Logo Pemkab Jember

PPID Desa Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember

226
Total Desa
6438
Artikel Berita
131
Potensi
Pemerintahan Desa

Percepat Bansos, Mahasiswa KKN 174 Terjun dalam Penyaluran BLT di Sumberpinang

Author
Desa Sumberpinang Kec. Pakusari
11 Agustus 2025 928 Kali Dilihat

SUMBER PINANG, JEMBER — Pemerintah Desa Sumber Pinang, Kecamatan Pakusari, Jember, bersama mahasiswa KKN Kolaboratif 2025, melaksanakan kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada warga terdampak ekonomi, Minggu (27/7/2025). Kegiatan ini berlangsung di balai desa dan dihadiri puluhan warga penerima manfaat, menandai komitmen bersama dalam meringankan beban masyarakat di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan banyak keluarga.

Sebanyak 1.021 warga terdaftar sebagai penerima BLT tahap ini. Keterlibatan mahasiswa KKN Kolaboratif yang bertugas di desa turut aktif dalam proses verifikasi data penerima, memastikan tidak ada kesalahan atau ketidaktepatan informasi yang dapat menghambat distribusi. Selain itu, mahasiswa juga berperan dalam pengorganisasian antrean agar tetap tertib dan efisien, hingga memberikan pendampingan teknis selama kegiatan berlangsung.

Tidak hanya sekadar membantu kelancaran proses, para mahasiswa juga memegang peran penting dalam memastikan bantuan disalurkan secara tepat sasaran dan transparan. Dengan pengawasan langsung dan partisipasi aktif di setiap detail kegiatan, mereka memastikan bahwa setiap BLT sampai ke tangan individu yang berhak menerimanya tanpa ada pemotongan atau penyalahgunaan.

Kepala Desa Sumber Pinang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, khususnya kepada mahasiswa KKN yang telah menunjukkan dedikasi tinggi selama berada di lapangan. Menurutnya, kerja sama antara pemerintah desa, mahasiswa, dan warga menjadi contoh sinergi positif yang perlu dipertahankan di masa mendatang.

Warga penerima bantuan pun menyambut gembira penyaluran BLT ini. Beberapa di antaranya mengungkapkan bahwa bantuan tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, membayar biaya sekolah anak, serta modal usaha kecil. Harapannya, program seperti ini tidak hanya bersifat bantuan sementara, tetapi juga menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat desa.

Bagikan: