80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
JEMBER, 25 Juli 2025 – Menjawab keresahan publik atas maraknya penipuan keuangan, Mahasiswa KKN Kolaborasi Kelompok 20 Desa Kasiyan menginisiasi sebuah sosialisasi literasi finansial. Bertempat di Balai Desa Kasiyan pada Jumat (25/7), acara ini secara khusus dihadiri 43 Ketua RT dan RW se-Desa Kasiyan untuk menjadi peserta.
Kegiatan yang digagas dan dijalankan oleh mahasiswa KKN dan dibantu perangkat desa memiliki tujuan strategis: menjadikan para tokoh masyarakat sebagai benteng pertahanan pertama di lingkungan mereka dari ancaman pinjaman online (pinjol) ilegal dan penipuan berkedok investasi.
Mahasiswa Ambil Peran sebagai Penyuluh OJK
Mengambil peran sebagai penyuluh, para mahasiswa memaparkan secara mendalam materi yang mereka olah dari sumber terpercaya, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Mereka menguraikan cara mengidentifikasi pinjol ilegal dan membongkar modus investasi bodong yang sering kali menawarkan imbal hasil fantastis di luar nalar.
"Informasi ini harus sampai ke akar rumput. Kuncinya adalah pemahaman mengenai cara kerja penipu dan pengetahuan tentang di mana harus melakukan verifikasi," ungkap salah seorang pemateri dari tim KKN 20.
Dukungan Penuh dari Pemerintah Desa
Inisiatif para mahasiswa ini mendapat sambutan hangat dan dukungan penuh dari Kepala Desa Kasiyan, Bapak Hadi Wiswoyo. Menurutnya, mahasiswa berhasil menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara lembaga resmi dengan masyarakat.
"Mahasiswa telah menjadi penyambung lidah informasi krusial dari OJK. Kontribusi mereka nyata dan sangat kami rasakan manfaatnya," aku Bapak Hadi Wiswoyo saat membuka acara.
Lebih lanjut, beliau mengaitkan pentingnya kecerdasan finansial ini dengan visi ekonomi desa, yakni rencana pendirian Koperasi Merah Putih. "Warga yang melek finansial merupakan aset utama bagi kami untuk memajukan ekonomi desa bersama, termasuk melalui koperasi yang akan datang," pungkasnya.