Logo Pemkab Jember

PPID Desa Jember

Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember

226
Total Desa
6438
Artikel Berita
131
Potensi
Pemerintahan Desa

Gencarkan Inovasi, Edukasi, dan Gotong Royong di Desa Sumberagung Mahasiswa KKN Kolaboratif 124

Author
Desa Sumberagung Kec. Sumberbaru
05 Agustus 2025 199 Kali Dilihat

Mahasiswa KKN Kolaboratif 124 : Gencarkan Inovasi, Edukasi, dan Gotong Royong di Desa Sumberagung

Sebagai bagian dari pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa KKN Kolaboratif kelompok 124 desa Sumberagung melaksanakan kegiatan pengenalan program pengolahan limbah jerami menjadi arang briket kepada kelompok tani di Desa Sumberagung, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, pada hari Sabtu tanggal 26 Juli 2025. Kegiatan ini bekerja sama dengan Pilaroptim dan bertujuan untuk mengenalkan alternatif pemanfaatan limbah pertanian yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis.

Ā 

Dalam pengenalanĀ  Ā ini, mahasiswa memaparkan proses pembuatan arang briket dari limbah jerami, mulai dari tahap pengeringan, pembakaran, hingga pencetakan menjadi briket siap pakai. Program ini menjadi salah satu inovasi utama kelompok KKN kolaboratif kelompok 124 dalam mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan yang praktis dan aplikatif. Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh kelompok tani, yang melihat potensi briket sebagai solusi pengelolaan limbah jerami sekaligus peluang ekonomi baru.

Ā 

Selain sosialisasi, mahasiswa juga mulai menyusun rancangan infografis mengenai Desa Sumberagung. Infografis ini memuat berbagai data penting dan potensi desa seperti jumlah penduduk, pembagian dusun, sektor pertanian, hingga profil UMKM lokal. Infografis ini dirancang untuk menjadi media visual yang informatif dan mudah dipahami oleh masyarakat, serta berguna bagi perangkat desa dalam menyampaikan informasi kepada pihak luar. Penyusunan infografis dilakukan berdasarkan observasi dan pengumpulan data awal selama pelaksanaan KKN.

Ā 

Memasuki hari Minggu, 27 Juli 2025, mahasiswa KKN 124 melaksanakan kegiatan silaturahmi dengan warga sekitar posko. Kegiatan ini dilakukan secara informal dan sederhana, namun memiliki makna yang mendalam dalam membangun hubungan emosional antara mahasiswa dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperkenalkan diri kepada warga sekitar posko dan berbincang mengenai aktivitas selama KKN. Warga menyambut hangat kehadiran mahasiswa dan berharap program-program yang dijalankan dapat memberikan manfaat nyata bagi desa. Silaturahmi ini menjadi salah satu bentuk pendekatan sosial awal yang dilakukan mahasiswa, untuk memastikan bahwa keberadaan mahasiswa KKN di tengah masyarakat bukan sekadar pelaksanaan program kerja, namun juga sebagai bagian dari keluarga besar Desa Sumberagung selama satu bulan ke depan.

Ā 

Mengawali pekan kerja di minggu kedua, pada hari Senin, 28 Juli 2025, mahasiswa KKN 124 mengikuti apel pagi rutin bersama perangkat Desa Sumberagung. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk partisipasi aktif mahasiswa dalam kegiatan pemerintahan desa serta menjadi wadah pembentukan karakter disiplin dan tanggung jawab. Usai apel, mahasiswa mendapatkan pembinaan mengenai Peraturan Baris Berbaris (PBB) sebagai bagian dari pelatihan kedisiplinan dan kekompakan tim, yang juga penting dalam pelaksanaan program KKN yang kolektif. Di hari yang sama, mahasiswa melanjutkan penyusunan infografis Desa Sumberagung yang telah dirancang sebelumnya. Infografis ini memuat data penting desa, seperti letak geografis, jumlah penduduk, status pendidikan masyarakat, hingga potensi sektor pertanian dan UMKM lokal. Penyusunan infografis dilakukan secara kolaboratif antaranggota KKN dan dirancang agar mudah dipahami oleh masyarakat umum.

