80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
KKN Kolaboratif 122 Wringinagung - Untuk memperkuat sistem informasi kependudukan dan menunjang perencanaan pembangunan yang berbasis data yang akurat, kelompok mahasiswa KKN Kolaboratif 122 Desa Wringinagung telah melaksanakan kegiatan pembuatan infografis data kependudukan desa Wringinagung. Data bersumber dari data kependudukan yang didapat dari kantor desa. Kegiatan ini dilakukan secara menyeluruh dan melibatkan perangkat desa serta masyarakat setempat untuk memastikan keterlibatan aktif dan keakuratan data yang dikumpulkan.
Pendataan ini mencakup aspek jumlah penduduk, gender usia, dan pekerjaan, serta struktur administrasi desa. Data ini kemudian dirangkum dan disajikan dalam bentuk infografis untuk memudahkan pemahaman dan diseminasi informasi kepada Masyarakat luas.
Desa Wringinagung merupakan wilayah yang memiliki total luas 10.483 Ha, terdiri atas 4 dusun, dengan struktur administratif yang terdiri atas 42 Rukun Warga (RW) dan 97 Rukun Tetangga (RT). Jumlah penduduk di desa Winginagung mencapai 17.389 jiwa, yang tersebar dalam 5.837 kepala keluarga (KK). Dari total populasi sebanyak 17.389 jiwa, penduduk desa memiliki jenis kelamin laki laki sebanyak 8.133 jiwa dan jenis kelamin Perempuan sebanyak 9.265 jiwa.
a. Komposisi penduduk berdasarkan rentang usia
Distribusi penduduk Desa Wringinagung berdasarkan usia
Usia
Jumlah penduduk
< 3 tahun
817 Jiwa
3 – 6 tahun
569 Jiwa
7 – 12 tahun
1.544 Jiwa
13 – 15 tahun
750 Jiwa
16 – 18 tahun
668 Jiwa
19 – 59 tahun
10.162 Jiwa
> 59 tahun
2.879 Jiwa
Mayoritas penduduk berada pada usia produktif (19 – 59 tahun), yang menjadi potensi besar bagi pengembangan ekonomi desa.
Komposisi penduduk berdasarkan jenis pekerjaan. Ragam pekerjaan penduduk berdasarkan jenis kelamin
No.
Pekerjaan
Jenis kelamin
Laki – laki
Perempuan
1.
Petani
812
142
2.
Buruh tani
2431
1512
3.
Buruh pabrik
1821
534
4.
Pegawai Swasta
2121
2235
5.
Wiraswasta/Pedagang
521
304
6.
TNI
117
0
7.
POLRI
58
0
8.
Nakes
1
23
Pendataan kependudukan memberikan gambaran komprehensif tentang kondisi sosial dan ekonomi Masyarakat desa. Data ini menjadi dasar penting dalam perencanaan Pembangunan, penyusunan kebijakan, dan pengalokasian anggaran.