80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Pelatihan Pembuatan Setup Pisang Kuah Jahe sebagai Upaya Pencegahan Asam Urat di Desa Dukuh Mencek
Dukuh Mencek, 3 November 2025 — Mahasiswa Gizi Klinik Politeknik Negeri Jember telah melaksanakan kegiatan pelatihan pembuatan Setup Pisang Kuah Jahe di Balai RW Perumahan Alam Hijau, Desa Dukuh Mencek. Kegiatan yang digelar pada Senin pagi tersebut mendapat sambutan positif dari warga, terutama para ibu rumah tangga yang hadir dengan penuh antusias. Ketua RW Perumahan Alam Hijau turut hadir dan memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan Edukasi Kesehatan ini.
Asam urat merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami oleh masyarakat, khususnya kelompok dengan rentang usia dewasa dan lansia. Pola konsumsi makanan tinggi purin, kurangnya aktivitas fisik, dan pola hidup tidak seimbang dapat memicu peningkatan kadar asam urat. Padahal, pemanfaatan bahan pangan lokal seperti pisang dan jahe dapat menjadi alternatif sederhana dalam membantu mengurangi gejala nyeri pada asam urat
Desa Dukuh Mencek memiliki potensi pengembangan tanaman herbal dan pangan lokal yang melimpah. Namun, berdasarkan hasil Focus Group Discussion (FGD) bersama perangkat desa dan tenaga kesehatan, diketahui bahwa pendidikan kesehatan di desa Dukuh Mencek selama ini masih terfokus pada edukasi rutin, tanpa banyak pelatihan langsung mengenai pengolahan pangan sehat. Pelatihan pembuatan setup pisang kuah jahe ini dapat menjadi langkah awal untuk mengisi celah tersebut.
”Senam untuk lansia hanya dilakukan sebulan sekali dan senam ibu-ibu seminggu sekali. Program kesehatan lebih banyak berupa edukasi dan senam, sementara pelatihan pemberdayaan belum berjalan optimal akibat padatnya agenda desa. Edukasi biasanya mengacu pada agenda tahunan dan narasumber dari puskesmas lingkup kecamatan. Masyarakat sudah sering mendapat edukasi, namun belum banyak kegiatan keterampilan yang aplikatif.” Keterangan bapak sekdes.
“Skrining kesehatan lebih sering difokuskan pada gula darah, sedangkan pemeriksaan asam urat jarang dilakukan. Belum pernah ada pelatihan pengolahan makanan atau pangan sehat. Fokus utama desa masih pada pencegahan stunting serta AKI dan AKB. Edukasi asam urat dan kolesterol biasanya diberikan oleh mahasiswa kesehatan. Program ketahanan pangan seperti pembagian bibit tanaman, lele, dan sosialisasi hidroponik belum berjalan berkelanjutan. PKK rutin mengadakan lomba PMT, tetapi belum spesifik mengangkat tema pencegahan asam urat.” Keterangan ibu bidan.
Kegiatan pelatihan dimulai dengan sesi edukasi interaktif mengenai asam urat. Mahasiswa menjelaskan secara sederhana tentang apa itu asam urat, bagaimana proses peningkatannya dalam tubuh, serta jenis makanan yang perlu dibatasi. Peserta terlihat aktif bertanya, berbagi pengalaman pribadi serta berdiskusi mengenai keluhan asam urat yang sering mereka alami. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan komunikatif.
Demonstrasi Pembuatan Setup Pisang Kuah Jahe
Usai pemaparan materi edukasi intraktif, kegiatan dilanjutkan dengan Demonstrasi Pembuatan Setup Pisang Kuah Jahe minuman tradisional yang memadukan pisang dan jahe, berkhasiat membantu mengurangi peradangan serta menjaga metabolisme tubuh. Mahasiswa menunjukkan tahapan lengkap mulai dari pemilihan pisang yang matang sempurna, pembersihan dan pengolahan jahe, teknik pemotongan bahan, perebusan, peracikan, hingga penyajian.
Beberapa peserta mencatat resep dan bertanya detail mengenai rasa, cara penyimpanan, serta variasi bahan tambahan yang bisa digunakan. Antusiasme dari warga menunjukkan bahwa minuman ini berpotensi menjadi alternatif konsumsi sehat sekaligus peluang usaha rumahan. Salah satu peserta mengajukan pertanyaan mengenai apakah durian dapat meningkatkan kadar asam urat. Mahasiswa menjelaskan bahwa durian bukan makanan tinggi purin. Namun, kandungan kalori dan lemaknya yang tinggi dapat memperburuk metabolisme jika dikonsumsi berlebihan. Oleh karena itu, durian tetap boleh dikonsumsi, tetapi dalam porsi terbatas.
Setelah acara selesei, Ketua RW Perumahan Alam Hijau memberikan apresiasi kepada mahasiswa atas terlaksananya kegiatan ini. Ia berharap kegiatan edukasi semacam ini dapat terus dilakukan secara rutin karena sangat membantu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kesehatan dan pola makan yang benar. Kegiatan ditutup dengan pembagian hasil olahan setup pisang kuah jahe dan sesi foto bersama seluruh peserta.
Rekomendasi Program Berkelanjutan
Untuk memperkuat dampak kegiatan Pelatihan ini, tim mahasiswa memberikan beberapa rekomendasi terkait Pengendalian Asam Urat kepada perangkat desa dan kader kesehatan:
1. Budidaya Kebun Herbal Desa
Mengembangkan beberapa tanaman herbal, seperti jahe, daun salam, serai dan kumis kucing yang dapat diolah menjadi minuman herbal untuk pencegahan asam urat.
2. Bazar UMKM Minuman Sehat
Mendorong warga desa Dukun Mencek untuk memproduksi beberapa tanaman herbal menjadi olahan wedang jahe, setup pisang jahe, dan teh daun salam untuk dijual pada kegiatan bazar desa berbasis hasil kebun sendiri.
3. Pelatihan Kader Posyandu Lansia
Memberikan pelatihan secara berkala mengenai materi asam urat kepada kader agar dapat menyampaikan edukasi mandiri pada setiap kegiatan posyandu.
Pelatihan Pembuatan Setup Pisang Kuah Jahe ini tidak hanya memberikan keterampilan baru bagi warga Desa Dukuh Mencek, tetapi juga dapat meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pencegahan asam urat melalui pemilihan makanan sehari-hari dan telah mendapat respon positif dari perangkat desa, tenaga kesehatan serta masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju pemberdayaan pangan lokal dan peningkatan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.