80)">
Pejabat Pengelola Informasi dan
Dokumentasi Desa Kabupaten Jember
Mahasiswa KKN Kolaboratif Hadirkan Inovasi Baru dari Potensi Desa Tegalwangi
Tegalwangi, Umbulsari – Desa Tegalwangi, yang selama ini dikenal sebagai sentra budidaya ikan gurame di Kabupaten Jember, kini menghadirkan inovasi kuliner baru yang menarik perhatian masyarakat, yaitu dimsum gurame. Inovasi ini digagas oleh Mahasiswa KKN Kolaboratif 110 Tegalwangi sebagai upaya untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal dan memperluas peluang ekonomi masyarakat desa.
Produk dimsum gurame ini memadukan kelezatan daging gurame yang lembut dengan resep dimsum khas oriental, menghasilkan cita rasa yang unik dan bergizi tinggi. “Selama ini gurame hanya dijual dalam bentuk segar atau digoreng, tapi kami ingin membuat sesuatu yang berbeda dan lebih inovatif,” ujar Anugrah, mahasiswa KKN Kolaboratif 110 Tegalwangi.
Pada hari Rabu, 30 Juli 2025, Mahasiswa KKN Kolaboratif melaksanakan kegiatan sosialisasi terkait produk olahan inovatif dimsum gurame. Acara tersebut dilangsungkan di Balai Desa Tegalwangi dan dihadiri oleh ibu-ibu anggota PKK. Dalam kegiatan ini, para mahasiswa menjelaskan latar belakang ide inovasi dimsum gurame, proses pembuatannya mulai dari pemilihan ikan gurame berkualitas, teknik pengolahan yang tepat, hingga strategi pemasaran produk. Selain itu, mahasiswa juga memaparkan bahwa modal awal untuk memulai usaha dimsum gurame cukup terjangkau, sehingga memungkinkan ibu-ibu rumah tangga untuk mencoba berwirausaha secara mandiri.
Para anggota PKK menyambut kehadiran Mahasiswa KKN Kolaboratif dengan antusias. Beberapa di antaranya menunjukkan minat tinggi untuk mencoba membuat dimsum gurame sendiri, bahkan ada yang mengusulkan agar mahasiswa memproduksi dan menjual langsung produk tersebut kepada masyarakat.
Acara sosialisasi ditutup dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif antara mahasiswa KKN Kolaboratif dan ibu-ibu PKK. Dalam sesi ini, para peserta aktif bertanya seputar proses produksi, strategi pemasaran, serta peluang usaha dari produk dimsum gurame. Antusiasme yang tinggi menunjukkan bahwa masyarakat memiliki minat besar untuk mengembangkan produk ini secara mandiri.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan dimsum gurame tidak hanya menjadi produk olahan inovatif, tetapi juga dapat membuka peluang usaha baru yang berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan keluarga di Desa Tegalwangi. Selain itu, pengembangan produk lokal seperti ini juga menjadi langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan desa dan mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi sumber daya lokal.