80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
(JEMBER, Selasa 22 Juli 2025)
Melimpahnya jumlah bambu di Kawasan RW 06 Glagahwero, Kecamatan Panti mendorong warga setempat untuk melakukan gotong royong. Tapi siapa sangka, melimpahnya bambu jusru menjadi berkah? Bermodal parang, gergaji, dan semangat gotong royong warga setempat bersama mahasiswa KKN-K 153 Glagahwero mengubah bahan lokal yang sering diabaikan ini menjadi sebuah dekorasi untuk menyambut 17 Agustus. Tak sekadar hiasan, hal ini dapat dijadikan cerita bagaimana sumber daya yang terhampar di depan mata dapat menyatukan sebuah komunitas. Setiap ruas bambu yang ditebang bukan sekadar batang kosong, namun membawa harapan. Warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga lansia, turut menyumbang tenaga dan ide.
Suara gergaji, tawa, dan obrolan ringan menciptakan suasana yang hangat di halaman RW 06 yang biasanya sepi. Hasilnya bukan hanya indah secara visual. Patokan jalan, hingga ornamen khas bernuansa tradisional menjadi simbol kreativitas dan kebersamaan. βLebih dari sekadar hiasan, kegiatan ini menghidupkan kembali nilai-nilai lokal yang sering terlupakan.β, ucap pak Feri. Bambu menjadi lambang ketahanan, kesederhanaan, dan kepedulian terhadap lingkungan, semua dirangkai melalui tangan-tangan warga yang saling menopang satu sama lain. Momen ini membuktikan bahwa merdeka tak selalu harus dirayakan dengan pesta besar. Semangat kemerdekaan dapat ditumbuhkan dari akar rumput seperti gotong royong yang tersalurkan dari hati yang tulus untuk membangun bersama. Glagahwero telah membuktikannya! kini giliran kita menjaga semangat itu tetap hidup.