80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
SIDOMULYO, JEMBER โ Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, berhasil mencatatkan sejarah baru dengan melakukan ekspor perdana produk unggulan desa ke tiga negara sekaligus, yakni Brunei Darussalam, Hongkong, dan Singapura.
Ekspor langsung (direct export) ini meliputi komoditas kopi dan berbagai produk kerajinan tangan khas Jember dengan total nilai kontrak Letter of Intent (LOI) sebesar 78 ribu USD atau setara Rp1,2 miliar.
Kepala Desa Sidomulyo yang juga Pembina KDMP, Kamiludin, S.Kep., Ners, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bukti nyata keseriusan desa dalam mengembangkan potensi lokal hingga menembus pasar internasional.
โKami lakukan kontrak LOI senilai 30 ribu USD dengan Brunei Darussalam, 23 ribu USD dengan Hongkong, dan 25 ribu USD dengan Singapura. Totalnya mencapai 78 ribu USD. Kami berharap ekspor ini bisa berkelanjutan dan rutin setiap bulan, sehingga memberi manfaat nyata bagi masyarakat,โ jelas Kamiludin.
Produk kopi unggulan menjadi komoditas utama yang dikirim ke Brunei Darussalam dan Singapura, sementara produk kerajinan seperti batik, syal, dan handicraft ditujukan ke pasar Hongkong.
Sebagai langkah pengembangan ke depan, KDMP Sidomulyo juga merencanakan pembukaan kantor cabang perwakilan di Brunei Darussalam sebagai pusat pertukaran bisnis.
Kesuksesan ekspor perdana ini tidak lepas dari dukungan Export Center Surabaya yang telah memfasilitasi pertemuan langsung dengan pembeli internasional. Kolaborasi ini menjadi pintu bagi produk unggulan desa di Kabupaten Jember untuk merambah pasar global.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jember, Sartini, memberikan apresiasi tinggi atas capaian ini.
โPrestasi ini membuktikan bahwa KDMP Sidomulyo sebagai pilot project koperasi desa benar-benar berdaya. Harapan kami, keberhasilan ini bisa menjadi inspirasi bagi koperasi-koperasi lain di Jember,โ ungkapnya.
ย
Pemerintah Desa Sidomulyo optimis bahwa keberhasilan ini akan membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya UMKM desa, sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan daya saing produk lokal di pasar internasional.