80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Pondokdalem, Semboro – Agustus 2025
Suasana penuh haru dan kekeluargaan menyelimuti acara penarikan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 117 yang berlangsung di Kantor Desa Pondokdalem, Kecamatan Semboro, pada akhir Agustus 2025. Kegiatan ini menjadi penutup dari rangkaian pengabdian 10 mahasiswa KKN Kolaboratif yang telah menjalankan program kerja selama 35 Hari bersama masyarakat desa.
Acara penarikan ini dihadiri oleh seluruh perangkat desa, dosen pembimbing lapangan (DPL), Koordinator Desa (Kordes), dan tokoh masyarakat setempat. Mahasiswa KKN yang hadir dengan seragam rapi disambut hangat oleh para perangkat desa, yang selama kegiatan berlangsung telah mendampingi dan bekerja sama secara aktif dalam pelaksanaan program kerja mahasiswa.
Dalam sambutannya, Pak Rohman, salah satu perangkat Desa Pondokdalem, menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh mahasiswa KKN atas kontribusi nyata yang telah diberikan. Ia menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa memberikan energi baru serta membawa manfaat yang langsung dirasakan masyarakat.
“Kami merasa sangat terbantu dengan program-program yang telah dijalankan. Banyak hal positif yang diberikan kepada masyarakat, mulai dari pendampingan pendidikan, kegiatan kesehatan, hingga peningkatan kesadaran lingkungan. Semoga apa yang telah dilakukan menjadi amal baik dan pengalaman berharga bagi adik-adik mahasiswa,” ujar Pak Rohman dengan nada penuh haru.
Koordinator Desa (Kordes) dari kelompok KKN Kolaboratif 117 juga menyampaikan perasaan bangganya mewakili seluruh anggota tim. Ia mengatakan bahwa meskipun banyak tantangan yang dihadapi selama pelaksanaan program, semua itu terbayar dengan sambutan hangat, semangat gotong royong, dan kerja sama luar biasa dari masyarakat dan perangkat desa.
“Kami sangat bersyukur bisa menjalani KKN di Desa Pondokdalem. Masyarakatnya ramah, penuh kekeluargaan, dan sangat mendukung setiap kegiatan kami. Kami pulang membawa pengalaman, pelajaran, dan keluarga baru,” ujar Kordes dalam sambutannya.
Perwakilan mahasiswa lainnya turut menyampaikan kesan dan pesan selama menjalankan kegiatan di Desa Pondokdalem. Mereka mengaku mendapatkan banyak pengalaman berharga, terutama dalam memahami kehidupan masyarakat desa, belajar berkomunikasi secara langsung dengan warga, serta menjalankan program kerja berbasis kebutuhan masyarakat.
Acara penarikan semakin mengharukan ketika ditayangkan video dokumentasi kegiatan KKN, yang menampilkan berbagai aktivitas mahasiswa bersama warga, mulai dari kegiatan edukatif, sosial, hingga hiburan yang menguatkan ikatan antara mahasiswa dan masyarakat. Tangis haru tak dapat dibendung oleh beberapa peserta yang telah merasa begitu dekat dan menyatu dengan warga Pondokdalem.
Sebagai bentuk kenang-kenangan, mahasiswa menyerahkan cendera mata kepada pihak desa. Momen ini menjadi simbol kuatnya hubungan baik yang terjalin selama masa KKN, dan menjadi bukti bahwa pengabdian yang dilakukan telah membekas di hati masyarakat.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Pondokdalem atas sambutan hangat dan kerja sama yang baik selama mahasiswa melakukan KKN. Ia berharap, hubungan yang telah terjalin dapat berlanjut dalam bentuk kerja sama lain yang mendukung pembangunan desa dan pengembangan masyarakat.
Acara ditutup dengan foto bersama dan makan bersama secara sederhana, yang semakin menghangatkan suasana perpisahan. Meski kegiatan telah usai, kesan dan kedekatan yang terjalin selama masa KKN akan menjadi kenangan indah bagi mahasiswa dan seluruh masyarakat Desa Pondokdalem.
Penarikan KKN Kolaboratif 117 ini bukan hanya menandai akhir dari sebuah program, tetapi juga menjadi bukti bahwa kerja sama antara dunia akademik dan masyarakat mampu menciptakan dampak positif yang nyata. Para mahasiswa meninggalkan Desa Pondokdalem dengan membawa pengalaman hidup, pembelajaran sosial, dan keluarga baru yang tak terlupakan.
Pewarta : Zuh rotul Lailiyah
Editor : Amanda Rosita Uswatun H