80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Mahasiswa KKN Kolaboratif melaksanakan program Tangkas (Tanaman Lokal Gizi Anak Sehat) di Desa Gumukmas pada 14 Agustus 2025 . Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya ibu balita mengenai pentingnya pemanfaatan tanaman lokal sebagai sumber gizi yang sehat sekaligus terjangkau. Melibatkan masyarakat secara aktif, mahasiswa KKN berupaya mendorong kesadaran akan pentingnya pola makan bergizi untuk mendukung tumbuh kembang anak.
Acara dibuka dengan sambutan dari perwakilan mahasiswa KKN yang menjelaskan pentingnya penerapan pola makan sehat sejak dini. Dalam sambutan juga disampaikan alasan dipilihnya program Tangkas, yaitu karena masih banyak masyarakat yang belum sepenuhnya memahami potensi tanaman lokal sebagai penunjang gizi keluarga. Hal ini membuat kegiatan menjadi sangat relevan dengan kondisi kehidupan sehari-hari warga.
Kegiatan mendapat dukungan penuh dari sepuluh kader kesehatan desa yang aktif mendampingi jalannya acara. Para kader berperan besar dalam memperkuat penyampaian informasi dari mahasiswa KKN sehingga lebih mudah diterima masyarakat. Kolaborasi mahasiswa dan kader menjadi faktor penting keberhasilan kegiatan. Sebanyak lima belas ibu balita hadir dengan penuh semangat, mereka diperkenalkan pada beragam tanaman lokal kaya gizi, salah satunya kelor, yang mudah dijumpai di sekitar rumah dan kaya nutrisi untuk mendukung kesehatan anak. Tidak hanya berupa teori, acara juga diisi dengan praktik langsung mengolah tanaman lokal menjadi menu sehat. Salah satu hasilnya adalah puding kelor, inovasi sederhana yang menggabungkan rasa manis dengan kandungan gizi tinggi. Resep ini disambut antusias karena mudah dibuat di rumah dan sangat disukai anak-anak.
Proses pembuatan puding kelor berlangsung meriah. Para ibu tampak senang mulai dari menyiapkan bahan, mengaduk adonan, hingga mencetaknya. Suasana semakin hangat karena mereka juga saling berbagi pengalaman tentang pola asuh dan tantangan memberi makanan sehat pada anak. Puding yang telah jadi kemudian dinikmati bersama, bahkan anak-anak tampak lahap menyantapnya.Respon para ibu sangat positif. Banyak yang merasa terbantu dengan ide baru penyajian makanan sehat. Mereka juga semakin termotivasi memanfaatkan tanaman sekitar setelah mengetahui kandungan gizinya tidak kalah dengan produk instan di pasaran.
Mahasiswa KKN bersama kader desa menekankan pentingnya konsistensi dalam menerapkan pola makan sehat. Edukasi yang diberikan tidak berhenti saat kegiatan, melainkan terus dipraktikkan dalam keseharian. Dengan pendampingan kader, para ibu diharapkan semakin percaya diri menyajikan menu sehat bagi keluarganya. Program Tangkas diharapkan dapat memberi kontribusi nyata bagi masyarakat Desa Gumukmas. Antusiasme peserta sekaligus dukungan kader kesehatan membuktikan bahwa kegiatan ini sesuai dengan kebutuhan warga. Lebih dari itu, program ini diharapkan mampu mencetak generasi sehat, tangguh, dan cerdas. Pemanfaatan tanaman lokal, seperti kelor, bukan hanya menyehatkan anak tetapi juga memperkuat kemandirian pangan desa. Inovasi sederhana seperti puding kelor menjadi simbol kreativitas masyarakat dalam mengolah potensi lokal demi masa depan yang lebih baik.