80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
JEMBER - Mahasiswa KKN Kolaboratif 2025 yang ditempatkan di Desa Sumber Pinang, Kecamatan Pakusari, melaksanakan program kerja bertema ketahanan pangan desa sebagai bagian dari upaya mendukung kesejahteraan masyarakat. Program ini dilaksanakan di koramil pakusari dengan melibatkan perangkat desa, dan kelompok tani.
Kegiatan yang dilakukan antara lain edukasi pemanfaatan pekarangan untuk menanam sayuran, pelatihan pembuatan pupuk organik, serta pendampingan urban farming sederhana dengan memanfaatkan media polybag. Tujuannya adalah agar memiliki sumber pangan sehat, murah, dan berkelanjutan.
Koordinator KKN Kolaboratif Desa Sumber Pinang, Ilham wisnu wardana, menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk menjawab tantangan harga pangan yang kerap naik, sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat pada pasar.
“Kami ingin masyarakat lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dengan memanfaatkan pekarangan, setiap keluarga bisa menanam cabai, tomat, atau sayuran lain yang bernilai gizi tinggi,” ujarnya.
Komandan Distrik Militer Pakusari, Peltu. Eka Satria, mengapresiasi keterlibatan mahasiswa dalam menggerakkan ketahanan pangan. Menurutnya, program ini sejalan dengan visi pemerintah untuk menciptakan masyarakat yang tangguh dan mandiri dalam pengelolaan ketahanan pangan.
“Adik-adik KKN hadir di masyarakat Sumber Pinang membawa pengetahuan baru. Kami berharap ilmu yang dibagikan dapat terus dijalankan oleh warga, sehingga warga semakin mandiri dalam mengelola lahan kosong mereka, serta cerdas dalam memenuhi kebutuhan gizi harian ” katanya.
Manta Kepala Gapoktan Surya Tani, Bapak Abdurrohman, mengaku senang mahasiswa KKN hadir ditengah-tengah masyarakat Sumber Pinang.
“Masyarakat sebetulnya sudah pernah diajarkan tentang konsep ketahanan pangan, tetapi mereka masih bingung terkait teknis menanam dilahan kosong rumah mereka, kehadiran mahasiswa KKN memberikan jawaban akan permasalahan pemanfaatan lahan kosong dirumah” ungkapnya dengan antusias.
Dengan adanya program ketahanan pangan ini, Desa Sumber Pinang diharapkan mampu memperkuat kemandirian warganya sekaligus menjadi contoh penerapan program Desa Cinta yang diusung KKN Kolaboratif 2025.