Logo Pemkab Jember

PPID Desa Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember

226
Total Desa
6525
Artikel Berita
131
Potensi
Pemerintahan Desa

LANGKAH NYATA PENGABDIAN: KKN KOLABORATIF 012 DALAM RAPAT KOORDINASI PERANGKAT DESA TEMBOKREJO

Author
Desa Tembokrejo Kec. Gumukmas
24 Juli 2025 491 Kali Dilihat

Tembokrejo - Pada Senin, 21 Juli 2025, Kelompok KKN Kolaboratif 012 kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan desa melalui keikutsertaan dalam rapat koordinasi rutin mingguan yang diselenggarakan oleh pemerintah Desa Tembokrejo, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember. Rapat ini menjadi forum strategis yang mempertemukan perangkat desa, tokoh masyarakat, serta unsur pendamping desa, untuk merancang dan menyelaraskan agenda-agenda penting dalam waktu dekat.

Dalam suasana yang cair namun tetap penuh tanggung jawab, rapat berlangsung secara partisipatif. Sejumlah isu krusial menjadi sorotan utama pembahasan. Di antaranya adalah persiapan teknis dan nonteknis pelaksanaan karnaval serta lomba gerak jalan, yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Kedua kegiatan ini tidak hanya dimaknai sebagai ajang seremonial, tetapi juga sebagai wujud kebersamaan dan ekspresi budaya lokal yang mempererat solidaritas antardusun.

Untuk menjamin kelancaran dan ketertiban acara, rapat juga menetapkan jadwal technical meeting bagi seluruh panitia dan peserta. Hal ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi hambatan teknis di lapangan, sekaligus mempertegas pembagian tugas dan tanggung jawab masing-masing pihak.

Selain agenda hiburan, rapat turut menaruh perhatian pada aspek kesehatan hewan ternak milik warga. Dilaporkan bahwa akan dilakukan pendataan kondisi kesehatan ternak sebagai langkah pencegahan dini terhadap penyebaran penyakit hewan, yang bisa berdampak pada mata pencaharian warga dan stabilitas pangan lokal.

Di bidang sosial, penyampaian informasi terkait pembagian beras bantuan sosial juga menjadi topik yang tidak kalah penting. Pemerintah desa menekankan pentingnya prinsip keadilan, transparansi, dan ketepatan sasaran dalam proses distribusi bantuan, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang paling membutuhkan.

Tak hanya itu, pembahasan mengenai pengelolaan lahan kosong milik desa pun menjadi bagian dari diskusi yang visioner dalam rapat kali ini. Lahan-lahan yang selama ini tidak termanfaatkan secara maksimal akan diupayakan pengelolaannya agar lebih produktif, baik melalui pertanian, kegiatan ekonomi kreatif, maupun fungsi sosial lain yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Partisipasi aktif mahasiswa KKN Kolaboratif 012 dalam rapat ini bukan hanya sebagai pendengar pasif, melainkan sebagai mitra diskusi yang turut memberi perspektif dari kalangan muda akademisi. Keikutsertaan ini menjadi wadah pembelajaran langsung mengenai mekanisme tata kelola desa, proses pengambilan keputusan berbasis musyawarah, serta dinamika sosial yang nyata di tingkat akar rumput.

Dengan mengusung semangat β€œCINTA” – Cerdas, Inklusif, dan Tangguh, mahasiswa KKN Kolaboratif 012 terus berupaya menempatkan diri sebagai agen kolaboratif yang adaptif dan solutif. Melalui keterlibatan langsung dalam forum-forum seperti ini, mereka tidak hanya mengabdi, tetapi juga tumbuh bersama masyarakat desa yang mereka dampingi.

Β 

Bagikan: