80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Tugusari, Bangsalsari – 15 Agustus 2025 – Mahasiswa KKN Kolaboratif 149 Desa Tugusari melaksanakan kegiatan edukatif berupa sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di TK Al-Hamid, Kecamatan Bangsalsari. Fokus utama kegiatan ini adalah pengenalan dan pembiasaan teknik mencuci tangan yang benar sesuai standar World Health Organization (WHO) kepada anak-anak usia dini.
Mencuci tangan merupakan salah satu pilar penting dalam upaya pencegahan penyakit menular. Menurut WHO, sekitar 80% penularan penyakit dapat dicegah hanya dengan praktik mencuci tangan yang tepat. Oleh karena itu, mahasiswa KKN memberikan pendampingan secara langsung dengan metode praktik yang mudah dipahami oleh anak-anak. Proses edukasi dilakukan melalui pendekatan demonstratif dengan memperagakan enam langkah mencuci tangan sesuai standar WHO. Anak-anak kemudian diarahkan untuk mempraktikkan langkah tersebut secara berulang hingga terbiasa.
Selain sebagai sarana pembelajaran kesehatan, kegiatan ini juga dirancang untuk mendukung pembentukan perilaku hidup bersih sejak dini. Usia anak-anak merupakan fase krusial dalam membangun kebiasaan. Pembiasaan yang ditanamkan sejak usia sekolah dasar, khususnya taman kanak-kanak, berpotensi memberikan dampak jangka panjang terhadap pola hidup sehat di kemudian hari.
Kegiatan sosialisasi ini sekaligus dirangkaikan dengan momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dalam rangka menyemarakkan suasana kemerdekaan, mahasiswa KKN menyelenggarakan berbagai lomba sederhana yang bersifat edukatif dan rekreatif. Lomba-lomba tersebut mencakup permainan tradisional maupun kegiatan motorik ringan, seperti lomba membawa bola. Tujuan utama lomba bukan sekadar hiburan, melainkan juga stimulasi perkembangan motorik, kreativitas, dan rasa kebersamaan pada anak-anak.
Kegiatan di TK Al-Hamid ini mencerminkan integrasi antara program pengabdian berbasis kesehatan dengan nilai-nilai kebangsaan. Sosialisasi PHBS memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat sejak usia dini, sedangkan lomba kemerdekaan menumbuhkan semangat nasionalisme serta kegembiraan kolektif di kalangan anak-anak.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Kolaboratif 149 berupaya untuk menghadirkan kebermanfaatan ganda, yakni edukasi kesehatan yang berbasis ilmiah sekaligus penguatan nilai kebangsaan. Sinergi antara aspek kesehatan dan pendidikan karakter diharapkan dapat menjadi pondasi penting dalam menciptakan generasi yang sehat, berdaya saing, dan memiliki rasa cinta tanah air yang kuat.