80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Kepanjen, 11 Agustus 2025 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Posko 06 Desa Kepanjen mengadakan diskusi bersama para pemuda desa membahas penanganan dan pencegahan pernikahan dini. Acara ini berlangsung di serambi Masjid Desa Kepanjen dan diikuti oleh puluhan pemuda setempat.
Suasana diskusi terjalin santai namun penuh semangat. Tim KKN memaparkan data dan fakta mengenai dampak negatif pernikahan dini, mulai dari risiko kesehatan ibu dan anak, terhentinya pendidikan, hingga potensi munculnya masalah sosial di kemudian hari. Para peserta pun diberikan kesempatan untuk berbagi pandangan, ide, maupun pengalaman terkait topik tersebut.
Miko, perwakilan mahasiswa KKN, dalam sambutannya menyampaikan, “Kami berharap kegiatan ini menjadi titik awal gerakan nyata pemuda Kepanjen untuk lebih peduli pada masa depan generasi muda. Pencegahan pernikahan dini adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah.”
Melalui diskusi tersebut, lahir kesepakatan bahwa pernikahan dini merupakan masalah serius yang membutuhkan langkah konkret. Sebagai tindak lanjut, mahasiswa KKN dan pemuda sepakat membentuk Satgas Pencegahan Pernikahan Dini. Dalam musyawarah sederhana di lokasi, ditetapkan Nur Hidayat sebagai Ketua, Mahrus Ali sebagai Sekretaris, dan Mashur Rijal sebagai Bendahara.
Nur Hidayat, selaku Ketua Satgas, menuturkan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan menegaskan komitmennya untuk bekerja sama dengan seluruh pemuda desa. Ia berharap satgas ini mampu menjalankan program-program nyata seperti sosialisasi di sekolah, penyuluhan di kelompok remaja masjid, serta kampanye kreatif melalui media sosial, guna menekan angka pernikahan dini di Kepanjen.
Kegiatan ini membuktikan bahwa kolaborasi antara mahasiswa KKN dan pemuda desa mampu memunculkan ide dan aksi positif demi kebaikan bersama. Meski tanpa kehadiran tokoh masyarakat maupun perangkat desa, semangat para pemuda menunjukkan kesiapan mereka menjadi garda terdepan dalam menjaga masa depan generasi muda Kepanjen.