. Pemilihan Bahan – Pemanfaatan jambu citra yang rusak sebagian untuk diubah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis

2. Pencucian dan Pemotongan – Jambu dicuci bersih, dipotong kecil-kecil, dan bijinya dipisahkan.

3. Penghalusan – Daging buah jambu dihaluskan dengan chopper hingga menjadi bubur halus.

4. Pemasakan – Bubur jambu dimasak dengan gula di atas api kecil sambil diaduk hingga mengental.

5. Pengemasan – Selai panas dimasukkan ke dalam botol kaca steril, lalu ditutup rapat.

Selama sesi ini, ibu-ibu PKK terlihat antusias bertanya, mulai dari takaran gula yang pas hingga tips agar selai tahan lama tanpa pengawet.

Setelah praktek pembuatan selai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemasaran.

• Segmen Pasar: Konsumen lokal, toko oleh-oleh, pasar online, dan warung.

• Proposisi Nilai: Produk alami, tanpa pengawet, rasa khas jambu citra, dan kemasan menarik.

• Saluran Distribusi: Penjualan langsung di kios UMKM desa, media sosial, dan marketplace.

• Promosi: Menggunakan foto produk berkualitas, memberikan tester di acara desa, membuat judul produk di e-commerce yang menarik.

Mahasiswa KKN juga memberikan contoh desain label kemasan yang memuat logo desa, komposisi, tanggal kadaluarsa, dan nomor izin PIRT.

Sesi tanya jawab berlangsung interaktif. Salah satu anggota PKK, menanyakan daya tahan selai dan bagaimana selai dapat bertahan lama tanpa bahan pengawet. 

Ada juga pertanyaan mengenai cara menentukan harga jual. “Harga harus mempertimbangkan biaya bahan baku, tenaga, kemasan, serta margin keuntungan. Tapi juga jangan terlalu mahal agar tetap kompetitif,” jelas Reza, tim KKN yang mempresentasikan materi pemasaran.

Selain itu, ada rencana untuk menjadikan Selai Jambu Citra sebagai salah satu produk unggulan desa yang dipasarkan di Kios UMKM Mundurejo dan dipromosikan pada berbagai event kabupaten.

Sosialisasi Pembuatan Selai Jambu Citra dan Pemasarannya di Desa Mundurejo menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah desa, mahasiswa KKN, dan masyarakat dapat menciptakan peluang ekonomi baru. Dengan memanfaatkan potensi lokal secara kreatif, desa dapat meningkatkan pendapatan warganya sekaligus memperkuat identitas produk khas daerah.

Harapannya, keterampilan yang diperoleh ibu-ibu PKK dapat berkembang menjadi usaha berkelanjutan yang membuka lapangan kerja dan memperkuat perekonomian desa.

Bagikan: