80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Kelompok KKN Kolaboratif 110 Desa Tegalwangi, membuat program yang dikenal dengan nama KAIL PANCING (Kolam Ikan Agrowisata Desa Tegalwangi), melaksanakan program unggulannya di Desa Tegalwangi, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember. Kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih satu bulan pada periode KKN 2025. Kelompok ini berfokus pada pengembangan dan promosi kolam pemancingan Tirtowangi sebagai potensi wisata lokal berbasis masyarakat.
Berawal dari hasil survei, Kelompok KKN 110 memperoleh data bahwa Kolam Pemancingan Tirtowangi merupakan badan usaha milik desa yang dikelola oleh kelompok pemuda setempat. Kolam tersebut tidak hanya difungsikan sebagai tempat pemancingan, tetapi juga sebagai lokasi budidaya ikan. Adapun jenis ikan yang dibudidayakan antara lain ikan gurame, nila, dan patin.
Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan kelompok KKN Kolaboratif 110 Desa Tegalwangi memperoleh informasi permasalahan yang di hadapi dari kelompok pemuda Tirtowangi. "Meskipun potensinya sangat besar, tapi sampai sekarang promosi masih minim. Media sosial yang digunakan pun cuma Facebook, itu pun jarang diisi dengan konten promosi yang berkelanjutan," ujar salah satu pemuda Tirtowangi.
Kelompok KKN Kolaboratif 110, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk mengenalkan Kolam Pemancingan Tirtowangi sebagai destinasi wisata alternatif yang menarik, serta mendorong desa agar lebih siap menghadapi era digital dalam promosi sektor pariwisata. “Kami ingin agar wisata lokal tidak hanya dikenal oleh warga sekitar, tetapi juga mampu menjangkau masyarakat luas melalui media sosial dan strategi branding yang kuat,” kata mereka.
Selain itu, kondisi kolam yang panas saat siang hari serta terbatasnya fasilitas peneduh seperti gazebo juga menjadi tantangan tersendiri. Hal ini menyebabkan penurunan minat pengunjung, khususnya pada jam-jam terik.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Kelompok KKN Kolaboratif 110 menyusun serangkaian program kerja strategis. Salah satu kegiatan utamanya adalah sosialisasi digital marketing dan branding yang dilaksanakan pada Rabu, 30 Juli 2025 dengan tema “DIGIPASAR: Digitalisasi UMKM dan Penguatan Strategi Pasar”. Dalam kegiatan ini, kelompok KKN bekerja sama dengan T-House untuk memberikan informasi kepada pengelola kolam mengenai strategi pemasaran digital yang tepat guna. Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh 19 audiens, yang terdiri dari pengelola kolam, pemuda desa, dan para pelaku UMKM. Turut hadir pula Pak Daru selaku Sekretaris Desa Tegalwangi yang memberikan sambutan serta dukungan penuh terhadap upaya digitalisasi promosi wisata lokal tersebut.
Berdasarkan sambutan yang disampaikan oleh Pak Daru selaku Sekretaris Desa Tegalwangi dalam kegiatan sosialisasi, beliau menyampaikan harapan agar program ini bisa terus berkelanjutan. “Saya berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti sampai di sini saja, tetapi bisa terus diterapkan dan dikembangkan meskipun mahasiswa KKN sudah kembali ke kampus,” ujarnya.
Salah satu rencana awal kelompok adalah membangun fasilitas tambahan di sekitar kolam. Namun rencana tersebut urung dilaksanakan karena mempertimbangkan biaya dan keterbatasan waktu. “Kami memutuskan untuk fokus pada program-program yang lebih berdampak langsung dan berkelanjutan,” ujar Anggota KKN Kaloboratif 110.
Selain program utama, kelompok KKN juga aktif dalam kegiatan pendukung di area kolam seperti menguras air kolam, mengisi ulang ikan, hingga menjaga kebersihan lingkungan sekitar kolam. Kegiatan-kegiatan ini dilakukan untuk mendukung kenyamanan dan keberlanjutan wisata pemancingan di masa mendatang.
Dalam jangka panjang, Kelompok KKN Kolaboratif 110 berharap agar Pemuda Tirtowangi dapat melanjutkan upaya pengelolaan wisata ini secara mandiri. Harapannya, Kolam Pemancingan Tirtowangi tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat Desa Tegalwangi.