80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Silo, 7 Agustus 2025 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 052 di Desa Silo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, menyelenggarakan pelatihan pembuatan pupuk semi organik. Dalam pelaksanaan kegiatan ini kelompok KKN-K 052 bekerja sama dengan PT Indofast Agro Nusantara, perusahaan yang bergerak di bidang pertanian organik asal Geteng, Banyuwangi. Stakeholder digandeng dengan tujuan untuk memberikan pemaparan materi serta praktik secara nyata dan sesuai kepada masyarakat Desa Silo khususnya bagi para petani nantinya.
Kegiatan ini berlangsung di salah satu halaman rumah warga (Ibu Risal) yang beralamat di Jl. Kebun langsep, dusun krajan RT.03 / RW.02. Kegiatan pelatihan ini diikuti dan dihadiri oleh beberapa kelompok tani (poktan) setempat serta aparat desa Silo. Masyarakat yang hadir antusias mengikuti jalannya pelatihan. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan petani dalam membuat pupuk semi organik berbahan dasar kohe (kotoran hewan) Sapi, yang bisa langsung digunakan tanpa proses fermentasi.
Pelatihan dibuka oleh sambutan dari Koordinator Desa mahasiswa KKN-K 052, perwakilan Pemerintah Desa dan dilanjutkan dengan pemaparan materi teknis oleh tim dari PT Indofast Agro Nusantara. Dalam sesi praktik, peserta diajak untuk langsung melihat proses pencampuran bahan-bahan pupuk, cara aplikasi ke lahan, serta manfaat jangka panjang dari penggunaan pupuk semi organik dalam meningkatkan kesuburan tanah dan produktivitas tanaman.
Menurut salah satu Pemateri dari PT Indofast, penggunaan pupuk semi organik ini menjadi solusi yang ramah lingkungan serta ekonomis, sekaligus mampu memperbaiki struktur tanah secara berkelanjutan. “Kami ingin membangun kesadaran petani agar beralih dari pupuk kimia menuju pertanian yang lebih sehat dan ramah lingkungan,” jelasnya.
Perwakilan aparat pemerintah Desa Silo yang turut hadir dalam kegiatan ini, turut mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN Kolaboratif 052 dalam menginisiasi pelatihan yang bermanfaat langsung bagi petani. Ia berharap kerja sama seperti ini terus berlanjut untuk mendukung kemandirian dan kemajuan pertanian di Desa Silo mengingat Sebagian besar penduduk Desa Silo Adalah bekerja pada sektor pertanian dan perkebunan
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-K 052 berharap bisa dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat desa, sekaligus menjadi jembatan antara dunia akademik, sektor swasta, dan komunitas lokal untuk membangun pertanian Desa Silo yang berkelanjutan.Silo, 7 Agustus 2025 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 052 di Desa Silo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, menyelenggarakan pelatihan pembuatan pupuk semi organik. Dalam pelaksanaan kegiatan ini kelompok KKN-K 052 bekerja sama dengan PT Indofast Agro Nusantara, perusahaan yang bergerak di bidang pertanian organik asal Geteng, Banyuwangi. Stakeholder digandeng dengan tujuan untuk memberikan pemaparan materi serta praktik secara nyata dan sesuai kepada masyarakat Desa Silo khususnya bagi para petani nantinya.
Kegiatan ini berlangsung di salah satu halaman rumah warga (Ibu Risal) yang beralamat di Jl. Kebun langsep, dusun krajan RT.03 / RW.02. Kegiatan pelatihan ini diikuti dan dihadiri oleh beberapa kelompok tani (poktan) setempat serta aparat desa Silo. Masyarakat yang hadir antusias mengikuti jalannya pelatihan. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan petani dalam membuat pupuk semi organik berbahan dasar kohe (kotoran hewan) Sapi, yang bisa langsung digunakan tanpa proses fermentasi.
Pelatihan dibuka oleh sambutan dari Koordinator Desa mahasiswa KKN-K 052, perwakilan Pemerintah Desa dan dilanjutkan dengan pemaparan materi teknis oleh tim dari PT Indofast Agro Nusantara. Dalam sesi praktik, peserta diajak untuk langsung melihat proses pencampuran bahan-bahan pupuk, cara aplikasi ke lahan, serta manfaat jangka panjang dari penggunaan pupuk semi organik dalam meningkatkan kesuburan tanah dan produktivitas tanaman.
Menurut salah satu Pemateri dari PT Indofast, penggunaan pupuk semi organik ini menjadi solusi yang ramah lingkungan serta ekonomis, sekaligus mampu memperbaiki struktur tanah secara berkelanjutan. “Kami ingin membangun kesadaran petani agar beralih dari pupuk kimia menuju pertanian yang lebih sehat dan ramah lingkungan,” jelasnya.
Perwakilan aparat pemerintah Desa Silo yang turut hadir dalam kegiatan ini, turut mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN Kolaboratif 052 dalam menginisiasi pelatihan yang bermanfaat langsung bagi petani. Ia berharap kerja sama seperti ini terus berlanjut untuk mendukung kemandirian dan kemajuan pertanian di Desa Silo mengingat Sebagian besar penduduk Desa Silo Adalah bekerja pada sektor pertanian dan perkebunan
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-K 052 berharap bisa dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat desa, sekaligus menjadi jembatan antara dunia akademik, sektor swasta, dan komunitas lokal untuk membangun pertanian Desa Silo yang berkelanjutan.