Ā 

Pada Selasa, 29 Juli 2025, mahasiswa mengadakan pertemuan dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Sumberagung, Ibu Nana, untuk menggali informasi lebih dalam terkait kondisi pertanian setempat. Melalui diskusi yang berlangsung hangat, mahasiswa mendapatkan pemahaman mengenai karakteristik lahan pertanian, permasalahan pengelolaan limbah jerami, serta berbagai tantangan yang dihadapi petani, khususnya petani padi. Selain itu, mahasiswa juga menerima sejumlah saran dan masukan terkait program ketahanan pangan yang dapat diimplementasikan selama masa KKN.

Ā 

Pada hari Rabu, 30 Juli 2025, mahasiswa melakukan kunjungan ke salah satu UMKM lokal, yaitu Pia Putri Ayu. Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa diajak untuk melihat secara langsung proses produksi pia kering yang menjadi salah satu produk khas desa.
Tak hanya belajar soal teknis produksi, mahasiswa juga berbincang dengan pemilik usaha untuk mengetahui sejarah berdirinya usaha serta tantangan dalam mempertahankan dan mengembangkan produk di tengah persaingan pasar. Pertukaran pengalaman ini diharapkan mampu menginspirasi mahasiswa dalam memahami dinamika UMKM serta memberikan kontribusi kecil untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Pada Kamis, 31 Juli 2025, mahasiswa KKN bersama Kelompok Tani Sido Makmur dan PPL Desa Sumberagung melaksanakan kegiatan pendirian pagupon atau rumah burung hantu di area persawahan Dusun Banjarejo Timur. Pagupon tersebut dipasang sebagai upaya pengendalian hama tikus secara alami, dengan cara mengundang burung hantu Tyto alba sebagai predator tikus yang efektif dan ramah lingkungan. Kegiatan ini juga disertai dengan diskusi bersama ketua Gapoktan dan PPL, yang membahas kondisi pertanian secara umum.
Melalui diskusi ini, mahasiswa memahami berbagai persoalan yang dihadapi petani, seperti kerusakan irigasi, tingginya harga pupuk, dan ancaman banjir pada lahan pertanian.

Ā 

Menutup rangkaian kegiatan minggu kedua, pada Jumat, 1 Agustus 2025, mahasiswa KKN melaksanakan kerja bakti bersama perangkat desa, yang difokuskan pemasangan bendera merah putih menjelang peringatan HUT RI ke-80. Kegiatan ini tidak hanya menumbuhkan semangat gotong royong, tetapi juga menciptakan suasana desa yang lebih bersih, tertib, dan siap menyambut momen kebangsaan. Di hari yang sama, mahasiswa juga mengadakan diskusi bersama kader Posyandu dan bidan desa terkait penanganan stunting di Desa Sumberagung. Dari hasil diskusi tersebut, mahasiswa memperoleh informasi penting terkait kondisi balita di desa, serta rencana Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sebagai salah satu upaya peningkatan gizi anak. Diskusi ini menjadi bentuk perhatian kelompok mahasiswa KKN 124 terhadap isu kesehatan masyarakat, khususnya dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak desa.

Ā 

Seluruh rangkaian kegiatan pada minggu kedua ini menunjukkan sinergi yang baik antara mahasiswa, perangkat desa, dan masyarakat. Mulai dari isu lingkungan, pertanian, hingga kesehatan, mahasiswa KKN 124 terus berkomitmen memberikan kontribusi nyata yang sesuai dengan kebutuhan desa. Diharapkan, semangat kolaborasi dan keberlanjutan program dapat terus dijaga hingga akhir masa KKN.

Ā 

Bagikan: