80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
KKN DESA SUMBERAGUNG SOSIALISASI ADMINDUK DAN PENDATAAN ANAK TIDAK SEKOLAH
Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Kolaboratif (KKN-K) dari Kelompok 124 Desa Sumberagung melaksanakan kegiatan Sosialisasi Administrasi Kependudukan (Adminduk) dan Pendataan Anak Tidak Sekolah (ATS) di Desa Sumberagung, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, pada tanggal 22 Juli 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Sumberagung dengan sasaran Ibu-ibu kader posyandu. Kegiatan ini berjalan lancar dan sukses serta diakhir kegiatan dengan berdiskusi Bersama terkait permasalahan Adminduk yang selama ini dirasakan oleh Masyarakat desa Sumberagung.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya dokumen kependudukan seperti Kartu Keluarga (KK), KTP, dan Akta Kelahiran. Selain itu juga kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran terkait pentingnya updating data seperti surat kematian, surat perceraian, dan pecah KK. Hal ini selaras dengan mendukung program Pembangunan nasional.
Dalam sosialisasi adminduk yang berlangsung melalui pertemuan dengan masyarakat, mahasiswa KKN memberikan pemahaman tentang proses pengurusan dokumen kependudukan, manfaat legalitas administrasi, serta hambatan-hambatan yang sering dihadapi masyarakat dalam mengurus dokumen tersebut.
“Tetangga saya memiliki KK namun saat dicek ternyata KK tersebut tidak terdata,” ujar salah satu warga saat sesi diskusi dengan mahasiswa KKN setelah kegiatan sosialisasi
Selain sosialisasi, mahasiswa KKN juga melakukan Pendataan Anak Tidak Sekolah (ATS) dengan metode survei lapangan pada tanggal 23-25 Juli 2025. Data ini kemudian didata kepada website mydispendik sebagai dasar untuk rekonfirmasi anak-anak yang di data DISPENDIK terdata tidak melanjutkan Pendidikan dari jenjang SD hingga SMA. Kegiatan ini dilaksanakan dengan cara door to door, walaupun dalam pelaksanaannya banyak kendala yang dihadapi oleh mahasiswa KKN seperti alamat yang kurang lengkap, data yang tidak sesuai dengan di lapangan, dan kesalah pahaman antara mahasiswa dan keluarga.
Koordinator Desa KKN, Thoriq Gulam Balya, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari fokus utama KKN Kolaboratif Kabupaten Jember dalam membantu desa mencapai administrasi yang tertib dan pendidikan yang inklusif. “Kami berharap data yang kami himpun bisa digunakan oleh Dinas Pendidikan untuk mengetahui data terbaru di lapangan khususnya di desa Sumberagung” katanya.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata kolaborasi antara mahasiswa dan pemerintah desa dalam membangun masyarakat yang lebih sadar hak sipil dan peduli pendidikan.