80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Sumberkalong, 17 Agustus 2025 β KKN Kolaboratif 187 Jember sukses menggelar malam puncak inagurasi untuk memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80. Acara yang digelar di balai desa ini berlangsung meriah dengan kehadiran perangkat desa, tokoh masyarakat, hingga warga dari berbagai kalangan. Sejak sore hari, antusiasme warga sudah terlihat ketika mereka mulai berdatangan ke lokasi acara. Bagi masyarakat, malam puncak ini bukan hanya perayaan kemerdekaan, tetapi juga momentum kebersamaan dengan para mahasiswa KKN. Kehangatan suasana membuat acara terasa penuh makna bagi semua yang hadir.
Rangkaian acara diawali dengan sambutan Kepala Desa bersama Ibu Kepala Desa. Dalam kesempatan itu, beliau menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan, sekaligus menekankan pentingnya menjaga semangat persatuan dan gotong royong. Sambutan tersebut juga menjadi bentuk penghargaan terhadap kontribusi mahasiswa KKN yang selama satu bulan ikut membantu masyarakat desa. Kehadiran mahasiswa dianggap membawa energi baru dalam berbagai kegiatan. Tak lupa, ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh pihak yang telah mendukung acara ini.
Sambutan berikutnya datang dari Babinkamtibmas. Beliau menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan berlangsung, sekaligus mengingatkan masyarakat untuk selalu mengedepankan sikap toleransi. Pesan tersebut disambut hangat oleh warga yang hadir. Kehadiran aparat keamanan memberikan rasa tenang sehingga masyarakat bisa menikmati acara dengan nyaman. Dengan dukungan itu, jalannya malam puncak menjadi lebih tertib dan lancar.
Perwakilan Forum Anak Desa (FAD) turut memberikan sambutan yang menambah semangat. Mereka mengingatkan generasi muda desa untuk menjadi penerus perjuangan dengan cara berprestasi dan menjaga nama baik desa. Tak lupa, apresiasi juga diberikan kepada mahasiswa KKN yang selama ini sudah menjadi contoh nyata dalam hal kepedulian sosial. Partisipasi FAD menunjukkan betapa pentingnya peran anak muda dalam kegiatan masyarakat. Hal ini juga memberi motivasi bagi anak-anak desa untuk terus berkontribusi positif.
Sambutan terakhir diberikan oleh perwakilan mahasiswa KKN Kolaboratif 187 Jember. Dengan penuh rasa haru, mahasiswa menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dan dukungan masyarakat selama mereka melaksanakan pengabdian. Permohonan maaf juga disampaikan jika selama berinteraksi ada kekhilafan. Mereka berharap ikatan kebersamaan tidak hanya berhenti pada masa KKN, melainkan terus terjalin di masa mendatang. Ucapan perpisahan ini sontak menghadirkan suasana haru, diiringi tepuk tangan hangat dari para warga.
Selepas sambutan, acara dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia. Prosesi ini dilakukan bersama-sama oleh Kepala Desa, Babinkamtibmas, perwakilan FAD, dan mahasiswa KKN. Potongan tumpeng kemudian dibagikan kepada para tamu undangan sebagai simbol persaudaraan. Momen ini tak hanya sakral, tetapi juga menjadi lambang persatuan yang mengikat seluruh elemen masyarakat desa. Banyak warga yang mengabadikan momen berharga tersebut dengan penuh antusiasme.
Kemeriahan semakin bertambah dengan penampilan seni dari tiga dusun, yakni Curahmas, Barat Sungai, dan Krajan. Masing-masing dusun menampilkan pertunjukan khas yang mampu memikat penonton. Di sela-sela penampilan, panitia juga mengumumkan pemenang lomba 17 Agustus yang sebelumnya digelar. Perpaduan antara hiburan dan pembagian hadiah membuat acara semakin meriah dan penuh semangat. Sorak sorai warga yang menyaksikan menjadikan suasana semakin hidup dan penuh keceriaan.
Malam puncak inagurasi ini akhirnya menjadi momen perpisahan mahasiswa KKN Kolaboratif 187 Jember dengan warga desa. Keharuan menyelimuti acara saat mahasiswa berpamitan secara langsung. Warga pun menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi mahasiswa yang dianggap membawa manfaat besar bagi desa. Meski harus berpisah, kebersamaan yang terjalin selama KKN akan selalu menjadi kenangan indah. Malam itu, perayaan HUT RI ke-80 terasa begitu istimewa karena tidak hanya merayakan kemerdekaan, tetapi juga mempererat persaudaraan antara mahasiswa dan masyarakat.