80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Menampu, Gumukmas – Dusun Pulorejo, Desa Menampu, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, menyimpan peninggalan sejarah penting yang jarang diketahui masyarakat. Tiga bangunan bungker peninggalan masa penjajahan, yang diduga kuat berasal dari era pendudukan Jepang, masih berdiri kokoh meski sebagian besar telah tertutup semak dan sulit diakses.
Menariknya, bungker ketiga tersebut seluruhnya menghadap ke arah selatan. Berdasarkan penuturan Kepala Dusun Pulorejo, Alipno, pada Selasa (22/7) pukul 13.37 WIB, jika posisi ketiga bungker ditarik lurus pada peta, garis lintangnya searah dengan keberadaan bungker lain yang terletak di Bukit Teluk Love, Ambulu.
“Ketiga bangunan bungker tersebut apabila ditarik lurus memiliki garis lintang yang sama dengan posisi bungker yang ada di Bukit Teluk Love Ambulu,” jelas Alipno.
Bangunan-bangunan bersejarah ini diperkirakan dulunya digunakan sebagai titik pemeliharaan atau pemeliharaan oleh tentara Jepang.
Letaknya yang strategis dan mengarah ke laut selatan menunjukkan kemungkinan besar bahwa lokasi ini dipilih untuk mengantisipasi serangan dari arah pesisir selatan.
Namun sayangnya, kondisi ketiga bungker saat ini sangat memprihatinkan. Beberapa tertutup oleh lebatnya semak belukar, dan akses menuju lokasi sangat terbatas, bahkan sulit dijangkau dengan kendaraan roda dua.
Sebagai bagian dari warisan masa lalu, bangunan tersebut memiliki nilai budaya yang penting dan layak dikenalkan kepada generasi muda agar tidak hilang oleh waktu dan perubahan zaman.
Dengan koneksi garis lintang yang diperkirakan menghubungkan Pulorejo dan Teluk Love, tidak mungkin ada jejak strategi pertahanan militer yang lebih luas dari masa lampau yang selama ini luput dari perhatian.
Penulis: KKN Kolaboratif 008