80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Sejak menginjakkan kaki di desa ini, mahasiswa KKN Kolaboratif 151 Desa Badean, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember telah berkomitmen menjalankan program kerja yang tak hanya menyentuh persoalan administratif, tetapi juga mengangkat potensi lokal agar berdampak nyata bagi masyarakat.
Kamis (24/7) kegiatan mahasiswa KKN Kolaboratif 151 diawali dengan sosialisasi Administrasi Kependudukan (ADMINDUK) yang dihadiri oleh para Ibu Kader Posyandu. Mahasiswa KKN Kolaboratif 151 membawakan materi tentang pentingnya memiliki dokumen resmi seperti KTP-EL, KIA, KK, SKPWNI, dan Pencatatan Sipil lainnya. Para ibu kader menyambut hangat, sesekali mereka aktif bertanya, terutama mengenai prosedur pembuatan akta kelahiran, penambahan anggota keluarga di KK, dan kesalahan penulisan nama di KTP. Di sini mahasiswa KKN Kolaboratif 151 menyadari bahwa pelayanan publik tidak hanya soal data, tetapi tentang pemahaman yang mudah dicerna dan bisa diteruskan ke masyarakat
Jumat (25/7) Mahasiswa KKN Kolaboratif 151 melakukan gotong royong untuk membersihkan lingkungan yang menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan. Kelompok KKN Kolaboratif 151 bergabung bersama warga dalam kegiatan gotong royong dalam membersihkan area sekitar dusun, seperti gotong royong pembetulan jalan.
Tidak hanya itu, kelompok KKN Kolaboratif 151 Desa Badean juga membantu dalam Penyaluran Bantuan Pangan (PBP) pada Sabtu (26/7), kelompok KKN Kolaboratif 151 mendampingi perangkat desa untuk penyaluran bantuan beras bagi warga yang kurang mampu. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Balai Desa Badean dan tentunya mencerminkan wujud perhatian negara terhadap kebutuhan dasar masyarakat dalam hal pangan. Disana kelompok KKN Kolaboratif 151 membantu membagikan, mendata, sekaligus memetakan penerima bantuan agar tepat sasaran. Melalui kegiatan ini, kami mengenal lebih dekat masyarakat Badean.
Tidak lupa, kami mahasiswa KKN Kolaboratif 151 juga melakukan kunjungan ke salah satu pelaku UMKM di Desa Badean, yaitu rumah produksi tempe pada Minggu (27/7). Tempe sendiri merupakan produk pangan lokal unggulan yang dikembangkan oleh warga disini. Kelompok KKN Kolaboratif 151 belajar tentang proses fermentasi, pengemasan, dan pemasaran produk tempe ini. Kelompok KKN Kolaboratif 151 juga mendokumentasikan kegiatan ini sebagai bagian dari konten promosi UMKM yang akan dimuat dalam website Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Desa Badean.
Senin (28/7) menjadi hari yang cukup menegangkan karena Kelompok KKN Kolaboratif 151 melakukan presentasi program kerja utama dan pemaparan Business Model Canvas (BMC) di hadapan Kepala dan Perangkat Desa Badean. Kelompok KKN Kolaboratif 151 mengusung tema “Cinta Lama Bersemi Kembali” Ciptakan Inovasi Wisata Alam Air Berbasis Edukasi, Sehat, Mandiri, dan Inklusi untuk Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat Badean dan Lingkunganya yang menjadi payung besar seluruh aktivitas KKN Kolaboratif 151, dengan fokus pada revitalisasi wisata Puncak Badean. Kelompok KKN Kolaboratif 151 memaparkan kondisi desa, inventarisasi masalah, dan kebutuhan yang dibutuhkan seperti drainase buruk dan kurangnya fasilitas wisata. Kelompok KKN Kolaboratif 151 juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat desa, dan instansi pendidikan dalam menyukseskan program KKN Kolaboratif 151 ini serta berharap agar program ini berjalan secara maksimal dan berkelanjutan.
Selain itu, tidak lupa Kelompok KKN Kolaboratif 151 juga melakukan pembuatan konten wisata pada Selasa (29/7), kami melakukan pengambilan gambar dan video untuk keperluan promosi digital wisata Puncak Badean. Mulai dari spot-spot pemandangan hingga fasilitas yang sudah tersedia. Sebagian tim juga mulai menyusun infografis dan konten edukatif yang akan diunggah ke media sosial sebagai bentuk branding digital wisata. Proses ini sekaligus menjadi langkah nyata dari poin misi Kelompok KKN Kolaboratif 151 dalam memanfaatkan media digital untuk mengangkat potensi desa dengan melakukan promosi wisata inklusif secara berkelanjutan.
Untuk mendukung promosi Desa Wisata Puncak Badean kami juga melakukan sosialisasi berupa kunjungan sekolah dasar, yaitu MI Bustanul Ulum Badean pada Rabu (30/7) dengan pendekatan edukatif dan menyenangkan. Anak-anak diajak mengenal pentingnya menjaga lingkungan, bangga akan potensi desa sendiri, dan mengembangkan potensi desa yang ada. Tidak lupa, Kelompok KKN Kolaboratif 151 mengajak anak-anak belajar dengan santai melalui game sederhana dan kuis ringan.