Logo Pemkab Jember

PPID Desa Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember

226
Total Desa
6438
Artikel Berita
131
Potensi
Pemerintahan Desa

KKN Kolaboratif 033 Wujudkan Swasembada Pangan Melalui Sosialisasi Penanaman Hidroponik Kepada Warga

Author
Desa Sumberejo Kec. Ambulu
09 Agustus 2025 260 Kali Dilihat

Dalam upaya mewujudkan swasembada pangan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 033 menggelar sosialisasi penanaman hidroponik kepada warga, Kamis (7/8) di Pendopo Balai Desa Sumberejo pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan sosialisasi dibuka langsung oleh Kepala Desa Sumberejo, Riono Hadi dengan dihadiri oleh perangkat desa serta warga dari enam dusun yang menjadi peserta kegiatan sosialisasi. Terhitung sebanyak 38 warga yang menjadi peserta dalam kegiatan sosialisasi penanaman hidroponik kali ini. Adapun mayoritas merupakan kader posyandu serta ibu-ibu PKK masing-masing dusun di Desa Sumberejo.

Annisa Ramadhaniar selaku penanggungjawab pada kegiatan ini mengungkapkan bahwa diadakannya sosialisasi penanaman hidroponik merupakan implementasi dari tema KKN yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, salah satunya adalah terkait swasembada pangan. Ia berharap dengan adanya kegiatan ini, kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi secara mandiri.

“Salah satu kebutuhan masyarakat adalah sayuran. Jadi, kita berpikir bagaimana masyarakat bisa memenuhi kebutuhan sayurannya secara mandiri. Orientasinya memang tidak mengarah kepada jual beli sayuran, tetapi lebih kepada bagaimana cara memenuhi kebutuhan sayuran,” ungkap Annisa.

Selain itu, tujuan diadaknnya sosialisasi ini adalah untuk mengedukasi masyarakat khususnya petani bahwa terdapat cara lain dalam bercocok tanam tanpa menggunakan media tanah maupun pergi ke sawah. Menurutnya, Bertani juga bisa dilakukan di halaman rumah atau di dalam rumah itu sendiri karena hidroponik tidak memerlukan lahan yang luas, hanya memerlukan air dan nutrisi saja.

“Memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa menanam tidak sesulit itu dan karena mayoritas audiens adalah ibu-ibu yang memiliki kesibukan sehari-hari, dapat menjadi produktif dengan menanam dengan menggunakan metode hidroponik,” imbuh Annisa.

Ia juga turut berterima kasih kepada peserta yang telah hadir dan aktif bertanya pada saat kegiatan bahkan sudah memiliki rencana untuk bersiap menanam metode hidroponik sambil melakukan budidaya ikan. Hal ini sesuai dengan harapan bahwa kegiatan ini tidak hanya berhenti pada acara ini, akan tetapi dapat diterapkan langsung oleh masyarakat.

“Harapan dari sosialisasi hidroponik ini tentunya dapat berjalan secara berkelanjutan. Jadi tidak hanya selesai pada saat kita (mahasiswa KKN) menjelaskan saja, tetapi juga dapat diterapkan langsung oleh masyarakat sehingga dapat membantu dan tersedianya pasokan pangan; mengenai sayuran bagi masyarakat,” pungkasnya.

Bagikan: