80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Pembagian Honorarium Guru Ngaji dan Modin Nikah di Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo Tahun 2025
Andongrejo, 04 Oktober 2025 – Pemerintah Desa Andongrejo bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Jember kembali melaksanakan kegiatan pembagian honorarium bagi para guru ngaji. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap peran penting guru ngaji dalam mendidik dan membina generasi muda, khususnya di bidang keagamaan.
Dalam acara pembagian honorarium kali ini dilaksanakan di Balai Desa Andongrejo, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Antusiasme para penerima terlihat sejak pagi hari, di mana para guru ngaji hadir untuk menerima hak mereka dengan tertib dan penuh rasa syukur. Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan pendamping dari pihak Kesra Kabupaten Jember, pihak Bank Jatim, Pemerintah Desa Andongrejo, serta petugas pendamping guru ngaji tingkat Desa yang turut memastikan kelancaran jalannya kegiatan pada hari ini.
Jumlah penerima honorarium di Desa Andongrejo tahun 2025 tercatat sebanyak 63 Guru Ngaji dan 2 Modin Nikah. Pada penyaluran tahap awal ada sekitar 59 Guru ngaji dan 2 Modin Nikah yang sudah tersalurkan, untuk sisanya akan di proses pencairan pada tahap ke dua. Dari 61 data yang sudah tersalurkan ada 3 orang yang sedang berhalangan hadir, 2 diantaranya sedang sakit untuk penyalurannya diantarkan langsung kerumah yang bersangkutan oleh pihak Bank Jatim didampingi oleh petugas pendamping dari kabupaten dan juga pendamping desa. dan yang 1 sedang mengikuti acara Lomba mewarnai tingkat Kabupaten. Masing-masing guru ngaji menerima honorarium sebesar Rp1.500.000. Bagi para guru ngaji yang tidak hadir, hak honorarium tetap terjamin dan dapat diambil langsung melalui Bank Jatim pada waktu yang ditentukan.
Tahun ini, mekanisme pembagian honor guru ngaji berjalan lebih mudah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini berkat kebijakan Bupati Jember Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. yang menyalurkan honorarium secara langsung melalui Bank Jatim. Sistem ini terbukti lebih efektif, karena pada tahun lalu banyak penerima harus rela mengantre berjam-jam di bank hanya untuk menerima hak mereka. Dengan adanya perubahan mekanisme ini, proses pembagian menjadi lebih cepat, efisien, dan tidak menyita banyak waktu para penerima manfaat.
Kegiatan pembagian honor guru ngaji ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Para guru ngaji menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian pemerintah yang secara konsisten mendukung kesejahteraan mereka. Mereka berharap perhatian ini terus berlanjut, sehingga semakin memotivasi dalam menjalankan tugas mulia mendidik generasi muda agar memiliki dasar agama yang kuat, akhlak yang baik, serta budi pekerti yang luhur.
dengan adanya program ini, diharapkan keberadaan guru ngaji semakin diakui sebagai pilar penting dalam membangun moral dan spiritual masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari upaya pembangunan sumber daya manusia yang unggul, beriman, dan berakhlak mulia di Kabupaten Jember.