80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Desa Arjasa merupakan salah satu desa di Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Desa ini memiliki karakteristik geografis, demografis, dan sosial yang penting sebagai dasar dalam penyusunan kebijakan pelayanan masyarakat serta perencanaan pembangunan yang berbasis data. Berdasarkan data tahun 2025 yang telah divisualisasikan dalam bentuk infografis, berikut adalah rincian informasi kependudukan dan kondisi sosial masyarakat Desa Arjasa. 1. Geografi dan Wilayah Administratif Desa Arjasa memiliki luas wilayah sekitar 7,578728 km² dengan tingkat kepadatan penduduk mencapai 7,31 jiwa/km². Secara administratif, desa ini terbagi dalam:
Letak dan batas wilayah desa ini secara geografis mendukung pengembangan wilayah berbasis pertanian dan pemukiman penduduk yang merata. 2. Jumlah dan Komposisi Penduduk Jumlah total penduduk Desa Arjasa pada tahun 2025 adalah sekitar 10.000 jiwa lebih, dengan komposisi:
Dominasi jumlah perempuan menunjukkan potensi besar dalam bidang sosial dan ketenagakerjaan berbasis perempuan. 3. Distribusi Penduduk Menurut Usia Mayoritas penduduk Desa Arjasa berada pada kelompok usia 5–19 tahun, yaitu sebanyak 4.463 jiwa, atau sekitar 74,33%. Hal ini mencerminkan tingginya ketergantungan terhadap penduduk usia produktif dan menandakan potensi besar dalam investasi pendidikan dan pengembangan generasi muda. 4. Agama dan Kepercayaan Masyarakat Desa Arjasa didominasi oleh pemeluk agama Islam dengan komposisi sebagai berikut:
Kerukunan antar umat beragama tetap terjaga dan menjadi kekuatan sosial desa. 5. Pekerjaan dan Ekonomi Masyarakat Mayoritas penduduk Desa Arjasa bekerja di sektor pertanian sebagai Buruh Tani, dengan jumlah 2.835 jiwa. Pekerjaan lainnya meliputi:
Dominasi sektor pertanian menunjukkan bahwa desa ini sangat potensial untuk dikembangkan melalui pelatihan pertanian modern dan pemberdayaan petani. 6. Rasio Ketergantungan dan Tantangan Sosial Dengan rasio ketergantungan sebesar 74,33%, Desa Arjasa menghadapi tantangan dalam hal pemberdayaan usia produktif untuk menanggung kebutuhan kelompok usia non-produktif, terutama anak-anak dan lansia. Hal ini mendorong perlunya peningkatan layanan pendidikan, kesehatan, dan lapangan kerja bagi pemuda. 7. Kesimpulan dan Rekomendasi Berdasarkan data tahun 2025, Desa Arjasa memiliki komposisi penduduk yang didominasi usia muda, tingkat ketergantungan yang tinggi, serta orientasi pekerjaan yang masih terpusat di sektor buruh tani. Oleh karena itu, beberapa rekomendasi strategis untuk pengembangan desa ke depan meliputi:
KKN KOLABORATIF 166 ARJASA