80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Kamis, 21 Agustus 2025 – LP2M (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) PTN/PTS yang tergabung dalam KKN Kolaborasi menarik sejumlah mahasiswa dari Desa Subo, Pakusari. Terhitung 35 hari sejak 17 Juli 2025, mahasiswa KKN Kolaborasi 173 mengabdi dan mencari ilmu secara terjun langsung kepada masyarakat di Desa Subo.
Penarikan mahasiswa KKN Kolaborasi 173 di Desa Subo diselenggarakan secara semi-formal. Acara dibuka dengan pembukaan dan doa pembuka, kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan salah satunya sambutan dari Kepala Desa Subo, Ibu Fitriyatun Navilah.
Dalam sambutannya Ibu Fitri berpesan “Terima kasih untuk teman-teman KKN Kolaborasi yang selama 35 hari sudah membantu di Desa Subo. Harapannya apapun yang didapat di Desa Subo dapat diambil positifnya dan dibuang negatifnya”.
Ibu Fitri juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama di desa mahasiswa KKN mendapati kejadian maupun perkataan yang kurang berkenan. Ibu Fitri juga menambahkan semoga kedepannya kekeluargaan yang terjalin akan tetap terhubung.
Setelah sambutan, dilanjutkan dengan pembacaan berita acara penarikan Mahasiswa KKN Kolaborasi oleh LP2M PTN/PTS yang tergabung dalam KKN Kolaborasi. Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian kesan pesan selama KKN berlangsung dan selama di Desa Subo oleh anggota kelompok KKN yang diwakili oleh Safira dan Hernando.
Acara inti penarikan Mahasiswa KKN Kolaborasi 173 dari Desa Subo secara simbolis disimbolkan dengan penyerahan cindera mata dan pemotongan tumpeng oleh Ibu Kepala Desa Subo yang diberikan kepada Dosen Pembimbing Lapang KKN Kolaborasi 173, Bapak Syaifur Rahman, S.Pd., M.Pd. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa penutup dan penutup acara.
Kegiatan ini diharapkan tidak sebatas menjadi akhir dari serangkaian kegiatan KKN Kolaborasi, namun menjadi langkah awal untuk menyongsong masa depan yang jauh lebih baik lagi. Begitu juga dengan hubungan silaturahmi, harapannya untuk kedepannya hubungan tali silaturahmi baik dari mahasiswa KKN dengan kepala desa, perangkat desa maupun masyarakat desa tetap terjalin dengan baik.