80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
KKN Sumberagung 2025 : Sehatkan Balita dan Cerdaskan Siswa Lewat Anti Bulliying dan Coding
Sumberagung, Jember – Selama sepekan terakhir, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Kolaboratif (KKN-K) yang bertugas di Desa Sumberagung, Kecamatan Sumberbaru, menggelar serangkaian kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat setempat. Kegiatan tersebut berlangsung mulai Senin (4/8) hingga Sabtu (9/8), melibatkan berbagai kelompok sasaran mulai dari ibu dan balita hingga siswa sekolah dasar.
Pada Senin, Selasa, hingga Rabu, para mahasiswa KKN berkolaborasi dengan kader kesehatan desa untuk melaksanakan kegiatan Posyandu. Kegiatan ini meliputi penimbangan, pengukuran tinggi badan, dan lingkar lengan serta pemeriksaan kesehatan ibu hamil, pemberian vitamin, serta penyuluhan gizi. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemantauan kesehatan sejak dini.
“Jumlah locus stunting di desa Sumberagung mengalami penurunan setiap tahunnya, untuk saat ini di desa Sumberagung hanya ada anak 15 yang terdata,” ungkap Dita Anggraeni, sebagai bidan yang bertugas di desa Sumberagung. Hal ini tidak lepas dari kepedulian kader posyandu terhadap balita dan ibu hamil di desa Sumberagung. Hal ini dibuktikan dengan agenda pada hari Kamis (7/8) ibu-ibu kader posyandu bersama mahasiswa KKN, bidan, dan ibu kades melaksanakan kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada keluarga locus stunting di desa Sumberagung. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah gizi dan nutrisi balita dan ibu yang masuk dalam status locus stunting.
Memasuki Kamis (7/8) hingga Sabtu (9/8), kegiatan beralih ke ranah pendidikan dengan mengadakan sosialisasi anti-bullying dan pengenalan coding di seluruh SDN Sumberagung. Dimulai dari SDN Sumberagung 02 di hari kamis, kemudian SDN Sumberagung 04 dengan materi Coding di hari Jumat, dan SDN Sumberagung 01 dengan materi Anti Bulliying di hari Sabtu. Dengan materi anti-bullying dan coding disampaikan secara interaktif agar siswa dapat memahami dampak negatif perundungan serta cara mencegahnya.
Selain itu, siswa juga diperkenalkan dengan coding dasar menggunakan metode pembelajaran yang sederhana dan menyenangkan. Harapannya, anak-anak mendapatkan wawasan baru tentang dunia teknologi sejak dini.
“Kami berharap adik-adik sekolah dasar sudah memahami dasar coding sejak dini dikarenakan untuk saat ini sekolah dasar negeri dituntut untuk mengajarkan pembelajaran coding kepada siswa-siswi walaupun untuk sekolah dasar di Sumberagung masih belum memenuhi dari aspek pendukungnya", ujar Bapak Dandi selaku Kepala Sekolah SDN Sumberagung 04.
Kegiatan selama satu minggu ini mendapat sambutan positif dari warga dan pihak sekolah. Kepala SDN Sumberagung menyampaikan apresiasinya atas kontribusi mahasiswa KKN yang dinilai membawa manfaat langsung bagi masyarakat.