Logo Pemkab Jember

PPID Desa Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember

226
Total Desa
6438
Artikel Berita
131
Potensi
Pemerintahan Desa

OPTIMUS: KKN-K 59 Dorong UMKM Go Digital, Urus Legalitas, & Gelar Layanan Kesehatan Gratis

Author
Desa Sumberkejayan Kec. Mayang
13 Agustus 2025 306 Kali Dilihat

Sumber Kejayan, 13 Agustus 2025 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Kolaboratif (KKN-K) Kelompok 59 melaksanakan program kerja bertajuk OPTIMUS (Optimalisasi UMKM Sumber Kejayan di Era Digital) untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam menghadapi tantangan era digital, sekaligus mendorong legalitas usaha dan meningkatkan kesehatan masyarakat. Kegiatan berlangsung di Posko KKN-K Kelompok 59, dihadiri lebih dari 30 peserta yang terdiri atas 15 pelaku UMKM Desa Sumberkejayan, masyarakat desa, serta mahasiswa, dan disambut antusias oleh warga.

Program OPTIMUS terdiri atas tiga rangkaian kegiatan utama: sosialisasi dan pendampingan UMKM, kunjungan lapangan membantu pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikat halal, serta layanan kesehatan gratis . Layanan kesehatan ini meliputi pemeriksaan tekanan darah (tensi), kadar gula darah, dan asam urat, yang dimanfaatkan warga sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif untuk menjaga kesejahteraan.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Badrut Tamam, S.H., M.H. mengapresiasi inisiatif OPTIMUS. Menurutnya, dunia ekonomi kini berada di era digital dan pasar global yang menuntut pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kemampuan, khususnya dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi. “Namun, ada hal yang lebih penting, yaitu melindungi usaha melalui legalitas seperti NIB dan sertifikat halal. Ini menjadi tameng bagi UMKM dari invasi produk luar. Program OPTIMUS yang dipelopori KKN-Kolaboratif Kelompok 59 adalah langkah tepat yang memadukan kolaborasi akademis dan instansi terkait untuk memberi motivasi dan perubahan nyata bagi UMKM,” ujarnya.

Sebagai pemateri, M. Wildan, H., M.Pd., Dosen dan Penanggung Jawab Program Halal (PJPH) UIN KHAS Jember, memaparkan pentingnya legalitas usaha, pengenalan NIB, dan proses pengajuan sertifikat halal. “Dengan NIB dan sertifikat halal, daya saing pelaku usaha akan meningkat dibandingkan yang tidak memilikinya,” jelasnya.

Sementara itu, M. Niamul Khoir, S.H. , pelaku UMKM sekaligus pencetus brand Nasi Goreng Sarjana Gila, berbagi pengalaman membangun usaha dari nol, strategi branding, dan pemanfaatan digital marketing untuk meningkatkan penjualan. Ia menekankan pentingnya inovasi dan ciri khas produk. “Agar dikenal masyarakat luas, kita harus punya ciri khas rasa, warna, atau elemen lain yang bermanfaat. Tempat berjualan juga harus strategis,” pesannya.

Koordinator Desa KKN-K Kelompok 59, Prambudi Dwi Chaesar Putra , menegaskan bahwa OPTIMUS memberikan dampak langsung bagi pelaku UMKM di Desa Sumberkejayan. “Tidak hanya memberikan materi dan sosialisasi, tetapi juga membantu langsung di lapangan membuatkan NIB dan sertifikat halal sehingga usaha mereka terdaftar dan sesuai prosedur,” ujarnya.

Dengan memadukan edukasi digital, pendampingan legalitas usaha, dan layanan kesehatan gratis, program OPTIMUS menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa KKN dalam memberdayakan masyarakat. Desa Sumberkejayan diharapkan mampu mencetak UMKM yang tangguh, sehat, dan siap bersaing di pasar global.

Bagikan: