Logo Pemkab Jember

PPID Desa Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember

226
Total Desa
6438
Artikel Berita
131
Potensi
Pemerintahan Desa

Gerak Bersama KKN Kolaboratif Desa Andongsari : Dari Pendataan Menuju Pendidikan Yang Lebih Merata

Author
Desa Andongsari Kec. Ambulu
28 Juli 2025 281 Kali Dilihat

Mahasiswa KKN Kolaborasi Desa Andongsari berpartisipasi dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah kabupaten jember, program ini dirancang untuk mengidentifikasi dan mendata kondisi anak-anak usia sekolah yang tidak mengenyam pendidikan formal di wilayah Desa Andongsari. Kegiatan ini terlaksana pada bulan Juli 2025 dengan tim pelaksana Bapak Anas Fadli Wijaya, SST,. M.Imun, sebagai dosen pendamping dan Kelompok KKN Kolaboratif yang diketuai oleh Ilvid Diana, dengan anggota Muhammad Rifqi Maulana, Miftahul Janah, Talitha Rahma Yuliarti P, Nurul Wahidiyatul M, Hilir Novika Bunga S, Fauzah Sekar Wardani, Mohamad Alfin Jauhari, Khotimatul Hosna, Muhammad Amjad Munjid, Muhammad Ikhsanul Yaqin, dan Siti Makrifatul Kiptiyah selaku mahasiswi KKN Kolaboratif Desa Andongsari. Kegiatan Pendampingan ini diharapkan dapat menyukseskan program yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten jember dalam mendata anak tidak sekolah (ATS) menuju pendidikan yang lebih merata. 

Kegiatan ini dimulai dengan diskusi bersama Bapak kepala dusun setempat, mulai dari dusun Tirtoasri, Karangtemplek,  Krajan, dan Watu Kebo mengenai anak-anak yang terdata dalam website MyDispendik sebagi Anak Tidak Sekolah (ATS). Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bersama RT RW yang bersangkutan serta lokasi rumah anak tidak sekolah tersebut. Memerlukan waktu beberapa hari untuk melakukan rekonfirmasi terkait data Anak Tidak Sekolah (ATS). Hambatan yang seringkali terjadi terkait adanya data yang tidak valid sehingga menyulitkan dalam melakukan pendataan.

Kegiatan rekonfirmasi Anak Tidak Sekolah menjadi langkah awal yang krusial. Tanpa data yang akurat dan terbuka, sulit bagi pembuat kebijakan maupun pemerintah setempat untuk merancang intervensi yang tepat. Publik perlu mengetahui bahwa anak tidak sekolah bukan hanya soal angka, tetapi soal masa depan generasi bangsa yang terancam.

Bagikan: