Logo Pemkab Jember

PPID Desa Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember

226
Total Desa
6438
Artikel Berita
131
Potensi
Pemerintahan Desa

Pemdes Karangduren dan PMI Jember Gelar Donor Darah untuk Dukung Stok Darah

Author
Desa Karangduren Kec. Balung
12 Agustus 2025 326 Kali Dilihat

Karangduren, 7 Agustus 2025 — Dalam rangka mendukung ketersediaan stok darah dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah, Pemerintah Desa Karangduren bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) menggelar kegiatan donor darah dengan dibantu Mahasiswa KKN Kolaboratif. Acara ini dilaksanakan di Balai Desa Karangduren dan terbuka untuk umum. Berbagai kalangan masyarakat, mulai dari perangkat desa hingga warga, hadir untuk berpartisipasi. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian sosial warga Karangduren dengan antusiasme peserta terlihat dari banyaknya yang mendaftar sejak pagi.

Sebelum mendonorkan darah, setiap peserta diwajibkan menjalani pemeriksaan kesehatan oleh petugas medis. Pemeriksaan ini meliputi pencatatan data diri yang berisi identitas, riwayat kesehatan, dan golongan darah. Langkah ini penting untuk memastikan keamanan dan kelayakan peserta. Petugas juga mengingatkan bahwa data yang dikumpulkan akan digunakan untuk keperluan medis dan arsip PMI. Proses administrasi berlangsung tertib berkat bantuan relawan yang mengarahkan peserta.

Tahap berikutnya adalah pengukuran tekanan darah (tensi) untuk memastikan kondisi tubuh peserta dalam keadaan stabil. Standar tekanan darah yang dianjurkan harus berada pada rentang normal agar donor darah aman dilakukan. Peserta yang tekanan darahnya terlalu rendah atau terlalu tinggi tidak diperkenankan mendonorkan darah demi keselamatan. Petugas memberikan penjelasan kepada peserta mengenai pentingnya menjaga pola makan dan istirahat sebelum donor. Banyak peserta yang lolos pemeriksaan tensi dan melanjutkan ke tahap berikutnya.

Pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb) menjadi tahap terakhir penentuan kelayakan donor. Standar minimal kadar Hb untuk donor darah adalah 12,5 g/dL bagi perempuan dan 13,0 g/dL bagi laki-laki. Peserta dengan kadar Hb di bawah batas minimum dinyatakan belum layak mendonorkan darah. Kondisi tubuh yang tidak fit atau sedang mengonsumsi obat tertentu juga menjadi alasan penundaan donor. Petugas memberikan edukasi kepada peserta agar mempersiapkan diri lebih baik untuk kesempatan berikutnya.

Bagi peserta yang memenuhi seluruh persyaratan, proses donor darah dilakukan dengan pengawasan ketat tenaga medis PMI. Setiap kantong darah yang terkumpul akan disalurkan kepada pasien yang membutuhkan melalui PMI Kabupaten Jember. Proses ini berjalan lancar berkat kerjasama antara petugas medis, relawan, dan pihak desa. Peserta yang mendonorkan darah menyatakan kebanggaan bisa ikut membantu sesama. Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi warga dari berbagai lapisan masyarakat.

Setelah selesai mendonorkan darah, peserta diberikan konsumsi berupa makanan ringan bergizi dan minuman manis untuk membantu pemulihan energi. Paket konsumsi tersebut berisi susu, minuman isotonic, dan camilan sehat. Selain itu, peserta juga menerima suvenir sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka. Banyak peserta mengaku senang dengan perhatian dan pelayanan yang diberikan panitia. Fasilitas ini diharapkan membuat warga semakin termotivasi untuk menjadi pendonor darah rutin.

Pemerintah Desa Karangduren mengapresiasi partisipasi warga Karangduren yang hadir dalam kegiatan ini. Menurut perwakilan PMI, kegiatan donor darah tidak hanya bermanfaat bagi penerima, tetapi juga berdampak positif bagi kesehatan pendonor. Donor darah secara rutin dapat membantu menjaga kadar zat besi dalam tubuh dan memperlancar peredaran darah. Sinergi antara pemerintah, lembaga kesehatan, dan warga menjadi faktor penting keberhasilan kegiatan ini. Panitia berharap kegiatan serupa bisa digelar secara berkala.

 

Kegiatan donor darah di Balai Desa Karangduren ini membuktikan bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui aksi nyata. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, stok darah di PMI diharapkan tetap terjaga dan mencukupi kebutuhan pasien di wilayah Jember. Warga desa pun semakin memahami pentingnya menjadi pendonor darah. Program ini akan terus digalakkan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan masyarakat secara kolektif. Semangat gotong royong dan solidaritas menjadi nilai utama yang tercermin dalam kegiatan ini.

Bagikan: